Rupiah Tembus Rp17.800, Bank Indonesia Diprediksi Tahan BI-Rate 5,75 Persen di RDG Juli 2026

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Rabu, 22 Juli 2026 | 07:35 WIB
Rupiah Tembus Rp17.800, Bank Indonesia Diprediksi Tahan BI-Rate 5,75 Persen di RDG Juli 2026
Bank Indonesia, Jakarta. [Antara//M Risyal Hidayat/wsj]
baca 10 detik
  • Ekonom Bank Permata Josua Pardede memproyeksikan Bank Indonesia menahan suku bunga di angka 5,75 persen pada Juli 2026.
  • Keputusan kehati-hatian tersebut diambil untuk menjaga stabilitas rupiah dan mengendalikan inflasi agar tetap sesuai sasaran bank sentral.
  • Tindakan menahan suku bunga bertujuan memberikan waktu bagi penyesuaian pasar tanpa menekan pertumbuhan ekonomi secara berlebihan.

Suara.com - Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan menahan suku bunga pada bulan ini. Hal ini dilakukan dalam menjaga ekonomi Indonesia.

Adapun, penetapan suku bunga akan diumumkan pada hari ini dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG).

"Menurut saya, sinyal terkuat menjelang RDG 21–22 Juli 2026 adalah BI berpotensi untuk mempertahankan BI-Rate di 5,75 persen tetapi dengan nada komunikasi yang tetap tegas dan siap menaikkan lagi bila rupiah kembali tertekan tajam," katanya saat dihubungi Suara.com, Rabu (22/7/2026).

Menurutnya, setelah kenaikan kumulatif 100 bps sejak Mei 2026, BI sudah memberi sinyal kuat bahwa prioritas utamanya adalah stabilitas rupiah dan inflasi, bukan mendorong pelonggaran.

Kenaikan terakhir pada RDG Juni menjadi 5,75 persen juga secara eksplisit ditujukan untuk memperkuat stabilisasi rupiah di tengah ketidakpastian global dan menjaga inflasi 2026–2027 tetap dalam sasaran 2,5 persen plus minus 1 persen.

Adapun, alasan utama untuk menahan suku bunga adalah inflasi memang naik, tetapi belum keluar dari sasaran.

Inflasi Juni 2026 naik menjadi 3,34 persen secara tahunan dari 3,08 persen pada Mei, terutama karena tekanan biaya dari pelemahan rupiah, transportasi, dan harga barang impor

"Ini perlu diwaspadai karena sudah mendekati batas atas sasaran BI, tetapi belum cukup untuk memaksa kenaikan suku bunga tambahan jika rupiah dan ekspektasi inflasi tidak memburuk lebih lanjut," jelasnya.

Namun, risiko kenaikan tetap terbuka jika rupiah bergerak tidak terkendali, arus modal keluar meningkat, atau pasar kembali meragukan kemampuan BI menjaga stabilitas.

baca juga

Tekanan eksternal masih besar karena dolar AS relatif kuat, arah suku bunga Amerika Serikat masih ketat, harga minyak masih sensitif terhadap geopolitik, dan neraca perdagangan Indonesia mulai memberi sinyal pelemahan.

Pada Mei 2026, Indonesia bahkan mencatat defisit perdagangan 1,16 miliar dolar AS, defisit pertama dalam lebih dari enam tahun, karena impor tumbuh lebih kuat daripada ekspor.

"Jika BI menaikkan suku bunga lagi, risiko yang ingin diredam terutama adalah rupiah dan arus modal, bukan semata inflasi. Inflasi saat ini lebih banyak didorong biaya dan pasokan, sehingga kenaikan suku bunga hanya membantu secara tidak langsung melalui stabilisasi rupiah," terang Josua Pardede.

Selain itu, data arus portofolio juga menunjukkan dukungan ke rupiah masih rapuh, yakni Januari – Juli 2026 mencatat arus masuk bersih 5,65 miliar dolar AS, tetapi banyak ditopang SRBI dan obligasi, sementara saham masih keluar dan rupiah tetap melemah ke sekitar Rp17.895 pada penutupan Jumat yang lalu.

"Ini menunjukkan pola aliran dana yang sensitif terhadap imbal hasil dan mudah berbalik," imbuhnya.

Jika Bank Indonesia mempertahankan suku bunga, itu bukan tanda BI kehilangan ruang kebijakan, melainkan bentuk kehati-hatian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Saham 'Paling Untung' saat IHSG Menguat Pada Sesi I Hari Ini

Daftar Saham 'Paling Untung' saat IHSG Menguat Pada Sesi I Hari Ini

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:35 WIB

Harga Emas Antam Anjlok, Rupiah Ikutan Koreksi Tajam: Apa Penyebabnya?

Harga Emas Antam Anjlok, Rupiah Ikutan Koreksi Tajam: Apa Penyebabnya?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:19 WIB

Prabowo Minta yang Pesimistis Tinggalkan Indonesia, IKK Turun hingga IHSG Anjlok 32% YTD

Prabowo Minta yang Pesimistis Tinggalkan Indonesia, IKK Turun hingga IHSG Anjlok 32% YTD

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 11:25 WIB

Rupiah Terus Anjlok, Dolar AS Naik ke Level Rp18.116

Rupiah Terus Anjlok, Dolar AS Naik ke Level Rp18.116

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 09:38 WIB

IHSG Diramal Bergerak Terbatas, Saham Apa yang Paling Cuan?

IHSG Diramal Bergerak Terbatas, Saham Apa yang Paling Cuan?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:20 WIB

Rupiah Terancam! Siap-siap Hadapi Tekanan Berat Senin Besok

Rupiah Terancam! Siap-siap Hadapi Tekanan Berat Senin Besok

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:34 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×