3 Kementerian Kerja Sama Atur Operasional Jembatan Timbang

Fabiola Febrinastri

Selasa, 25 April 2017 | 12:27 WIB
3 Kementerian Kerja Sama Atur Operasional Jembatan Timbang
Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, dan Polri menandatangani kesepakatan bersama soal pengaturan jalan, Jakarta, Kamis (20/4/2017). (Sumber: Kementerian PUPR)

Suara.com - Beban jalan raya sebagai jalur utama pergerakan arus barang (logistik) diharapkan dapat berkurang dengan disepakatinya pengaturan mengenai jembatan timbang. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Perhubungan (Kemenhub), dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menandatangani kesepakatan bersama, yang antara lain mengatur tentang operasionalisasi jembatan timbang.
 
“Kesepakatan ini diharapkan dapat mengatur prasarana transportasi, khususnya pengangkut barang. Banyak moda transportasi yang disediakan laut, kereta api, dan jalan raya, namun 99 persen pergerakan arus barang melalui jalan raya,” ujar Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, usai menandatangani kesepakatan bersama  di Kantor Mabes Polri, Jakarta, Kamis (20/4/2017).
 
Basuki menilai, transportasi di Indonesia bisa lebih cepat, lebih aman dan lebih murah, bila tiga aspeknya, yaitu prasarana, regulasi, dan perilaku berjalan beriringan. Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga bertanggung jawab terhadap prasarana, sedangkan Kemenhub dan Polri bertanggung jawab terhadap aspek regulasi.
 
Masih besarnya angka kelebihan muatan beban (overloading) mendapat perhatian lebih dari Basuki. Ia menyebut, dalam kurun dua minggu sejak Jembatan Cisomang dibuka kembali awal April, dari 6.250 truk yang melintas, 2.250 diantaranya membawa beban berlebih dari ketentuan yang ditetapkan.
 
“Kelebihannya tidak main-main, dari 45 ton yang disyaratkan, ada yang membawa sampai 85 ton. Ini akhirnya harus kita keluarkan dari jalan tol,” ucapnya.
 
Basuki melanjutkan, dengan diterapkannya operasionalisasi jembatan timbang diharapkan moda transportasi lainnya, yaitu laut dan kereta api dapat lebih dimanfaatkan secara optimal.
 
Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga, Arie Setiadi, bersama dengan Dirjen Perhubungan Darat, Pudji Hartanto dan Asisten Kepala Polri Bidang Operasi, Unggung Cahyono menandatangani kesepakatan bersama tentang Peningkatan Pelayanan Transportasi di Bidang Perhubungan Darat.
 
Kesepakatan tersebut ditandatangani dengan disaksikan oleh Menteri PUPR, Menteri Perhubungan, Budi Karya, dan Kapolri, Tito Karnavian. Kesepakatan ini mengikat peran ketiganya dalam pelayanan transportasi darat.
 
Ditjen Bina Marga berperan secara khusus dalam pemberian bantuan penyediaan prasarana jalan, dan/atau operasional yang diperlukan guna mendukung pelayanan transportasi di bidang perhubungan darat. Bagian ini juga bertanggung jawab dalam penyediaan lahan untuk mendukung operasional Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB).
 
Untuk mendukung kesepakatan bersama ini ditandatangani juga perjanjian kerja sama oleh Direktur Pembinaan Keselamatan, Ditjen Perhubungan Darat; Direktur Preservasi Jalan, Ditjen Bina Marga; dan Asisten Kapolri Bidang Operasi.
 
Salah satu poin penting dari kesepakatan bersama ini adalah operasionalisasi UPPKB, atau umum dikenal dengan istilah “jembatan timbang”. Selama ini operasionalnya dilaksanakan oleh pemerintah daerah dan dinilai tidak dilaksanakan sebagaimana mestinya.
 
Operasional UPPKP oleh pemerintah pusat diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas Ditjen Bina Marga, terutama dalam menjaga pelayanan jalan yang berkualitas melalui pengendalian beban lalu lintas. Operasional UPPKB ini akan dimulai dengan pilot project di sembilan jembatan timbang di lokasi yang tersebar di Pulau Jawa, Sumatera, dan Sulawesi.
 
“Overloading” Jadi Penyebab Kerusakan Jalan
Menurut hasil studi Indonesia Infrastructure Initiative (INDII) pada 2011, overloading merupakan faktor penyebab terbesar (47 persen) terjadinya kerusakan jalan. Studi lain yang dilakukan oleh Direktorat Bina Teknik, Ditjen Bina Marga pada 2007-2014 menyatakan, kelebihan muatan di Pantura adalah sebesar 20-100 persen, dengan rata-rata 60 persen dari beban yang diijinkan.
 
Data terakhir yang dapat dipantau adalah beban lalu lintas dari pemantauan jembatan Cisomang, yang dilaporkan oleh Jasa Marga, yaitu sekitar 40 persen lalu lintas yang melewati GTO Jatiluhur dan Cikamuning melewati beban yang diizinkan. Pihak terkait juga menemukan adanya truk lima gandar yang kelebihan beban 40 ton dari beban izinnya yang hanya sebesar 45 ton.
 
Kendaraan dengan muatan berlebih memiliki daya rusak hingga 4 kali lipat. Adanya beban muatan berlebih ini menyebabkan umur perkerasan jalan menjadi lebih cepat dari yang direncanakan, yang kemudian berakibat pada dibutuhkannya kegiatan preservasi jalan yang lebih sering di lokasi yang mengalami overloading.
 
Itu artinya, biaya preservasi jalan yang lebih tinggi tidak sebanding dengan keuntungan yang didapat oleh pengusaha angkutan.
 
Pelaksanaan preservasi jalan pada 2017 dianggarkan sebesar sekitar Rp 18,7 triliun, dan anggaran sebesar ini tidak memadai untuk menangani seluruh panjang jalan nasional (47.017 km). Dengan adanya operasionalisasi UPPKB, maka pengendalian beban muatan dapat berjalan dan dapat membuat kondisi jalan nasional sesuai dengan yang direncanakan.
 
Selain itu diharapkan, efisiensi biaya preservasi jalan dapat digunakan untuk preservasi jalan nasional dapat lebih optimal dalam menjaga pelayanan jalan yang berkualitas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kementerian PUPR Jalankan Program Kota Tanpa Kumuh di Jambi

Kementerian PUPR Jalankan Program Kota Tanpa Kumuh di Jambi

Bisnis | Sabtu, 22 April 2017 | 13:38 WIB

Kementerian PUPR akan Terapkan Teknologi Jembatan Bergerak

Kementerian PUPR akan Terapkan Teknologi Jembatan Bergerak

Bisnis | Sabtu, 22 April 2017 | 12:27 WIB

Terkini

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB

Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil

Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:32 WIB

Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung

Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:26 WIB

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:39 WIB

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:34 WIB

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:04 WIB

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:34 WIB

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB