Donald Trump Undang Duterte ke Washington

Tomi Tresnady

Senin, 01 Mei 2017 | 02:13 WIB
Donald Trump Undang Duterte ke Washington
Presiden Jokowi bertemu Presiden Filipina Rodrigo Duterte di Istana Malacanang, Manila, Filipina. [Foto Laily Rachev - Biro Pers Setpres]

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengundang Presiden Filipina Rodrigo Duterte ke Washington dalam pembicaraan telepon pada Sabtu (29/4/2017), yang juga membahas masalah Korea Utara, kata Gedung Putih dalam pernyataannya.

Gedung Putih tidak merinci kapan pemimpin itu akan bertemu di Washington untuk membahas persekutuan mereka, namun pernyataan itu menyebutkan bahwa Trump menantikan saat berkunjung ke Filipina pada November sebagai bagian dari dua pertemuan puncak dengan negara Asia lain.

Pada pekan ini, menteri luar negeri anggota Perhimpunan Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) di Manila menyatakan keprihatinan mendalam atas peningkatan ketegangan di semenanjung Korea akibat sejumlah uji senjata nuklir dan peluru kendali baru-baru ini oleh Korea Utara.

"ASEAN mendesak dengan keras agar Korea Utara mematuhi sepenuhnya semua kewajiban dari resolusi Dewan Keamanan PBB dan hukum internasional demi menjaga perdamaian dan keamanan," kata para menteri tersebut setelah bertemu di Manila.

ASEAN juga mendesak agar Korea Utara serta semua pihak yang terlibat untuk menahan diri dari tindakan yang memperparah situasi demi menurunkan ketegangan yang ada di kawasan "ASEAN mendukung denuklirisasi Semenanjung Korea dan dalam hal ini, mendesak digelarnya kembali perundingan untuk menciptakan kondisi yang kondusif bagi perdamaian dan stabilitas."

Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi, menjelaskan bahwa para menteri sudah sepakat untuk mengeluarkan pernyataan sendiri karena situasi yang sudah mengkhawatirkan, dan karena secara geografis letak Semenanjung Korea tidak terlalu jauh sehingga dampaknya juga akan terasa di Asia Tenggara.

Uji persenjataan dari Korea Utara, yang melanggar parangan dari Dewan Keamanan PBB, memang membuat situasi kawasan memanas.

Baru-baru ini, Cina, yang selama ini menjadi sekutu utara Pyongyang, menghentikan semua perdagangan batu bara dari Korea Utara, yang merupakan komoditas ekspor dan sumber pemasukan utama.

Secara terpisah sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump, kepada Reuters, mengatakan bahwa "konflik besar" dengan Korea Utara sangat mungkin terjadi, meski mengaku lebih memilih menyelesaikan persoalannya dengan jalur diplomasi.

baca juga

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Cina Wang Yi mendesak Korea Utara agar menghentikan kegiatan pengembangan nuklir dan peluru kendalinya.

Menlu juga memperingatkan semua pihak bahwa "pengerahan kekuatan tidak akan menyelesaikan perbedaan dan hanya akan mengarah pada bencana yang lebih besar."

Wang menekankan kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa, "Cina bukan merupakan titik fokus masalah di semenanjung Korea. Kunci untuk menyelesaikan masalah nuklir di semenanjung tidak berada di tangan Cina."

Ia mengatakan, pengerahan tata antipeluru kendali Amerika Serikat di Korea Selatan "sangat merongrong" keamanan strategis Cina serta merusak kepercayaan di antara berbagai pihak terkait masalah Korea Utara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi dan Duterte Resmikan Kapal Penyeberangan Davao-Bitung

Jokowi dan Duterte Resmikan Kapal Penyeberangan Davao-Bitung

News | Minggu, 30 April 2017 | 07:21 WIB

Pemerintah AS Desak Cina "Bereskan" Ancaman Nuklir Korut

Pemerintah AS Desak Cina "Bereskan" Ancaman Nuklir Korut

News | Sabtu, 29 April 2017 | 04:24 WIB

Di Pesawat Ini, Satu-satunya Opsi Makanan Malah 'Tak Layak Makan'

Di Pesawat Ini, Satu-satunya Opsi Makanan Malah 'Tak Layak Makan'

Lifestyle | Jum'at, 28 April 2017 | 19:34 WIB

Antisipasi Rudal Korut, AS Tempatkan Rudal THAAD di Korsel

Antisipasi Rudal Korut, AS Tempatkan Rudal THAAD di Korsel

News | Kamis, 27 April 2017 | 09:39 WIB

Akhir Pekan Jokowi Sambangi Duterte di Filipina

Akhir Pekan Jokowi Sambangi Duterte di Filipina

News | Selasa, 25 April 2017 | 14:32 WIB

Presiden Duterte Jadi Tokoh Paling Berpengaruh Sedunia 2017

Presiden Duterte Jadi Tokoh Paling Berpengaruh Sedunia 2017

News | Selasa, 18 April 2017 | 17:51 WIB

Terkini

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 23:06 WIB

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Sulsel | Jum'at, 06 November 2026 | 22:59 WIB

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 22:50 WIB

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Entertainment | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:00 WIB

Bukan Pegasus, Mengenal LIMS: Teknologi Penegak Hukum yang Dipakai Menyadap Prabowo

Bukan Pegasus, Mengenal LIMS: Teknologi Penegak Hukum yang Dipakai Menyadap Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:35 WIB

Hindia Acungkan Tiga Jari di AMI Awards, Musisi Lain Ikut Bersolidaritas!

Hindia Acungkan Tiga Jari di AMI Awards, Musisi Lain Ikut Bersolidaritas!

Video | Jum'at, 06 November 2026 | 21:30 WIB

Bakal Jadi Kado 5 Abad, Jakarta Ajukan Kebun Raya Mangrove Pertama di Kamal Muara

Bakal Jadi Kado 5 Abad, Jakarta Ajukan Kebun Raya Mangrove Pertama di Kamal Muara

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:27 WIB

Panglima TNI Angkat Bicara Soal Dugaan Seskab Teddy Diperiksa POM TNI

Panglima TNI Angkat Bicara Soal Dugaan Seskab Teddy Diperiksa POM TNI

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:24 WIB

×