Khawatir Abu Sayyaf, Pengiriman Kapal SSV-2 Dikawal Ketat

Tomi Tresnady

Senin, 08 Mei 2017 | 07:31 WIB
Khawatir Abu Sayyaf, Pengiriman Kapal SSV-2 Dikawal Ketat
Kapal Perang Strategic Sealift Vessel (SSV)-1 saat peluncurannya di Galangan Kapal PT PAL Indonesia, Tanjung Perak, Surabaya, Senin (18/1/2016). [Antara]

Suara.com - Perjalanan ekspor kapal perang "Strategic Sealift Vessel" (SSV) kedua buatan PT PAL Indonesia dikawal ketat saat melintasi kawasan rawan pembajakan, tepatnya di perairan perbatasan Indonesia dan Filipina, sekitar Selat Makasar menuju Laut Sulawesi.

Pimpinan Proyek SSV-2, Adenandra, Senin dalam perjalanan menuju Manila mengatakan pengawalan dilakukan karena wilayah perbatasan Indonesia-Filipina dianggap masih belum aman, akibat adanya kelompok separatis Abu Sayyaf.

"Sama seperti ekspor pertama yang juga dikawal TNI AL saat berada di teritorial NKRI, kemudian saat melintasi kawasan Filipina ekpor kapal perang dikawal oleh Angkatan Laut Filipina," kata Adenandra ditemui saar kapal akan tiba di Pelabuhan Manila.

Ia mengaku tidak ingin mengambil risiko dalam perjalanan kedua kapal perang yang telah diberi nama BRP Davao Del Sur LD 602 saat melintasi perbatasan, sehingga PT PAL Indonesia melakukan koordinasi dengan jajaran TNI AL untuk mendapatkan pengawalan tersebut.

Salah satu penumpang yang juga berperan sebagai perawat di kapal, Idris mengaku merasa tenang dengan adanya pengawalan dari satuan angkatan laut kedua negara, sebab sempat khawatir ketika melintas batas kedua negara.

"Khawatir juga mas, karena adanya pemberitaan mengenai penyanderaan atau pembajakan penumpang kapal saat melintasi wilayah perbatasan Indonesia-Filipina," katanya.

Pengawalan TNI AL dilakukan oleh KRI Sidat dengan membuntuti, kemudian berjalan berdampingan di sisi kanan dan kiri kapal ketika memasuki perbatasan, dan pengawalan Angkatan Laut Filipina dilakukan kapal perang Ramon Alcaraz ditambah sebuah helikopter ketika memasuki perairan Tawi-tawi.

Ekspor kapal perang kedua yang mempunyai daya tampung tank, kendaraan tempur, dan mobil rumah sakit ini juga mendapat pengawalan ketat TNI Angkatan Laut yakni KRI Ajag ketika berada di Perbatasan Laut Jawa-Selat Makasar.

Sebelumnya, perjalanan eskpor kedua dilepas langsung Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu pada Selasa (4/5) di Dermaga Semarang, Ujung Surabaya, Jawa Timur.

baca juga

Perjalanan kapal dinahkodai Kapten Munif dan membawa 112 awak/ krew dari PT PAL Indonesia, 22 Anak Buah Kapal (ABK), lima petugas katering dan 115 krew dari Angkatan Laut Filipina. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Puluhan Anak Kelompok Abu Sayyaf Sekolah di Aceh

Puluhan Anak Kelompok Abu Sayyaf Sekolah di Aceh

News | Sabtu, 08 April 2017 | 03:31 WIB

Tiga Warga Malaysia Bisa Dibebaskan Sebelum Dipenggal Abu Sayyaf

Tiga Warga Malaysia Bisa Dibebaskan Sebelum Dipenggal Abu Sayyaf

News | Senin, 27 Maret 2017 | 16:50 WIB

Ditemukan, Tubuh WN Jerman yang Dipenggal Abu Sayyaf

Ditemukan, Tubuh WN Jerman yang Dipenggal Abu Sayyaf

News | Minggu, 05 Maret 2017 | 14:34 WIB

Abu Sayyaf Penggal Warga Jerman, Presiden Duterte Minta Maaf

Abu Sayyaf Penggal Warga Jerman, Presiden Duterte Minta Maaf

News | Selasa, 28 Februari 2017 | 21:41 WIB

Tak Dapat Tebusan, Abu Sayyaf Penggal Sandera Warga Jerman

Tak Dapat Tebusan, Abu Sayyaf Penggal Sandera Warga Jerman

News | Senin, 27 Februari 2017 | 22:58 WIB

Terkini

Harganya Bikin Mikir Dua Kali, Kenapa Kafe Estetik Tetap Banyak Diminati?

Harganya Bikin Mikir Dua Kali, Kenapa Kafe Estetik Tetap Banyak Diminati?

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Jangkau 60 Ribu Desa, 1,06 Juta BRILink Agen Dorong Literasi Keuangan Masyarakat

Jangkau 60 Ribu Desa, 1,06 Juta BRILink Agen Dorong Literasi Keuangan Masyarakat

Jogja | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:28 WIB

Bulan Inklusi Keuangan 2026, BRI Perkuat Peran BRILink Agen di Desa: Giatkan Ekonomi Lokal

Bulan Inklusi Keuangan 2026, BRI Perkuat Peran BRILink Agen di Desa: Giatkan Ekonomi Lokal

Jatim | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:28 WIB

Rupiah Ditutup Berbalik Perkasa, Tapi Masih di Level Rp17.900

Rupiah Ditutup Berbalik Perkasa, Tapi Masih di Level Rp17.900

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:28 WIB

Bikin Macet, PKL Jalan Imam Bonjol dan Jalan Pisang Ditertibkan Pemkot Bandar Lampung

Bikin Macet, PKL Jalan Imam Bonjol dan Jalan Pisang Ditertibkan Pemkot Bandar Lampung

Lampung | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:26 WIB

Bulan Inklusi Keuangan 2026, BRI Perkuat Akses Layanan Keuangan Lewat 1,06 Juta BRILink Agen

Bulan Inklusi Keuangan 2026, BRI Perkuat Akses Layanan Keuangan Lewat 1,06 Juta BRILink Agen

Malang | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:25 WIB

Gara-gara Nikah Siri Tanpa Izin, Hakim PTUN Serang Dijatuhi Sanksi Berat

Gara-gara Nikah Siri Tanpa Izin, Hakim PTUN Serang Dijatuhi Sanksi Berat

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:24 WIB

BRI Catat 1,06 Juta BRILink Agen Dengan Transaksi Rp1.270 Triliun, Perluas Layanan Keuangan

BRI Catat 1,06 Juta BRILink Agen Dengan Transaksi Rp1.270 Triliun, Perluas Layanan Keuangan

Bogor | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:23 WIB

Cushion Make Over untuk Kulit Tan Shade Apa? Ini Pilihannya agar Makeup Tampak Natural

Cushion Make Over untuk Kulit Tan Shade Apa? Ini Pilihannya agar Makeup Tampak Natural

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:22 WIB

Survei Arawicaksa: Kepuasan Kinerja Prabowo-Gibran Hanya 50,1 Persen, Harga Pangan Jadi PR Utama

Survei Arawicaksa: Kepuasan Kinerja Prabowo-Gibran Hanya 50,1 Persen, Harga Pangan Jadi PR Utama

Jatim | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:21 WIB

×