Abu Sayyaf Penggal Warga Jerman, Presiden Duterte Minta Maaf

Reza Gunadha

Selasa, 28 Februari 2017 | 21:41 WIB
Abu Sayyaf Penggal Warga Jerman, Presiden Duterte Minta Maaf
Presiden Filipina Rodrigo Duterte. (Reuters)

Suara.com - Presiden Filipina Rodrigo Duterte resmi menyatakan permintaan maaf karena tak bisa menyelamatkan nyawa Jurgen Kantner (70), warga negara Jerman yang dieksekusi gerombolan Abu Sayyaf.

Namun, Duterte tetap berkeyakinan pemerintahannya sudah benar tidak memenuhi permintaan uang tebusan dari kelompok teroris yang berafiliasi dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) itu.

"Saya meminta maaf sebesar-besarnya kepada rakyat dan pemerintah Jerman. Tentara kami sudah berupaya maksimal menyelamatkan korban. Tapi, kami memang bertekad tidak akan tunduk pada gerombolan itu dan membayar uang tebusan. Kalau itu dilakukan, mereka akan terus melakukan penculikan," terang Duterte, seperti dilansir AFP, Selasa (28/2/2017).

Abu Sayyaf mengeksekusi dengan cara memenggal kepala Kantner. Pelaut Jerman itu dieksekusi secara kejam lantaran pemerintah Jerman maupun Filipina tak kunjung membayar uang tebusan.

Eksekusi itu sendiri baru diketahui pemerintah Filipina setelah Abu Sayyaf merilis video pemenggalan kepala Kantner, Senin (27/2/2017).

Abu Sayyaf telah lama dikenal sebagai gerombolan teroris yang gemar menculik demi mendapatkan uang tebusan kepada pemerintah. Aksi itu dilakukan setidaknya sejak gembong Al Qaeda yang membiayai mereka, Osama bin Laden, tewas. Kekinian, mereka menyatakan berafiliasi dan tunduk pada komando ISIS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Dapat Tebusan, Abu Sayyaf Penggal Sandera Warga Jerman

Tak Dapat Tebusan, Abu Sayyaf Penggal Sandera Warga Jerman

News | Senin, 27 Februari 2017 | 22:58 WIB

Terungkap! Badan Intelijen Jerman Mata-matai Jurnalis Indonesia

Terungkap! Badan Intelijen Jerman Mata-matai Jurnalis Indonesia

News | Sabtu, 25 Februari 2017 | 06:02 WIB

Ini Daftar Pemimpin Negara Paling Berbahaya Sedunia

Ini Daftar Pemimpin Negara Paling Berbahaya Sedunia

News | Rabu, 22 Februari 2017 | 15:41 WIB

Pelecehan  Massal Imigran di Jerman saat Tahun Baru Ternyata Hoax

Pelecehan Massal Imigran di Jerman saat Tahun Baru Ternyata Hoax

News | Sabtu, 18 Februari 2017 | 09:18 WIB

Putar Lagu Kebangsaan Era Nazi, Jerman Kecam AS

Putar Lagu Kebangsaan Era Nazi, Jerman Kecam AS

News | Senin, 13 Februari 2017 | 19:03 WIB

Frank-Walter Steinmeier Terpilih Sebagai Presiden Jerman

Frank-Walter Steinmeier Terpilih Sebagai Presiden Jerman

News | Minggu, 12 Februari 2017 | 23:05 WIB

Perempuan Jerman Tega Siksa dan Jual Putri Kandung di Dunia Maya

Perempuan Jerman Tega Siksa dan Jual Putri Kandung di Dunia Maya

News | Kamis, 09 Februari 2017 | 11:22 WIB

Perang Narkoba Renggut 7.600 Nyawa, Gereja Katolik Kecam Duterte

Perang Narkoba Renggut 7.600 Nyawa, Gereja Katolik Kecam Duterte

News | Minggu, 05 Februari 2017 | 01:25 WIB

Terkini

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

×