Jejak Putri Bengkulu Antarkan Dua Presiden

Reza Gunadha

Selasa, 16 Mei 2017 | 06:12 WIB
Jejak Putri Bengkulu Antarkan Dua Presiden
Rumah Ibu Negara pertama RI Fatmawati di Bengkulu. [Visit Bengkulu]

Suara.com - Ratusan pelajar yang secara bersamaan hendak masuk ke rumah panggung tua di Jalan Fatmawati, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu dicegat oleh laki-laki berkaos putih.

Para pelajar ini ingin melihat bagaimana kondisi rumah yang pernah didiami Ibu Fatmawati, isteri Presiden pertama Indonesia Soekarno. Di dalam rumah itulah, tersimpan berbagai barang yang digunakan, termasuk mesin jahit yang dipakai untuk membuat Bendera Pusaka Sang Merah Putih.

"Jangan berbarengan. Rumahnya tidak muat. Masuknya bergiliran ya. Per 15 orang saja. Rumahnya sempit," kata Dicky Diantoro, seorang pemandu wisata sejarah di Kota Bengkulu, sambil memberikan isyarat tangan untuk membatasi jumlah pengunjung untuk masuk bersamaan.

Dia tidak lupa meminta para pelajar itu untuk melepas sepatu untuk menjaga agar rumah tetap bersih, selain agar goresan sepatu tidak merusak lantai.

"Sepatunya ditaruh di tangga saja ya. Kalau hanya pakai kaos kaki boleh," katanya.

Setelah sejam berlalu, barulah semua anggota rombongan bisa melihat isi rumah. Banyak juga yang berfoto dengan latar belakang rumah atau isi rumah, bahkan di dekat mesin jahit yang menjadi sejarah dibuatnya Sang Saka Merah Putih.

Rumah berwarna coklat dan berbentuk panggung, sebagaimana bentuk rumah yang banyak ditemui di Bengkulu terutama di masa lalu.

Bangunan ini terbuat dari kayu, namun penyangga rumah saat ini telah diganti menjadi beton bercat putih agar mampu menahan beban di atasnya.

baca juga

Kendati rumah ini hanya replika, bentuknya mirip seperti asli, terutama bagian dalam rumah. Sementara rumahnyayang asli sebenarnya telah tidak lagi ada,

Rumah Fatmawati dibangun pada 1920. Lokasinya hanya sekitar 100 meter dari rumah yang pernah ditempati Soekarno saat diasingkan Belanda pada 1938-1942.

Ukuran bangunan itu hanya 10 X 10 meter yang di dalamnya terdapat satu ruang tamu, dua kamar tidur dan satu dapur. Satu kamar tidur untuk kedua orang tuanya dan satu kamar untuk ditempati sendiri.

Selama di pengasingan itulah, Soekarno menikahi Fatmawati, putri Hassan Din dan Siti Chadijah. Orang tua Fatmawati merupakan tokoh Muhammadiyah di Bengkulu.

Sejumlah barang yang bisa dilihat dalam rumah itu adalah foto-foto Fatmawati bersama Soekarno dan anak-anak mereka, yaitu Guntur Soekarnoputra, Megawati Soekarnoputri, Sukmawati Soekarnoputri, Rachmawati Soekarnoputri, dan Guruh Soekarnoputra. Foto ini berada di ruang tamu.

Selain itu, terdapat foto Fatmawati dalam berbagai kunjungan kenegaraan. Di dalam kamar di pojok kanan terdapat mesin jahit yang digunakan oleh Fatmawati untuk menjahit Sang Saka Merah Putih dari dua helai selendang.

Sementara di kamar tidur juga terdapat ranjang besi yang dulunya dipakai Fatmawati yang lahir pada 5 Februari 1923 maupun kedua orang tuanya.

Secara umum, bangunan ini cukup terawat dan bersih, baik di dalam rumah maupun di luar rumah.

 

Pemeliharaan Untuk merawat rumah itu, pemerintah akan membantu perawatan dan pemeliharaan dengan menggunakan anggaran negara.

Menteri koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, yang merupakan salah satu cucu Soekarno-Fatmawati, mengatakan pihak keluarga mengizinkan pemerintah memelihara dan merawat rumah pengasingan Soekarno dan rumah tinggal Fatmawati di Kota Bengkulu.

Puan menuturkan,  Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi telah meminta izin kepada dirinya selaku keturunan langsung Soekarno-Fatmawati untuk memelihara kedua rumah itu.

"Saya katakan ya boleh," kata Puan saat membuka Lawatan Sejarah Nasional 2017 di rumah pengasingan Soekarno, Kota Bengkulu, Senin (15/5).

Putri Megawati Soekarnoputri ini menyambut baik keinginan Mendikbud untuk memelihara dan merawat semua hal terkait dengan sejarah di Indonesia, termasuk kedua rumah bersejarah itu.

Puan menjelaskan, keluarga Fatmawati yang tinggal di Bengkulu juga menyambut baik upaya untuk merawat kedua tempat bersejarah itu.

Puan mengungkapkan, keluarga Soekarno dan Fatmawati berharap kedua rumah itu dipelihara lebih baik dan kalau bisa diperbaiki.

Menurut dia, pemerintah telah memiliki Undang-Undang Kebudayaan yang akan menjadi landasan dalam menjaga tempat-tempat bersejarah sehingga siapapun yang menjadi pejabat maka akan tetap memeliharanya.

"Jangan sampai ganti pejabat, ganti kebijakan dan tidak mau merawat sejarah bangsa," ujarnya.

Selama ini, Rumah Fatmawati dikelola oleh Yayasan Ibu Fatmawati sehingga campur tangan pemerintah sangat dibutuhkan untuk menjaga rumah itu tetap menjadi salah satu saksi perjuangan rakyat Indonesia merebut kemerdekaan.

Dua Presiden

Wakil Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan, keberadaan Rumah Fatmawati itu seolah membuktikan bahwa ada puteri Bengkulu, Fatmawati, sangat berpengaruh secara nasional karena mampu mengantar dua presiden di Indonesia sekaligus, yakni Soekarno dan Megawati Soekarnoputri.

Dia membeberkan, Fatmawati mampu mendampingi suaminya selama di pengasingan sehingga Soekarno mampu menjadi Presiden pertama di Indonesia.

"Ada peran besar Fatmawati untuk mengantarkan Soekarno menjadi Presiden," katanya, pada acara pembukaan Lawatan Sejarah Nasional yang juga dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy..

Tidak itu saja, dari rahim Fatmawati pula lahir Megawati Soekarnoputri yang kemudian menjadi Presiden kelima Indonesia.

"Dari sini, ada puteri Bengkulu yang mampu mengantarkan dua orang menjadi Presiden Indonesia," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kronologis Dua Napi Luka Dalam Bentrok di Lapas Bengkulu

Kronologis Dua Napi Luka Dalam Bentrok di Lapas Bengkulu

News | Jum'at, 05 Mei 2017 | 02:13 WIB

Polisi yang Tembak Anak Sendiri Dikira Maling Akhirnya Diamankan

Polisi yang Tembak Anak Sendiri Dikira Maling Akhirnya Diamankan

News | Jum'at, 28 April 2017 | 15:07 WIB

Polisi yang Tembak Anak Sendiri karena Dikira Maling Belum Ketemu

Polisi yang Tembak Anak Sendiri karena Dikira Maling Belum Ketemu

News | Kamis, 27 April 2017 | 14:41 WIB

Dikira Pencuri, Polisi di Bengkulu Tembak Mati Putranya Sendiri

Dikira Pencuri, Polisi di Bengkulu Tembak Mati Putranya Sendiri

News | Kamis, 27 April 2017 | 05:00 WIB

Tak Mampu Sewa Ambulans, Aspin Sembunyikan Jenazah Bayinya di Tas

Tak Mampu Sewa Ambulans, Aspin Sembunyikan Jenazah Bayinya di Tas

News | Jum'at, 14 April 2017 | 19:38 WIB

Uang Tebusan Amnesti Pajak Lampung-Bengkulu Rp612 Miliar

Uang Tebusan Amnesti Pajak Lampung-Bengkulu Rp612 Miliar

Bisnis | Sabtu, 08 April 2017 | 07:44 WIB

Enam Rumah di Sindang Dataran Dirusak Puting Beliung

Enam Rumah di Sindang Dataran Dirusak Puting Beliung

News | Rabu, 08 Maret 2017 | 22:06 WIB

Gempa 5,2 SR Guncang Barat Daya Bengkulu

Gempa 5,2 SR Guncang Barat Daya Bengkulu

News | Senin, 27 Februari 2017 | 00:18 WIB

Gempa 5,1 SR Guncang Bengkulu

Gempa 5,1 SR Guncang Bengkulu

News | Selasa, 13 September 2016 | 01:57 WIB

KPK Kembali Periksa Hakim Tipikor Bengkulu

KPK Kembali Periksa Hakim Tipikor Bengkulu

News | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 11:15 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×