Jimly Sebut Ada Titipan Pemerintah untuk Komisioner Komnas HAM

Arsito Hidayatullah, Nikolaus Tolen

Rabu, 17 Mei 2017 | 20:06 WIB
Jimly Sebut Ada Titipan Pemerintah untuk Komisioner Komnas HAM
Jimly Asshiddiqie saat menghadiri acara di auditorium Komisi Yudisial, Jakarta, Kamis (4/5/2017). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Ketua Panitia Seleksi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Jimly Asshididqie mengatakan, pemerintah menitipkan wakil tertentu untuk jadi Komisioner Komnas HAM periode 2017-2022. Menurutnya, hal tersebut tidak menjadi persoalan, karena tim yang dipimpinnya akan objektif dalam menilai para kandidat.

"Ada (titipan pemerintah). Tapi kan, kita iya-iyain aja. Saya tinggal bilang, 'Saya kan ketua, tapi yang lain kan berhak untuk menentukan.' Kita musti objektif. Nanti keputusannya harus kolektif," katanya di gedung Kementerian Hukum dan HAM, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (17/5/2017).

Saat ini, Panitia Seleksi (Pansel) sedang menjalani proses seleksi terhadap para kandidat Komisioner Komnas HAM. Sejauh ini prosesnya sudah masuk ke seleksi tahap ketiga, dengan menyisakan 60 orang.

Nantinya, setelah selesai tahap ketiga, akan dinilai siapa yang layak masuk ke tahap selanjutnya. Sebab pada tahap tersebut, panitia hanya membutuhkan 28 orang, sebelum berakhir pada 14 orang. Setelah itu, Pansel akan menyerahkan 14 nama tersebut ke DPR untuk dipilih 7 orang sebagai Komisioner Komnas HAM.

Dikatakan Jimly pula, dari 60 orang kandidat saat ini, ada lima orang dari komisioner periode sebelumnya. Terhadap kelima calon tersebut, Pansel menurutnya harus berlaku adil, sebab ada desakan agar calon petahana tersebut tidak diloloskan ke periode berikutnya.

"Ada lima. Ada masukan supaya incumbent jangan ada yang lolos. Tapi kan nggak bisa begitu. Harus adil, tidak boleh kita perlakukan diskriminatif," katanya.

Menurut Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu tersebut, calon yang ada saat ini cukup berkualitas. Meskipun, dia mengakui juga bahwa orang yang berminat untuk menduduki posisi di lembaga HAM tertua di Indonesia tersebut menurun.

"(Pendaftar) Memang turun, tapi kualitasnya naik sekarang. Tadinya kita cemas. Tapi setelah masuk, tokoh-tokoh semua. Paling nggak, dari 60 (orang) itu, 30 tokoh yang bagus-bagus," kata Jimly.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pansel Komnas HAM Tak Persoalkan Keikutsertaan Aktivis FPI

Pansel Komnas HAM Tak Persoalkan Keikutsertaan Aktivis FPI

News | Rabu, 17 Mei 2017 | 14:22 WIB

Jimly: Komnas HAM Tahun Ini Disebut yang Paling Parah

Jimly: Komnas HAM Tahun Ini Disebut yang Paling Parah

News | Rabu, 17 Mei 2017 | 13:13 WIB

Publik Bisa Protes Jika Tak Ingin 'Wakil' FPI Masuk Komnas HAM

Publik Bisa Protes Jika Tak Ingin 'Wakil' FPI Masuk Komnas HAM

News | Selasa, 16 Mei 2017 | 15:01 WIB

Terkini

Harta Kekayaan Ariyo Windutomo, Pengganti Listyo Sigit Prabowo di Kursi Kepala Staf Kepresidenan

Harta Kekayaan Ariyo Windutomo, Pengganti Listyo Sigit Prabowo di Kursi Kepala Staf Kepresidenan

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 11:19 WIB

8 Krim untuk Kaki Pecah-pecah, Bantu Melembapkan Tumit agar Tidak Kering

8 Krim untuk Kaki Pecah-pecah, Bantu Melembapkan Tumit agar Tidak Kering

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 11:19 WIB

Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Listyo Disebut Sadap HP Para Jenderal Polri

Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Listyo Disebut Sadap HP Para Jenderal Polri

News | Kamis, 05 November 2026 | 11:16 WIB

Lama Numpang Listrik Tetangga, Ibu Suryani Menangis Saat Komisaris PLN Nyalakan Listrik di Rumahnya

Lama Numpang Listrik Tetangga, Ibu Suryani Menangis Saat Komisaris PLN Nyalakan Listrik di Rumahnya

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 11:13 WIB

Affiliate Produk Elektronik Tawarkan Komisi hingga 4 Persen bagi Kreator Konten

Affiliate Produk Elektronik Tawarkan Komisi hingga 4 Persen bagi Kreator Konten

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 11:13 WIB

Gurita Bisnis Raffi Ahmad yang Gulung Tikar

Gurita Bisnis Raffi Ahmad yang Gulung Tikar

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 11:13 WIB

Jokowi Bantah Roy Suryo di Sidang: Di Skripsi Saya Tak Ada Tulisan 'Tesis'

Jokowi Bantah Roy Suryo di Sidang: Di Skripsi Saya Tak Ada Tulisan 'Tesis'

News | Kamis, 05 November 2026 | 11:12 WIB

Sentil Logika Roy Suryo, Jokowi Bongkar Perjuangan Skripsi 1985: Revisi Judul 3 Kali, Lulus Nilai A

Sentil Logika Roy Suryo, Jokowi Bongkar Perjuangan Skripsi 1985: Revisi Judul 3 Kali, Lulus Nilai A

News | Kamis, 05 November 2026 | 11:09 WIB

Minyak Zaitun Apakah Bisa Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini Faktanya

Minyak Zaitun Apakah Bisa Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini Faktanya

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 11:08 WIB

Persib Bandung Berpeluang Hadapi Wakil Australia hingga Korea Selatan di Babak 16 Besar ACL 2

Persib Bandung Berpeluang Hadapi Wakil Australia hingga Korea Selatan di Babak 16 Besar ACL 2

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 11:02 WIB

×