Grup Anti Ahok Ajak Islah, Djarot: Mereka Bukan Lawan Kami Kok

Reza Gunadha, Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 18 Mei 2017 | 09:57 WIB
Grup Anti Ahok Ajak Islah, Djarot: Mereka Bukan Lawan Kami Kok
Plt Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat di Balai Kota Pemprov DKI, Rabu (17/5/2017). [Suara.com/Bowo]

Suara.com - Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengakui heran sekaligus tidak mengerti maksud kelompok-kelompok anti-Ahok dalam GNPF-MUI, yang meminta rekonsiliasi.

"Rekonsiliasi itu seperti apa?. Kami ini kan tidak berbuat apa-apa," ujar Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (18/5/2017).

Djarot menjelaskan, dirinya maupun gubernur nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak pernah menganggap GNPF atau pendukung rival mereka saat Pilkada 2017, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno, sebagai lawan.

Ia juga menyatakan massa Ahok-Djarot pada masa pilkada maupun kekinian tak pernah berbuat tindak kekerasan.

"Kami tidak pernah berbuat melawan, menganggap mereka lawan. Kalau kami merasa sebagai bangsa dan setanah air, harus menghormati dong," katanya.

"Kok aneh. Kami nggak macam-macam kok mereka minta rekonsiliasi," lanjut Djarot.

Sebelumnya diberitakan, seusai Ahok divonis dua tahun penjara kasus penodaan agama oleh pengadilan, GNPF MUI meminta warga menerima putusan itu. Mereka menilai, sikap seperti itu adalah upaya untuk rekonsiliasi seusai pilkada.

"Rekonsiliasi harus dijalankan dan harus ada tenggang rasa menerima segala keputusan, setelah berbulan-bulan perpecahan terasa di Jakarta," ujar Ketua GNPF-MUI Bachtiar Nasir saat ditemui di AQL Islamic Centre, Tebet Utara, Jakarta Selatan, Rabu (10/5).

baca juga

Bachtiar menjelaskan, salah satu bentuk upaya rekonsiliasi yang ingin diwujudkan oleh GNPF MUI adalah melakukan silaturahmi antartokoh, termasuk ke pendukung Ahok-Djarot.

"Itu masih berupa wacana, tapi sekuat mungkin kami ingin wujudkan. Yang jelas kami akan mengajak tokoh sentral di pihak Pak Ahok untuk melakukan silaturahmi untuk mewujudkan rekonsiliasi tersebut," kata Bachtiar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pendukung Ahok Sampai Sewa Kontrakan di Dekat Mako Brimob

Pendukung Ahok Sampai Sewa Kontrakan di Dekat Mako Brimob

News | Rabu, 17 Mei 2017 | 19:02 WIB

Pendukung Ahok Tidak Lagi Menginap di Sekitar Mako Brimob

Pendukung Ahok Tidak Lagi Menginap di Sekitar Mako Brimob

News | Rabu, 17 Mei 2017 | 17:58 WIB

E-Warung Merambah Jakarta, Sudah Berapa Uni Sekarang?

E-Warung Merambah Jakarta, Sudah Berapa Uni Sekarang?

News | Rabu, 17 Mei 2017 | 16:00 WIB

Djarot Bandingkan Program Bantuan Zaman Jokowi dan SBY

Djarot Bandingkan Program Bantuan Zaman Jokowi dan SBY

News | Rabu, 17 Mei 2017 | 14:56 WIB

Djarot: Stok Sembako Aman, Harga Stabil Jelang Ramadan

Djarot: Stok Sembako Aman, Harga Stabil Jelang Ramadan

News | Rabu, 17 Mei 2017 | 14:31 WIB

9.850 Orang Tandatangani Petisi Hapus Pasal Penodaan Agama

9.850 Orang Tandatangani Petisi Hapus Pasal Penodaan Agama

News | Rabu, 17 Mei 2017 | 12:17 WIB

Terkait Rizieq, Ahmad Dhani Ingatkan Ada yang Ingin Bikin "Chaos"

Terkait Rizieq, Ahmad Dhani Ingatkan Ada yang Ingin Bikin "Chaos"

Entertainment | Rabu, 17 Mei 2017 | 11:24 WIB

Apapun yang Dikerjakan Djarot, Ahok Pasti Setuju

Apapun yang Dikerjakan Djarot, Ahok Pasti Setuju

News | Rabu, 17 Mei 2017 | 11:07 WIB

Didesak Ahok, Djarot Akhirnya Mau Tempati Rumah Dinas Gubernur

Didesak Ahok, Djarot Akhirnya Mau Tempati Rumah Dinas Gubernur

News | Rabu, 17 Mei 2017 | 10:13 WIB

Pesan Ahok dari Rutan: Makam Mbah Priok hingga Seragam Pink

Pesan Ahok dari Rutan: Makam Mbah Priok hingga Seragam Pink

News | Rabu, 17 Mei 2017 | 09:41 WIB

Terkini

Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat

Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:27 WIB

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:19 WIB

KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli

KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:13 WIB

3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN

3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:07 WIB

KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum

KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:53 WIB

Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan

Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:43 WIB

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:20 WIB

KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat

KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:15 WIB

Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah

Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:55 WIB

Bupati Langkat Diduga Terima Suap Rp 800 Juta untuk Proyek di Disdik dan Disperkim

Bupati Langkat Diduga Terima Suap Rp 800 Juta untuk Proyek di Disdik dan Disperkim

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:30 WIB

×