Polisi Jelaskan Soal Pengunjung Pesta Gay Tak Berpakaian

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 23 Mei 2017 | 19:50 WIB
Polisi Jelaskan Soal Pengunjung Pesta Gay Tak Berpakaian
Kapolres Metro Jakarta Utara Komisaris Dwiyono rilis kasus pesta gay di Kelapa Gading [suara.com/Welly Hidayat]
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono menyangkal tuduhan yang menyebutkan 141 orang yang diciduk dari tempat acara pesta gay di Kelapa Gading, Jakarta Utara, mendapat intimidasi dan perlakuan tak manusiawi.

"Dalam pemeriksaan di Jakarta Utara, di sana ada yang mengatakan bahwa yang diamankan ini, diperlakukan tidak baik. Itu bohong ya, itu tidak benar ya," kata Argo di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (23/5/2017).

Argo mengatakan selama menjalani pemeriksaan sejak Minggu (21/5/2017), malam, mereka mendapatkan makanan, minuman, dan istirahat.
 
"Di sana kami perlakukan sebagai yang mempunyai hak sebagai manusia. Kami beri makan, kemudian kami beri fasilitas untuk istirahat di mana, duduk di mana di situ ada semua," kata dia.

Argo mengatakan semua proses pemeriksaan terekam kamera pengawas dan handycam sehingga mustahil penyidik melakukan tindakan di luar prosedur.

"Untuk beri makan ada CCTV di sana, kami beri makan. Ada yang menyampaikan tidak dikasih makan, itu tidak benar. Kemudian, kami melakukan pemeriksaan dengan tindakan kekerasan, itu tidak ada. Semua kami lakukan dengan CCTV dan handycam, untuk melakukan kegiatan penyidikan, pemeriksaan," kata dia

Argo mengatakan ketika acara digerebek, sebagian besar dari mereka tidak mengenakan pakaian. Polisi meminta mereka berpakaian dulu sebelum dibawa ke Polres Jakarta Utara.

"Dalam pelaksanaannya, anggota masuk ke lokasi, itu sudah mendapatkan orang-orang yang tanpa busana. Akhirnya, disuruh oleh petugas kepolisian untuk menggunakan baju, untuk menggunakan celana. Dan, karena itu ada banyak, kendaraan ada yang menggunakan dari Polres, kemudian kita menyewa kendaraan lain, untuk membantu evakuasi ke Polres Jakarta Utara," kata dia

Sebelumnya, Ketua Arus Pelangi Yuli Rustinawati mengecam penangkapan 141 orang saat polisi menggerebek tempat pesta bertajuk The Wild One. Menurut dia perlakukan polisi saat menggerebek lokasi tidak manusiawi.

"Ini tidak manusiawi pada saat dilakukan penggerebekan. Karena banyak korban yang dibawa dalam kondisi tidak berpakaian. Dan ini foto-fotonya menjadi viral. Harusnya kan tidak begitu," kata Yuli kepada Suara.com.

"Bagaimana orang-orang itu diperlakukan di dalam diduga ada kekerasan, dibentak-bentak. 141 orang itu ditanya kondisinya ditempatkan di tempat panas dan juga tidak dapat makan," Yuli menambahkan.

Yuli menegaskan tindakan polisi melanggar hak asasi manusia. Tindakan tersebut, kata dia, menjadi preseden buruk bagi kalangan lesbian, gay, biseksual, dan transgender yang selama ini menjadi minoritas di negeri ini.

"Ya maksud aku kan itu bisa aja dilakukan. Tapi ini kan persoalan privat. Karena ruang-ruang aman bagi kaum LGBT itu kan makin menyempit. Apa bedanya pesta LGBT sama pesta yang lain? Sama kok. Kenapa bisa sampai masuk ke ruang yang lebih privat," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fakta Baru Penggerebekan Pesta Gay di Surabaya, Ada Satu ASN!

Fakta Baru Penggerebekan Pesta Gay di Surabaya, Ada Satu ASN!

News | Senin, 20 Oktober 2025 | 14:24 WIB

Penggerebekan Pesta Seks Sesama Jenis di Surabaya: Polisi Ciduk 34 Pria Tanpa Busana!

Penggerebekan Pesta Seks Sesama Jenis di Surabaya: Polisi Ciduk 34 Pria Tanpa Busana!

News | Senin, 20 Oktober 2025 | 12:00 WIB

Viral Detik-detik Polisi Gerebek Pesta Gay di Puncak Bogor, Puluhan Pria Tertangkap Telanjang Bulat!

Viral Detik-detik Polisi Gerebek Pesta Gay di Puncak Bogor, Puluhan Pria Tertangkap Telanjang Bulat!

News | Selasa, 01 Juli 2025 | 11:08 WIB

Fakta-fakta Ngeri Pesta Gay di Puncak Bogor, Dari Botol Miras hingga Pelumas

Fakta-fakta Ngeri Pesta Gay di Puncak Bogor, Dari Botol Miras hingga Pelumas

News | Kamis, 26 Juni 2025 | 19:30 WIB

Anggota DPR Minta Polisi Ungkap Penyelenggara Pesta Gay di Puncak

Anggota DPR Minta Polisi Ungkap Penyelenggara Pesta Gay di Puncak

News | Rabu, 25 Juni 2025 | 22:25 WIB

Pesta Seks LGBT di Hotel Kawasan Rasuna Said Jaksel, Polisi Sita Kondom hingga Obat Anti-HIV

Pesta Seks LGBT di Hotel Kawasan Rasuna Said Jaksel, Polisi Sita Kondom hingga Obat Anti-HIV

News | Selasa, 04 Februari 2025 | 07:35 WIB

Temuan Kasus Mpox Tinggi di Jakarta, Homoseksual dan Biseksual Lebih Rawan Terjangkit

Temuan Kasus Mpox Tinggi di Jakarta, Homoseksual dan Biseksual Lebih Rawan Terjangkit

Health | Senin, 26 Agustus 2024 | 09:55 WIB

Penguin Gay 'Sphen' Mati di Australia, Pernah Berhasil Menetaskan 2 Ekor Anak

Penguin Gay 'Sphen' Mati di Australia, Pernah Berhasil Menetaskan 2 Ekor Anak

News | Kamis, 22 Agustus 2024 | 14:29 WIB

29 Warga Jakarta Terpapar Cacar Monyet, Dinkes DKI: Penyebabnya Diduga Homoseksual

29 Warga Jakarta Terpapar Cacar Monyet, Dinkes DKI: Penyebabnya Diduga Homoseksual

News | Senin, 13 November 2023 | 16:08 WIB

5 Fakta Pesta Gay di Gereja Katolik Polandia: Pekerja Seks Pingsan, Pastor Diduga Terlibat

5 Fakta Pesta Gay di Gereja Katolik Polandia: Pekerja Seks Pingsan, Pastor Diduga Terlibat

News | Kamis, 28 September 2023 | 15:37 WIB

Terkini

3 Pemain Timnas Indonesia Masuk Pantauan John Herdman Usai Bungkam Singapura, Kenapa?

3 Pemain Timnas Indonesia Masuk Pantauan John Herdman Usai Bungkam Singapura, Kenapa?

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 09:10 WIB

Ini 8 Keunggulan Mesin 4N15 dari Mitsubishi Pajero Sport

Ini 8 Keunggulan Mesin 4N15 dari Mitsubishi Pajero Sport

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 09:10 WIB

Guruh Soekarnoputra Akan Dikebumikan di Samping Makam Fatmawati

Guruh Soekarnoputra Akan Dikebumikan di Samping Makam Fatmawati

News | Sabtu, 26 September 2026 | 09:06 WIB

Ilusi Mampu Mencicil: Saat Kemudahan Paylater Menguji Kontrol Diri

Ilusi Mampu Mencicil: Saat Kemudahan Paylater Menguji Kontrol Diri

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 09:00 WIB

Face Oil vs Serum, Apa Bedanya dan Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Kamu?

Face Oil vs Serum, Apa Bedanya dan Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Kamu?

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 08:50 WIB

Akhiri Penantian 28 Tahun: Momen Epic Comeback Timnas Bulu Tangkis Hancurkan China 3-2

Akhiri Penantian 28 Tahun: Momen Epic Comeback Timnas Bulu Tangkis Hancurkan China 3-2

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 08:50 WIB

Iran Siap Buka Selat Hormuz dalam Seminggu

Iran Siap Buka Selat Hormuz dalam Seminggu

News | Sabtu, 26 September 2026 | 08:43 WIB

Berprestasi, Pegadaian Borong Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

Berprestasi, Pegadaian Borong Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 08:39 WIB

Polemik Pembentukan Korps Kadet untuk Pelajar, Akademisi: Rawan Kepentingan Elektoral

Polemik Pembentukan Korps Kadet untuk Pelajar, Akademisi: Rawan Kepentingan Elektoral

News | Sabtu, 26 September 2026 | 08:38 WIB

Sinopsis Dead-End Job: Lee Jae-wook Terjebak Pekerjaan Mengerikan

Sinopsis Dead-End Job: Lee Jae-wook Terjebak Pekerjaan Mengerikan

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 08:30 WIB

×