Rumah di Bogor Terbakar Gara-gara Lilin

Chaerunnisa

Jum'at, 26 Mei 2017 | 06:47 WIB
Rumah di Bogor Terbakar Gara-gara Lilin
Ilustrasi rumah terbakar. (Shutterstock)

Suara.com - Satu unit rumah tinggal di Kelurahan Kayu Manis, Kota Bogor, Jawa Barat, terbakar akibat pemiliknya,  Acep Sujana, lupa mematikan nyala lilin pada Jumat dini hari.

Petugas Pemadam Kebakaran BPBD Kota Bogor, Djaya Thoha, mengungkapkan kebakaran itu terjadi lewat tengah malam tadi sekitar pukul 00.30 WIB.

"Api berasal dari lilin yang dinyalakan pemilik saat lampu mati, tetapi lupa mematikan ketika lampu sudah menyala," kata Djaya seperti diwartakan Antara.

Rumah yang terletak di Gang 07 Salabenda, RT 05/RW 04, Kelurahan Kayu Manis, Kecamatan Tanah Sareal itu dihuni dua kepala keluarga, terdiri sembilan orang jiwa.

Dia mengatakan, sebelum kebakaran terjadi, pemilik menyalakan lilin yang diletakkan di bagian dapur. Saat itu, lampu sedang padam. Pemilik rumah menggunakan lilin sebagai penerang ruangan.

"Lilin yang sedang menyala ditinggal tidur oleh pemilik rumah. Pemilik lupa mematikan lilin ketika lampu sudah menyala," katanya.

Lilin menyala yang ditinggal tidur tersebut membakar ruangan dapur, lalu menjalar ke ruang tengah dan kamar tidur. Luas bangunan yang terbakar berukuran sekitar 8 meter x 9 meter.

Saat kebakaran terjadi, di dalam rumah itu juga terdapat seorang anak kecil dan balita berusia empat tahun. Beruntung, tidak ada korban jiwa luka maupun meninggal dunia. Pemilik rumah dan semua penghuni berhasil menyelamatkan diri dari peristiwa kebakaran tersebut.

Petugas pemadam kebakaran dari BPBD Kota Bogor mengerahkan empat unit mobil pemadam dibantu satu unit dari Kabupaten Bogor. Api dapat dipadamkan dalam waktu singkat, sehingga tidak menjalar ke rumah sekitarnya.

"Estimasi kerugian sekitar Rp40 juta. Pemilik rumah terpaksa diungsikan untuk sementara waktu ke rumah keluarga terdekatnya," kata Djaya.

BPBD Kota Bogor mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati ketika menyalakan lilin saat lampu listrik padam dan memastikan letaknya berada jauh dari benda yang mudah terbakar.

"Kalau menyalakan lilin hati-hati, jangan lupa memadamkannya. Sebaiknya menggunakan lampu darurat agar terhindar dari kebakaran," kata Djaya.

Akibat kebakaran ini, pemilik rumah terpaksa menyambut Ramadan dalam kondisi berduka, dan tinggal sementara di rumah saudaranya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Si Jago Merah Membakar Tiga Rumah di Makassar

Si Jago Merah Membakar Tiga Rumah di Makassar

News | Sabtu, 02 Juli 2016 | 16:51 WIB

Ayah, Ibu dan Anak Tewas dalam Kebakaran di Depok

Ayah, Ibu dan Anak Tewas dalam Kebakaran di Depok

News | Minggu, 27 September 2015 | 14:35 WIB

Penanak Nasi Alami Korsleting, Satu Rumah di Jagakarsa Terbakar

Penanak Nasi Alami Korsleting, Satu Rumah di Jagakarsa Terbakar

News | Rabu, 29 Juli 2015 | 14:33 WIB

Terkini

Menyambut Musim Durian: 5 Olahan Manis dan Gurih agar Tidak Bosan dan Mubazir

Menyambut Musim Durian: 5 Olahan Manis dan Gurih agar Tidak Bosan dan Mubazir

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 10:08 WIB

Debit Air Menyusut, Waduk Saradan Disulap Jadi Lahan Padi

Debit Air Menyusut, Waduk Saradan Disulap Jadi Lahan Padi

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 10:00 WIB

Memahami Bencana Karhutla di Kawi-Butak: Saat Eksotisme Alam Berubah Jadi Tantangan Berbahaya

Memahami Bencana Karhutla di Kawi-Butak: Saat Eksotisme Alam Berubah Jadi Tantangan Berbahaya

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 09:50 WIB

12 Kode Redeem FC Mobile 20 September 2026: Sikat Gems dan Pemain OVR Tinggi Jelang Anniversary

12 Kode Redeem FC Mobile 20 September 2026: Sikat Gems dan Pemain OVR Tinggi Jelang Anniversary

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 09:49 WIB

6 Cara Membersihkan Kipas Angin Tanpa Dibongkar, Praktis dan Mudah Dilakukan Sendiri

6 Cara Membersihkan Kipas Angin Tanpa Dibongkar, Praktis dan Mudah Dilakukan Sendiri

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 09:40 WIB

Eropa di Ambang Perang? Negara-negara NATO Siaga Satu Hadapi Ancaman Rusia

Eropa di Ambang Perang? Negara-negara NATO Siaga Satu Hadapi Ancaman Rusia

News | Minggu, 20 September 2026 | 09:11 WIB

Stop Oversharing! Ini 7 Hal dalam Hidup yang Sebaiknya Kamu Simpan Sendiri

Stop Oversharing! Ini 7 Hal dalam Hidup yang Sebaiknya Kamu Simpan Sendiri

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 09:10 WIB

16 Kode Redeem FF 20 September 2026: Klaim Skin dan Bundle Eksklusif Naruto Shippuden

16 Kode Redeem FF 20 September 2026: Klaim Skin dan Bundle Eksklusif Naruto Shippuden

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 09:04 WIB

Terjebak Karhutla, Induk dan Anak Orangutan Diselamatkan

Terjebak Karhutla, Induk dan Anak Orangutan Diselamatkan

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 09:00 WIB

Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI

Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI

Batam | Minggu, 20 September 2026 | 08:58 WIB

×