Menag Minta Rumah Ibadah Harus Dijaga dari Ceramah Radikal

Pebriansyah Ariefana, Dian Rosmala

Rabu, 31 Mei 2017 | 21:47 WIB
Menag Minta Rumah Ibadah Harus Dijaga dari Ceramah Radikal
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyampaikan keputusan hasil sidang Isbat penentuan awal Ramadan 1438 H di Kementerian Agama, Jakarta, Jumat (26/5).

Suara.com - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengimbau kepada para penceramah di rumah ibadah, supaya tidak memprovokasi jamaahnya untuk memusuhi jamaah penganut keyakinan yang berbeda. Seruan ini berulang kali dia sampaikan.

"Seruan soal ceramah di rumah-rumah ibadah itu berlaku kepada semua agama, kepada semua rumah ibadah," kata Lukman saat ditemui di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu (31/5/2017).

Rumah ibadah mesti dijaga kesuciannya dengan tidak menebar kebencian kepada kelompok-kelompok agam lain. Kata dia, rumah ibadah mestinya dapat menjamin keamanan bagi siapapun.

"Jangan sampai rumah ibadah itu di jadikan tempat untuk membangun rasa permusuhan, saling mencela, saling memfitnah dan melontarkan ujaran-ujaran kebencian," tutur Lukman

Seruan itu tidak hanya berlaku bagi para penceramah, melainkan juga para pengelola rumah ibadah. Sebab merekalah yang menentukan siapa akan menjadi penceramah.

Masyarakat umum, sebagai ummat beragama, juga diimbau untuk ikut mengontrol apabila ada ceramah-ceramah yang di luar batas, di luar kepatutan, kepantasan.

"Misalnya menghina mencela, mencaci maki, menyalah-nyalahkan keyakinan yang lain, apalagi kemudian melecehkan Pancasila, UUD 45, NKRI, dan juga Bhineka Tunggal Ika," ujar Lukman.

"Saya pikir hal-hal seperti itu harus disampaikan, kalau tidak kepada penceramah yang bersangkutan, ya ke para pengelola rumah ibadah itu, supaya mereka juga punya tanggung jawab untuk menghadirkan para penceramah yang menyejukkan dan yang mendamaikan. Menyampaikan esensi dan subtansi dari ajaran agama itu sendiri," Lukman menambahkan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Negara Butuh Agama, Begitu Juga Sebaliknya

Negara Butuh Agama, Begitu Juga Sebaliknya

News | Rabu, 31 Mei 2017 | 20:51 WIB

Polisi Malaysia Sergap 6 Warga Terlibat ISIS

Polisi Malaysia Sergap 6 Warga Terlibat ISIS

News | Sabtu, 27 Mei 2017 | 16:56 WIB

LBH Pers Padang: Sejak Pilpres 2014, Kondisi Sumbar Berubah

LBH Pers Padang: Sejak Pilpres 2014, Kondisi Sumbar Berubah

News | Sabtu, 27 Mei 2017 | 12:55 WIB

Pemerintah Tetapkan Puasa Ramadan

Pemerintah Tetapkan Puasa Ramadan

Foto | Jum'at, 26 Mei 2017 | 20:05 WIB

Ketika Lagu Anak Berubah Radikal

Ketika Lagu Anak Berubah Radikal

Video | Jum'at, 26 Mei 2017 | 19:37 WIB

Presiden Sebut "Gebuk" Organisasi Anti Pancasila, Apa Maksudnya?

Presiden Sebut "Gebuk" Organisasi Anti Pancasila, Apa Maksudnya?

News | Minggu, 21 Mei 2017 | 03:32 WIB

Sidney Jones: Anak-Anak Mudah Dipengaruhi Pemikiran Radikal

Sidney Jones: Anak-Anak Mudah Dipengaruhi Pemikiran Radikal

News | Sabtu, 20 Mei 2017 | 17:04 WIB

Presiden Jokowi: Ormas Anti Pancasila Harus Digebuk

Presiden Jokowi: Ormas Anti Pancasila Harus Digebuk

News | Jum'at, 19 Mei 2017 | 17:39 WIB

TPDI Kritik Pembubaran HTI Tidaklah Cukup

TPDI Kritik Pembubaran HTI Tidaklah Cukup

News | Kamis, 18 Mei 2017 | 20:05 WIB

Terkini

Roemah Umara Kenalkan Ballroom Berkapasitas 600 Orang di Jakarta

Roemah Umara Kenalkan Ballroom Berkapasitas 600 Orang di Jakarta

Foto | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 05:00 WIB

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 00:03 WIB

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Entertainment | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Video | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:05 WIB

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:34 WIB

×