LBH Pers Padang: Sejak Pilpres 2014, Kondisi Sumbar Berubah

Adhitya Himawan

Sabtu, 27 Mei 2017 | 12:55 WIB
LBH Pers Padang: Sejak Pilpres 2014, Kondisi Sumbar Berubah
Masjid Raya Kota Padang, Sumatera Barat. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers Padang, Roni Saputra, mengakui bahwa kondisi sosial politik Sumatera Barat mulai berubah sejak Pemilihan Presiden 2014. Padahal dulu, masyarakat Minangkabau di Sumatera Barat terkenal sebagai masyarakat yang egaliter.

"Dulu masyarakat Minangkabau di Sumatera Barat dikenal sebagai masyarakat yang egaliter. Disini, ada seorang murid mengkritik guru yang dianggap salah atau ada ulama yang dianggap salah lalu dikritik, itu hal yang biasa. Ini berbeda dengan di Jawa Timur dimana Kyai sangat dijunjung tinggi," kata Roni saat dihubungi Suara.com, Sabtu (27/5/2017).

Selain itu, ormas Islam radikal seperti Front Pembela Islam (FPI) juga memiliki basis anggota yang kecil. Walaupun dia mengakui keanggotaa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memiliki basis massa yang cukup besar di Sumatera Barat.

"Tetapi dulu di Sumatera Barat, tidak pernah ada tradisi pengkultusan terhadap seseorang secara berlebihan. Meskipun itu seorang ulama sekalipun," ujar Roni.

Oleh sebab itulah, Roni sangat heran dengan maraknya aksi kecaman terhadap Dokter Fiera Lovita, dokter di Rumah Sakit Daerah Kota Solok, Sumatera Barat, yang mengkritik kepergian Rizieq Shihab ke luar negeri. Fenomena ini, menurutnya tidak sesuai dengan kultur masyarakat Minangkabau selama ini. Apalagi Rizieq adalah tokoh luar, bukan tokoh Sumatera Barat.

Ia menduga, kerasnya suhu politik nasional sejak Pilpres 2014 yang mengusung kampanye dengan membawa isu Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan (SARA) membekas hingga ke akar rumput. "Mungkin ini membawa dampak yang merubah kondisi sosial politik masyarakat Sumbar," tutup Roni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

LBH Pers Padang Sebut Postingan Dokter Lovita Tak Salah

LBH Pers Padang Sebut Postingan Dokter Lovita Tak Salah

News | Sabtu, 27 Mei 2017 | 12:35 WIB

Bom Kampung Melayu Harus Jadi Momen Bersama Lawan Radikalisme

Bom Kampung Melayu Harus Jadi Momen Bersama Lawan Radikalisme

News | Jum'at, 26 Mei 2017 | 07:45 WIB

Jokowi Serukan Persatuan Negara Muslim untuk Perangi Radikalisme

Jokowi Serukan Persatuan Negara Muslim untuk Perangi Radikalisme

News | Senin, 22 Mei 2017 | 07:05 WIB

Nasdem Tak Ada Kompromi Dengan Gangguan untuk Ubah NKRI

Nasdem Tak Ada Kompromi Dengan Gangguan untuk Ubah NKRI

News | Senin, 22 Mei 2017 | 06:29 WIB

Jokowi: Umat Islam Adalah Korban Terbanyak Dari Radikalisme

Jokowi: Umat Islam Adalah Korban Terbanyak Dari Radikalisme

News | Senin, 22 Mei 2017 | 06:21 WIB

Sidney Jones: Anak-Anak Mudah Dipengaruhi Pemikiran Radikal

Sidney Jones: Anak-Anak Mudah Dipengaruhi Pemikiran Radikal

News | Sabtu, 20 Mei 2017 | 17:04 WIB

Bangun Kota Ramah HAM, Komnas HAM Teken MoU Dengan INFID

Bangun Kota Ramah HAM, Komnas HAM Teken MoU Dengan INFID

News | Senin, 15 Mei 2017 | 17:16 WIB

Ini Daftar 10 Desa Terbaik di Indonesia

Ini Daftar 10 Desa Terbaik di Indonesia

Lifestyle | Senin, 15 Mei 2017 | 09:50 WIB

Di Lokasi Perang, WNI Irak Kirim Pesan ke Jokowi Jaga Pancasila

Di Lokasi Perang, WNI Irak Kirim Pesan ke Jokowi Jaga Pancasila

News | Jum'at, 12 Mei 2017 | 15:24 WIB

Yusril: Pemerintah Bisa Terkesan Tak Bersahabat Dengan Islam

Yusril: Pemerintah Bisa Terkesan Tak Bersahabat Dengan Islam

News | Selasa, 09 Mei 2017 | 06:00 WIB

Terkini

OJK Bongkar 3 Skandal Besar, Saham BOGA dan PANR Digoreng Habis-habisan

OJK Bongkar 3 Skandal Besar, Saham BOGA dan PANR Digoreng Habis-habisan

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 07:51 WIB

4 Sleeping Moisturizer Atasi Kulit yang Kering dan Kemerahan Hanya Semalam

4 Sleeping Moisturizer Atasi Kulit yang Kering dan Kemerahan Hanya Semalam

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 07:50 WIB

MARK Siapkan Dana Rp75 Miliar untuk Bagi-bagi Dividen Ini Jadwalnya

MARK Siapkan Dana Rp75 Miliar untuk Bagi-bagi Dividen Ini Jadwalnya

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 07:48 WIB

KontraS Aceh Kecam Penembakan Warga Saat Maulid di Pidie, Desak Investigasi Independen!

KontraS Aceh Kecam Penembakan Warga Saat Maulid di Pidie, Desak Investigasi Independen!

News | Kamis, 05 November 2026 | 07:44 WIB

Cara Transfer File dari HP Lama ke HP Baru dengan Cepat dan Praktis

Cara Transfer File dari HP Lama ke HP Baru dengan Cepat dan Praktis

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 07:44 WIB

Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta

Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta

Surakarta | Kamis, 05 November 2026 | 07:44 WIB

Beli HP 5G Rp3,5 Juta Ini Dilengkapi Internet Unlimited Selama 2 Tahun

Beli HP 5G Rp3,5 Juta Ini Dilengkapi Internet Unlimited Selama 2 Tahun

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 07:40 WIB

Apa Itu Makar? Ramai Dibahas Dalam Kasus Penyadapan Prabowo yang Menyeret Eks Kapolri Listyo Sigit

Apa Itu Makar? Ramai Dibahas Dalam Kasus Penyadapan Prabowo yang Menyeret Eks Kapolri Listyo Sigit

News | Kamis, 05 November 2026 | 07:33 WIB

Jokowi akan Tunjukkan Ijazah SD hingga Sarjana UGM di Sidang Roy Suryo Hari Ini!

Jokowi akan Tunjukkan Ijazah SD hingga Sarjana UGM di Sidang Roy Suryo Hari Ini!

News | Kamis, 05 November 2026 | 07:31 WIB

Kritik Pemerintah Tak Berarti Ngebet Ganti Presiden: Salah Kaprah Demokrasi

Kritik Pemerintah Tak Berarti Ngebet Ganti Presiden: Salah Kaprah Demokrasi

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 07:20 WIB

×