Jokowi: Indonesia Jadi Negara Barbar Kalau Biarkan Persekusi

Reza Gunadha, Erick Tanjung

Sabtu, 03 Juni 2017 | 17:28 WIB
Jokowi: Indonesia Jadi Negara Barbar Kalau Biarkan Persekusi
Presiden Jokowi memimpin Upacara Hari Kelahiran Pancasila, di Jakarta, Kamis (1/6/2017). [Foto Biro Pers Istana]

Suara.com - Presiden RI Joko Widodo menegaskan, aksi persekusi yang dilakukan individu, organisasi massa atau kelompok tertentu merupakan perbuatan melawan hukum.

Persekusi adalah pemburuan sewenang-wenang terhadap seorang atau sejumlah warga dan disakiti. Dalam kasus-kasus yang terungkap, persekusi banyak dilakukan organisasi atau sekelompok orang intoleran terhadap pengguna media sosial yang dianggap menghina ulama.

"Sangat berlawanan dengan azas-azas hukum negara, jadi perorangan maupun kelompok-kelompok, maupun organisasi apa pun, tidak boleh main hakim sendiri, tidak boleh," kata Jokowi setelah menyampaikan sambutan di Universitas Muhammadiyah Malang, Sabtu (3/5/2017).

Terlebih lagi, aksi persekusi itu mengatasnamakan penegakan hukum. "Tidak ada, tidak boleh dan tidak ada. Kita bisa menjadi negara barbar kalau hal seperti ini dibiarkan," ujar dia.

Dia menjelaskan, sudah memerintahkan Kapolri untuk menindak tegas pelaku persekusi.

Oleh karenanya, Jokowi meminta kepada siapapun, baik individu, kelompok maupun organisasi masyarakat dari kelompok manapun untuk segera menghentikan aksi persekusi.

"Hentikan dan semuanya  serahkan persoalan-persoalan yang akan datang itu kepada aparat hukum, kepada Kepolisian," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Presiden Jokowi: Saya Selalu Dituduh Melindungi PKI

Presiden Jokowi: Saya Selalu Dituduh Melindungi PKI

News | Sabtu, 03 Juni 2017 | 16:09 WIB

DPR: Aksi Persekusi adalah Terorisme Gaya Baru

DPR: Aksi Persekusi adalah Terorisme Gaya Baru

News | Sabtu, 03 Juni 2017 | 15:33 WIB

Jokowi Ingatkan Bangsa Indonesia Tak Saling Hujat dan Sebar Hoax

Jokowi Ingatkan Bangsa Indonesia Tak Saling Hujat dan Sebar Hoax

News | Sabtu, 03 Juni 2017 | 14:21 WIB

Polri: Intoleransi Adalah Akar Dari Terorisme

Polri: Intoleransi Adalah Akar Dari Terorisme

News | Sabtu, 03 Juni 2017 | 13:01 WIB

Pagi Ini, Jokowi Resmikan SMA Negeri Taruna Nala di Malang

Pagi Ini, Jokowi Resmikan SMA Negeri Taruna Nala di Malang

News | Sabtu, 03 Juni 2017 | 10:53 WIB

5 Berita Terpopuler 2 Juni 2017: Dari Amien Rais Sampai Persekusi

5 Berita Terpopuler 2 Juni 2017: Dari Amien Rais Sampai Persekusi

News | Sabtu, 03 Juni 2017 | 09:38 WIB

Presiden Jokowi Lakukan Kunjungan Kerja ke Malang

Presiden Jokowi Lakukan Kunjungan Kerja ke Malang

News | Sabtu, 03 Juni 2017 | 08:16 WIB

Marak Persekusi, Polri Imbau Masyarakat Bijak Gunakan Medsos

Marak Persekusi, Polri Imbau Masyarakat Bijak Gunakan Medsos

News | Sabtu, 03 Juni 2017 | 04:12 WIB

Kapolri Copot Anggotanya Jika Takut Tindak Tegas Pelaku Persekusi

Kapolri Copot Anggotanya Jika Takut Tindak Tegas Pelaku Persekusi

News | Sabtu, 03 Juni 2017 | 01:28 WIB

Begini Cara Polisi Antisipasi Tindakan Persekusi

Begini Cara Polisi Antisipasi Tindakan Persekusi

News | Jum'at, 02 Juni 2017 | 21:57 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×