Kemdikbud Bantah Hapus Pendidikan Agama di Sekolah

Yazir Farouk

Rabu, 14 Juni 2017 | 07:14 WIB
Kemdikbud Bantah Hapus Pendidikan Agama di Sekolah
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy [Kemendikbud]

Suara.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) membantah bakal menghapus pendidikan agama di sekolah. Justru, Kemdikbud mengklaim pendidikan agama akan diperkuat melalui ekstrakurikuler.

"Upaya untuk meniadakan pendidikan agama itu tidak ada di dalam agenda reformasi sekolah sesuai arahan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud)," kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat (Ka BKLM), Ari Santoso, dalam siaran pers yang diterima Antara di Jakarta, Rabu (14/6/2017).

Ari mengatakan, Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017, sekolah dapat bekerja sama dengan lembaga pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan karakter utama religiusitas atau keagamaan. Dia mencontohkan seperti yang dilakukan di Kabupaten Siak. Di sana, siswa sekolah sampai pukul 12.00 WIB kemudian dilanjutkan belajar agama bersama ustadz. Siswa diberi makan siang yang dananya diambil dari APBD.

"Kemudian Mendikbud menyampaikan pola yang diterapkan Kabupaten Pasuruan. Seusai sekolah, siswa belajar agama di madrasah diniyah. Hal itu sesuai dengan pasal 5 ayat 6 dan ayat 7 Permendikbud tentang Hari Sekolah yang mendorong penguatan karakter religius melalui kegiatan ekstrakurikuler." Termasuk di dalamnya kegiatan di madrasah diniyah, pesantren kilat, ceramah keagamaan, retreat, katekisasi, baca tulis Al Quran dan kitab suci lainnya.

Sebelumnya, wacana yang dikeluarkan Mendikbud Muhadjir Effendy mengagetkan anggota Komisi X DPR RI. Pendidikan agama akan diberikan kepada siswa di luar kelas.

Masing-masing sekolah bisa mengajak siswa belajar di masjid, pura, atau gereja. Pihak sekolah juga bisa mendatangkan guru-guru TPA ke sekolah. Dengan begitu, pendidikan agama di dalam kelas tak diperlukan lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mendikbud: SMK Jangan Sembarangan Buka Program Studi Baru

Mendikbud: SMK Jangan Sembarangan Buka Program Studi Baru

News | Sabtu, 15 April 2017 | 03:10 WIB

Mendikbud Kecewa Maraknya Isu SARA dalam Pilgub DKI Jakarta

Mendikbud Kecewa Maraknya Isu SARA dalam Pilgub DKI Jakarta

News | Rabu, 29 Maret 2017 | 22:10 WIB

Mendikbud Janji Jadikan Festival Milad Istiqlal Ajang Tahunan

Mendikbud Janji Jadikan Festival Milad Istiqlal Ajang Tahunan

News | Rabu, 22 Februari 2017 | 23:51 WIB

Bahas Pendidikan Agama, Presiden Jokowi Panggil 3 Menteri

Bahas Pendidikan Agama, Presiden Jokowi Panggil 3 Menteri

News | Selasa, 17 Januari 2017 | 14:19 WIB

Tangkal Radikalisme, Pemerintah Perbaiki Pelajaran Agama

Tangkal Radikalisme, Pemerintah Perbaiki Pelajaran Agama

News | Rabu, 14 September 2016 | 21:19 WIB

Anggota DPR: Berlebihan Bila Buku PAI Disebut Berisi Ajaran ISIS

Anggota DPR: Berlebihan Bila Buku PAI Disebut Berisi Ajaran ISIS

News | Senin, 23 Maret 2015 | 08:31 WIB

Terkini

SBY Singgung Faktor Kegagalan Bangsa: Kelola Negara Butuh Kerja Sama

SBY Singgung Faktor Kegagalan Bangsa: Kelola Negara Butuh Kerja Sama

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit

Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit

Jogja | Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:57 WIB

Polda Jatim dan BNNP Gerebek Kampung Kunti, 19 Pria Diamankan!

Polda Jatim dan BNNP Gerebek Kampung Kunti, 19 Pria Diamankan!

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:56 WIB

Samjin Company English Class: Perjuangan Naik Jabatan yang Tidak Biasa

Samjin Company English Class: Perjuangan Naik Jabatan yang Tidak Biasa

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Pemprov Jabar Siapkan Pusat Komando Darurat di Cirebon dan Purwakarta, Ada Apa?

Pemprov Jabar Siapkan Pusat Komando Darurat di Cirebon dan Purwakarta, Ada Apa?

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:49 WIB

Kemensos Siapkan Program Pemberdayaan untuk 2,7 Juta Penerima Bansos Berusia Produktif

Kemensos Siapkan Program Pemberdayaan untuk 2,7 Juta Penerima Bansos Berusia Produktif

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:46 WIB

CORE Indonesia Sebut Pertumbuhan Ekonomi 8% Mustahil Tercapai

CORE Indonesia Sebut Pertumbuhan Ekonomi 8% Mustahil Tercapai

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:46 WIB

Foundation Wardah untuk Kulit Kuning Langsat No Berapa? Ini Pilihan Shade Terbaik

Foundation Wardah untuk Kulit Kuning Langsat No Berapa? Ini Pilihan Shade Terbaik

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Mauresmo Hinoke Bersinar di Belanda, Mengapa Tak Bisa Membela Timnas Indonesia?

Mauresmo Hinoke Bersinar di Belanda, Mengapa Tak Bisa Membela Timnas Indonesia?

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:44 WIB

Dinkes DKI Buru Puluhan Ribu Kasus TBC 'Tersembunyi' di Jakarta, Hadapi Tantangan Stigma Warga

Dinkes DKI Buru Puluhan Ribu Kasus TBC 'Tersembunyi' di Jakarta, Hadapi Tantangan Stigma Warga

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:43 WIB

×