Array

Anggota DPR: Berlebihan Bila Buku PAI Disebut Berisi Ajaran ISIS

Senin, 23 Maret 2015 | 08:31 WIB
Anggota DPR: Berlebihan Bila Buku PAI Disebut Berisi Ajaran ISIS
Buku Pendidikan Agama Islam yang disebut berisi ajaran radikal. [Suara.com/Yovie Wicaksono]

Suara.com - Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Reni Marlinawati, berharap Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam penyusunan buku pelajaran memperhatikan aspek keindonesiaan. Selain itu menurutnya, pihak berwenang juga harus menghindari hal-hal yang menimbulkan polemik di publik. Namun begitu, dia menilai bahwa berlebihan bila buku ini disebut berisi ajaran ISIS.

Hal itu dikatakan Reni melalui pernyataannya di Jakarta, Senin (23/3/2015), sebagai tanggapan atas buku pelajaran "Pendidikan Agam Islam dan Budi Pekerti untuk SMA kelas XI" karya Mustahadi dan Mustakim, terbitan Pusat Kurikulum Perbukuan, Balitbang Kemendikbud. Seperti diketahui, buku Pendidikan Agama Islam (PAI) itu menimbulkan polemik dan dinilai mengajarkan kekerasan.

"Saya sudah membaca buku tersebut. Memang tampak sekilas ada bagian-bagian di dalam buku tersebut yang tampak mengejutkan, khususnya di bagian 'Islam Masa Modern,'" tutur Reni.

Reni menjelaskan, seperti misalnya di halaman 168 yang menjelaskan soal gerakan salaf. Di situ disebutkan dengan ciri di antaranya "memerangi orang-orang yang menyimpang dari aqidah kaum salaf seperti kemusyrikan, khurafat, bida'ah, taqlid dan tawassul". Sementara di bagian lainnya, di halaman 170, menjelaskan bahwa tokoh-tokoh pembaharu dalam Islam yakni Muhammad bin Abdul Wahab (pendiri kelompok Wahabi), disebutkan pendapatnya di antaranya "menyebut nama nabi, syekh atau malaikat sebagai perantara dalam doa juga merupakan syirik".

Isi buku di halaman 168 dan 170 itu, menurut Reni pula, sebenarnya menjelaskan soal ciri khas kelompok salaf dan pendapat Muhammad Abdul Wahab (pendiri Wahabi). Memang menurutnya, jika hanya membaca penggalan dari poin-poin tersebut, seolah isi buku ini menganjurkan kekerasan dan sikap intoleran.

"Padahal, dalam hemat saya, buku ini tidaklah menganjurkan hal tersebut," katanya lagi. "Karena di bagian lainnya, terdapat bab 'Toleransi sebagai alat pemersatu bangsa'," sambungnya.

Lebih jauh, Reni menilai bahwa berlebihan bila buku ini disebut berisi ajaran ISIS.

"Bagi saya, itu tudingan sensasional yang bermotif 'ngepop' saja. Karena memang saat ini isu ISIS lagi 'booming,'" katanya.

"Sebaiknya, kita menghindari dari hal-hal yang membuat kegaduhan yang jauh dari hal-hal substanstif," ujarnya pula.

Hanya saja, kata Reni, ada yang kurang dalam buku ini, khususnya di bagian "Islam Masa Modern". Bab ini tampak kurang lengkap dengan tidak menampilkan tokoh-tokoh pembaharu Islam dari Indonesia, di antaranya KH Ahmad Dahlan, KH Hasyim Asyari, Buya Hamka, M Natsir, Nurcholis Madjid (Cak Nur), maupun KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

"Ke depan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam pembuatan buku-buku ajar agar memperhatikan aspek keindonesiaan, serta menghindari dari hal-hal yang menimbulkan polemik di tengah publik," tandasnya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI