Kapolri Sebut Banyak Saksi Kasus Novel Takut

Pebriansyah Ariefana, Nikolaus Tolen

Senin, 19 Juni 2017 | 19:58 WIB
Kapolri Sebut Banyak Saksi Kasus Novel Takut
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menyambangi KPK, di Jakarta Senin (19/6). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian mengatakan kepolisian sudah menemukan saksi penting dalam membantu pengungkapan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. Jumlah saksi yang pasti mau bersaksi baru 1 orang.

Kata dia, ada saksi yang sebenarnya melihat kejadian. Tapi tidak mau menceritakannya karena sejumlah alasan.

"Saksi ini baru didapatkan sekarang karena banyak juga yang tertutup. Mungkin mereka takut. Saya sering menangani tetutama yang berhubungan dengan tindak pidana kekerasan. Saksi pun kadang takut muncul. Nanti kalau mereka muncul menjadi taget juga, misalnya. Apalagi kasus-kasus yang berkaitan denagan teror, pembunuhan, dan lain-lain," kata Tito di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (19/6/2017).

Kata dia, yang berani untuk menjadi saksi dalam kasus ekstrem seperti itu hanyalah yang berhubungan keluarga dengan korban. Itu pun karena peduli dengan anggota keluarga yang menjadi korbannya.

"Tapi kalau kalangan non keluarga belum tentu semua peduli. Apalagi kalau (mereka berpendapat) 'it is not my business', itu bukna urusan saya. 'Why i should take a risk?' Mengapa saya harus mengambil resiko?" kata Tito.

Karena begitu sulit mendapatkan saksi yang mau berbicara, mantan Kapolda Metro Jaya tersebut pun mengapresiasi kinerja tim penyidik yang terus berusaha. Dia pun mengapresiasi keberanian saksi yang tidak disebutkan namanya tersebut.

Sebagai bentuk penghargaan terhadap saksi, Polri sudah memberikan kenyamanan penuh dengan menjaganya setiap waktu.

"Tapi untuk keselamatan yang bersangkutan, kami tidak bisa sampaikan siapa itu? Saksi tersebut kini berada di bawah pengamanan kepolisian. Dia berada di rumahnya. Tapi saya sudah perintahkan kepolisian setempat untuk mengamankannya," katanya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapolri Jelaskan Efek Pernyataan Novel Soal Jenderal Jika Salah

Kapolri Jelaskan Efek Pernyataan Novel Soal Jenderal Jika Salah

News | Senin, 19 Juni 2017 | 19:33 WIB

Polri Tawarkan KPK Bentuk Tim Bersama Ungkap Kasus Novel

Polri Tawarkan KPK Bentuk Tim Bersama Ungkap Kasus Novel

News | Senin, 19 Juni 2017 | 19:26 WIB

Kapolri Ungkap Temuan Baru Kasus Penyerangan Novel

Kapolri Ungkap Temuan Baru Kasus Penyerangan Novel

News | Senin, 19 Juni 2017 | 18:08 WIB

Jenderal Tito Sambangi KPK

Jenderal Tito Sambangi KPK

Foto | Senin, 19 Juni 2017 | 17:46 WIB

Kapolri: 2 Terduga Teroris Bima Akan Serang Polsek Woha

Kapolri: 2 Terduga Teroris Bima Akan Serang Polsek Woha

News | Senin, 19 Juni 2017 | 14:34 WIB

Saat Ini, Tito dan Iriawan Bertemu Pimpinan KPK

Saat Ini, Tito dan Iriawan Bertemu Pimpinan KPK

News | Senin, 19 Juni 2017 | 14:19 WIB

Jenderal Diduga Terlibat Kasus Novel, Tito ke KPK Siang Ini

Jenderal Diduga Terlibat Kasus Novel, Tito ke KPK Siang Ini

News | Senin, 19 Juni 2017 | 12:37 WIB

Bahas Kasus Novel, Pimpinan KPK-Polri Bertemu Siang Ini

Bahas Kasus Novel, Pimpinan KPK-Polri Bertemu Siang Ini

News | Senin, 19 Juni 2017 | 11:43 WIB

5 Berita Terpopuler 18 Juni 2017: Mulai Novel Hingga Teguran KPI

5 Berita Terpopuler 18 Juni 2017: Mulai Novel Hingga Teguran KPI

News | Senin, 19 Juni 2017 | 07:54 WIB

Terkini

Kekalahan dari Persib Jadi Sinyal Keras, Shin Tae-yong Beberkan Masalah Utama Persija

Kekalahan dari Persib Jadi Sinyal Keras, Shin Tae-yong Beberkan Masalah Utama Persija

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:55 WIB

Disuruh Jajan demi Selamatkan Negara? Dompet Kita: Giliran Gue Lagi?

Disuruh Jajan demi Selamatkan Negara? Dompet Kita: Giliran Gue Lagi?

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:52 WIB

Klub Mees Hilgers Punya Masalah Besar, Eks Pelatih MU Dituding Jadi Biang Kerok

Klub Mees Hilgers Punya Masalah Besar, Eks Pelatih MU Dituding Jadi Biang Kerok

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:51 WIB

9 Sunscreen untuk Memudarkan Flek Hitam dan Bekas Jerawat, Mudah Dibeli Online

9 Sunscreen untuk Memudarkan Flek Hitam dan Bekas Jerawat, Mudah Dibeli Online

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:46 WIB

Gus Ipul Tekankan Tiga Prioritas Pengelolaan Sekolah Rakyat

Gus Ipul Tekankan Tiga Prioritas Pengelolaan Sekolah Rakyat

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:46 WIB

Malaysia Perketat Keamanan Bandara Usai Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Ekstasi ke Jakarta

Malaysia Perketat Keamanan Bandara Usai Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Ekstasi ke Jakarta

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:41 WIB

Tito Minta 16 Kementerian/Lembaga Percepat Eksekusi Program Rehab-Rekon Pascabencana di Sumatera

Tito Minta 16 Kementerian/Lembaga Percepat Eksekusi Program Rehab-Rekon Pascabencana di Sumatera

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:40 WIB

Rilis Surfin' Boy, Red Velvet Warnai Musim Panas dengan Suasana Romantis

Rilis Surfin' Boy, Red Velvet Warnai Musim Panas dengan Suasana Romantis

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:40 WIB

Gus Ipul Bantah Isu Rebutan Tambang Jelang Muktamar NU: Itu Fitnah dan Jauh dari Fakta

Gus Ipul Bantah Isu Rebutan Tambang Jelang Muktamar NU: Itu Fitnah dan Jauh dari Fakta

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:37 WIB

Diberhentikan Sementara sebagai Jaksa, Febrie Adriansyah Masih Terima 50 Persen Gaji Pokok

Diberhentikan Sementara sebagai Jaksa, Febrie Adriansyah Masih Terima 50 Persen Gaji Pokok

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:33 WIB

×