Penerbangan di Bandara Pekanbaru Terhambat 2 Jam karena Banjir

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 23 Juni 2017 | 17:47 WIB
Penerbangan di Bandara Pekanbaru Terhambat 2 Jam karena Banjir
Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, Kamis (3/9). (Antara)

Suara.com - Dua penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim II Kota Pekanbaru sempat terkendala selama dua jam akibat banjir yang melanda Ibu Kota Provinsi Riau itu sejak Jumat (23/6/2017) pagi tadi.

"Garuda dan Lion terlambat terbang dua jam karena banjir," kata kata General Manager PT Angkasa Pura II Cabang Bandara Sultan Syarif Kasim II, Jaya Tahoma Sirait kepada Antara di Pekanbaru, Jumat sore.

Jaya menjelaskan keterlambatan keberangkatan ini dikarenakan para pilot dan awak kabin dua pesawat kesulitan menuju Bandara. Akibatnya, pesawat tidak bisa berangkat sesuai jadwal biasa.

"Bagaimana mau berangkat sesuai jadwal karena pilot dan crew tertahan akibat banjir," ujarnya.

Ia merinci seharusnya sesuai jadwal dua penerbangan pertama asal SSK II Pekanbaru Jumat pagi yakni lion berangkat pukul 06.25 WIB dan Garuda 06.55 WIB. Namun karena gangguan bajir katanya lagi mereka berangkat 08.30 dan 09.00 WIB.

Selain itu para penumpang pesawat juga ada yang tertahan dan terlambat datang ke bandara akibat banjir tersebut.

"Malah pesawat Lion dan City Link yang tiba pertama dari Jakarta di SSK II jadi bisa berangkat duluan dibandingkan pesawat pertama asal Pekanbaru karena pilot dan crewnya tak ada," ujarnya membandingkan.

Namun demikian sebutnya setelah dua jam kemudian dua penerbangan tersebut bisa kembali berangkat setelah pilot dan crew tiba demikian juga penumpang. Sebelumnya diberitakan Kota Pekanbaru pada Jumat pagi hingga pukul 10.00 WIB telah dikepung banjir akibat curah hujan.

Banjir dipicu oleh hujan deras yang terjadi sejak Jumat dini hari hingga pagi. Kondisi cuaca diperparah dengan buruknya sistem drainase dan tumpukan sampah, telah mengakibatkan genangan air terlihat cukup tinggi di daerah yang landai.

baca juga

Penyumbatan drenase oleh sedimen dan sampah sehingga air meluap dan menggenangi beberapa ruas jalan bahkan pemukiman.

Ketinggian air hingga setengah meter menggenangi Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Hotel Grand Central dan RS Awal Bros. Bahkan, air sampai memenuhi ruang bawah tanah hotel yang biasa digunakan untuk parkir.

Kondisi serupa juga terjadi di Jalan Puyuh, tak jauh dari RS Syafira dan area permukiman di belakang Gudang Bulog Divre Riau.

Sejumlah polisi berada di lokasi banjir untuk mengalihkan arus lalu lintas agar tidak ada kendaraan yang mogok akibat terjebak banjir.

Banjir juga menggenangi ruas Jalan Arifin Achmad dan membuat kendaraan dari arah Bandara ke Panam mengambil jalur lainnya di jalan dua jalur tersebut. Kondisi banjir juga melanda daerah permukiman padat di daerah Panam, yang sudah terlihat dari Jalan HR Soebrantas.

"Kendaraan dialihkan dari Jalan Jenderal Sudirman, saya memutar lewat Jalan Paus banjir juga. Semua jalan-jalan menuju Bandara banjir," kata seorang warga Hariyanto (65). (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penjualan Daun Ketupat

Penjualan Daun Ketupat

Foto | Jum'at, 23 Juni 2017 | 17:26 WIB

Jelang Puncak Arus Mudik, Pertamina Pastikan Penyaluran Lancar

Jelang Puncak Arus Mudik, Pertamina Pastikan Penyaluran Lancar

Bisnis | Jum'at, 23 Juni 2017 | 15:47 WIB

Resep Kue Nastar Ini Cocok untuk Penderita Diabetes

Resep Kue Nastar Ini Cocok untuk Penderita Diabetes

Lifestyle | Jum'at, 23 Juni 2017 | 15:38 WIB

Mudik Penyandang Disabilitas

Mudik Penyandang Disabilitas

Foto | Jum'at, 23 Juni 2017 | 15:28 WIB

Anji Diungkit Lagi soal Menghamili Sheila Marcia

Anji Diungkit Lagi soal Menghamili Sheila Marcia

Entertainment | Jum'at, 23 Juni 2017 | 16:07 WIB

Target Pemudik Pelabuhan Merak 2017

Target Pemudik Pelabuhan Merak 2017

Foto | Jum'at, 23 Juni 2017 | 14:37 WIB

Gay dan Lesbian Turki akan Demonstrasi saat Lebaran

Gay dan Lesbian Turki akan Demonstrasi saat Lebaran

News | Jum'at, 23 Juni 2017 | 14:28 WIB

Duka Penyandang Disabilitas Mudik Saat Ban Bus Meletus di Jalan

Duka Penyandang Disabilitas Mudik Saat Ban Bus Meletus di Jalan

News | Jum'at, 23 Juni 2017 | 14:10 WIB

Ibu Kota Jakarta Mulai Lengang

Ibu Kota Jakarta Mulai Lengang

Foto | Jum'at, 23 Juni 2017 | 14:06 WIB

Terkini

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:36 WIB

×