DPR Sebut Pola Taktik dan Strategi Teroris Kini Sudah Berubah

Adhitya Himawan

Jum'at, 07 Juli 2017 | 08:50 WIB
DPR Sebut Pola Taktik dan Strategi Teroris Kini Sudah Berubah
Anggota Komisi I DPR, TB Hasanuddin. [DPR RI]

Wakil Ketua Komisi I DPR TB Hasanuddin menilai semua pihak perlu memiliki kewaspadaan tinggi untuk menghadapi perubahan taktik dan strategi para pelaku teror. Perubahan ini terjadi dari sebelumnya terstruktur atau terorganisasi menjadi gerakan inisiatif perorangan.

"Dapat disimpulkan bahwa strategi yang dilakukan teroris di Indonesia saat ini sudah berubah, dari terstruktur atau teroganisasi menjadi nonorganisasi atau gerakan inisiatif perorangan di wilayah masing-masing sesuai dengan kemampuannya. Targetnya tetap membuat kerugian terhadap aparat keamanan yang dianggap 'thogut'," kata TB Hasanuddin di Jakarta, Jumat (7/7/2017).

Dia menjelaskan beberapa kasus gerakan teroris atas inisiatif individu seperti bom panci di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur pada 24 Mei 2017; penyerangan Mapolda Sumut pada 25 Juni 2017 yang menewaskan satu anggota polisi; dan penusukan dua anggota polisi di Masjid Falatehan, Kebayoran Baru pada 30 Juni 2017.

Menurut dia, gerakan-gerakan itu bisa jadi sudah tersebar di banyak titik, yang sewaktu-waktu dapat muncul atau bergabung bersama.

"Ini adalah bentuk kegagalan deradikalisasi di dalam negeri, maupun upaya menyaring dan mengawasi mereka yang baru kembali dalam pertempuran di Irak dan Suriah," ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan pola gerak teroris dalam melakukan perlawanan sekarang ini memang seadanya, yaitu bisa dengan menggunakan sangkur, pisau dan panah.

Namun menurut dia, tujuannya untuk merebut senjata aparat keamanan, seperi modus teroris yang terungkap saat penyerangan di Mapolda Sumut dan Masjid Falatehan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

"Setelah senjata aparat keamanan berhasil direbut mereka, pelaku teror itu akan melakukan gerilya kota, menembak 'hit and run'," ujarnya.

Dia menilai tidak mustahil setelah beberapa pucuk senjata direbut, para teroris melakukan penyerbuan terbatas terhadap pos keamanan tertentu.

baca juga

Karena itu dia menilai pemerintah harus benar-benar mampu mengorganisir kekuatan yang dimiliki untuk menghadapi teroris karena saat ini tidak bisa lagi dihadapi dengan hanya mengerahkan dua sampai tiga elemen saja namun harus mengorganisir seluruh komponen bangsa termasuk pemimpin non-formal.

"Catatan lainnya adalah pemerintah harus menertibkan akun-akun di sosial media yang kerap melakukan provokasi dan menyebarkan ujian kebencian," katanya.

Hal itu menurut dia karena mencermati dari aksi penikaman dua polisi di Masjid Falatehan yang dilakukan Mulyadi, ternyata pelaku bukan jaringan teroris ISIS namun tindakan Mulyadi dilakukan karena terkoptasi dengan postingan kelompok pro ISIS di sosial media. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Singapura Deportasi PRT Indonesia karena Diduga Terafiliasi ISIS

Singapura Deportasi PRT Indonesia karena Diduga Terafiliasi ISIS

News | Rabu, 05 Juli 2017 | 16:47 WIB

Studi: Arab Saudi Paling Banyak Sumbang Teroris

Studi: Arab Saudi Paling Banyak Sumbang Teroris

News | Rabu, 05 Juli 2017 | 16:35 WIB

Ada 'Surat Kaleng' untuk Kyai Cirebon di Ledakan KUA Sidareja

Ada 'Surat Kaleng' untuk Kyai Cirebon di Ledakan KUA Sidareja

News | Rabu, 05 Juli 2017 | 12:13 WIB

Polisi Latihan Silat untuk Lawan Teroris, Ini Keunggulannya

Polisi Latihan Silat untuk Lawan Teroris, Ini Keunggulannya

News | Selasa, 04 Juli 2017 | 23:30 WIB

Dua Brimob Korban Teroris Masih Makan Lewat Selang Infus

Dua Brimob Korban Teroris Masih Makan Lewat Selang Infus

News | Selasa, 04 Juli 2017 | 15:20 WIB

Mendagri Minta Pemda Ikut Pantau WNI yang Pulang dari Suriah

Mendagri Minta Pemda Ikut Pantau WNI yang Pulang dari Suriah

News | Selasa, 04 Juli 2017 | 06:20 WIB

BNPT Pastikan Pantau Gerak-Gerik WNI Alumni Suriah

BNPT Pastikan Pantau Gerak-Gerik WNI Alumni Suriah

News | Senin, 03 Juli 2017 | 14:48 WIB

Mulyadi, Penikam Dua Brimob, Sebut ISIS Baik

Mulyadi, Penikam Dua Brimob, Sebut ISIS Baik

News | Senin, 03 Juli 2017 | 11:18 WIB

Penikam 2 Brimob di Masjid Falatehan Dipastikan Simpatisan ISIS

Penikam 2 Brimob di Masjid Falatehan Dipastikan Simpatisan ISIS

News | Minggu, 02 Juli 2017 | 22:37 WIB

Penikam 2 Brimob Aktif di Komunitas Radikal Media Sosial

Penikam 2 Brimob Aktif di Komunitas Radikal Media Sosial

News | Minggu, 02 Juli 2017 | 15:11 WIB

Terkini

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:18 WIB

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB