Dalam KTT G20, Presiden Jokowi Puji Peran NU dan Muhammadiyah

Adhitya Himawan, Erick Tanjung

Sabtu, 08 Juli 2017 | 07:18 WIB
Dalam KTT G20, Presiden Jokowi Puji Peran NU dan Muhammadiyah
Presiden Jokowi bersama sejumlah pemimpin negara di KTT G20 Jerman. [Foto Laily Rachev - Biro Pers Setpres]

Presiden Joko Widodo mendorong peran negara-negara anggota G20 untuk tidak tinggal diam dan bersatu dalam memerangi terorisme. Hal tersebut disampaikan Presiden dalam KTT G20 Leaders’ Retreat sesi I mengenai terorisme di Hamburg Messe Und Congress, Jumat (7/7/2017).

“Apakah kita menyerah kepada teror? Apakah kita akan tetap diam? Kita tidak boleh menyerah, kita tidak boleh tinggal diam, kita harus bersatu untuk memerangi ancaman terorisme,” tegas Presiden dalam sambutannya.

Presiden menegaskan, pendekatan yang seimbang antara soft power dan hard power masih merupakan solusi ampuh dalam pemberantasan aksi terorisme. Program deradikalisasi yang dilakukan di Indonesia terbukti dapat menurunkan tingkat keinginan para mantan teroris untuk mengulang aksinya kembali.

“Sejarah telah mengajarkan kita bahwa senjata dan kekuatan militer tidak bisa memberantas terorisme. Pikiran sesat hanya bisa dikoreksi dengan cara berpikir yang benar. Untuk itu pendekatan soft power berupa deradikalisasi dapat terus dilanjutkan,” kata Presiden.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi juga mengangkat kasus Marawi, sebuah kota di Filipina yang kini dikuasai oleh jaringan kelompok ISIS. Hal ini membuat warga setempat harus terpaksa menjadi pengungsi.

“Kasus Marawi merupakan panggilan untuk kita semua bahwa jaringan ISIS kini telah menyebar dan afiliasi dengan teroris lokal terus terjadi,” ungkap Presiden.

Sebagai upaya pencaian solusi terhadap Marawi, Presiden Jokowi juga menyampaikan bahwa dengan inisiatif Indonesia, perundingan trilateral antara Indonesia-Malaysia-Filipina telah dilaksanakan. Ke depan, ASEAN juga akan bekerja sama dengan Australia dalam pemberantasan terorisme di kawasan.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi juga menyampaikan beberapa pandangannya dalam upaya memberantas ancaman terorisme. Yang pertama adalah himbauan kepada G20 untuk meningkatkan pengawasan terhadap aliran dana kepada jaringan kelompok radikal dan teroris. Untuk itu, Indonesia mengapresiasi dukungan para negara G20 terhadap proses keanggotaan Indonesia dalam FATF (the Financial Action Task Force).

baca juga

“Yang kedua adalah dengan kemampuan teknolgi informasi, G20 harus menjadi kekuatan pendorong dalam penyebaran kontra-naratif dengan penekanan pada gerakan moderasi dan penyebaran nilai-nilai damai dan toleran,” ujar Presiden.

Presiden Jokowi juga mendorong negara G20 untuk menjadi kekuatan pendorong dalam upaya mencarikan solusi akar masalah yang timbul akibat dari ketidaksetaraan dan ketidakadilan dengan memperkuat pemberdayaan ekonomi yang inklusif.

Adapun hal keempat yang disampaikan Presiden sebagai upaya memerangi terorisme adalah negara G20 agar dapat mengembangkan kerja sama dalam bidang pertukaran intelijen, penanganan FTF (foreign terrorist fighters), dan pengembangan capacity building.

Di akhir sambutannya, Presiden Jokowi juga menyampaikan bagaimana Indonesia menangani masalah terorisme dengan program deradikalisasi. Dengan progam ini, Presiden mengatakan bahwa hanya 3 dari 560 mantan aktor teroris, atau hanya 0,53 persen yang berkeinginan melakukan aksi terorisme kembali. Pemerintah Indonesia juga telah merekrut para pengguna akun sosial media berpengaruh untuk menyebarkan pesan perdamaian.

“Dua organisasi Islam terbesar di Indonesia, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama juga berperan penting dalam menyebarkan perdamaian dan ajaran Islam yang toleran,” ujarnya lebih lanjut.

Di akhir sambutannya, Presiden menegaskan bahwa Indonesia adalah sebuah negara majemuk.

"Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia. Indonesia juga merupakan negara demokrasi terbesar ketiga di dunia," ucapnya.

Dengan posisi yang unik dan strategis ini, ucap Presiden, Indonesia berkomitmen untuk menjadi bagian dari upaya global untuk memberantas terorisme serta menyebarkan perdamaian dan toleransi.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam sesi I tersebut adalah Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Kepala BKPM Thomas Lembong.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Ajak Negara Sahabat Kerjasama Hadapi Terorisme

Jokowi Ajak Negara Sahabat Kerjasama Hadapi Terorisme

News | Sabtu, 08 Juli 2017 | 07:07 WIB

Di KTT G20, Jokowi Bahas Perdagangan dan Pertumbuhan Global

Di KTT G20, Jokowi Bahas Perdagangan dan Pertumbuhan Global

Bisnis | Sabtu, 08 Juli 2017 | 07:00 WIB

Lewat Vlog, Inilah Penampilan Presiden Jokowi dan PM Turnbull

Lewat Vlog, Inilah Penampilan Presiden Jokowi dan PM Turnbull

Tekno | Sabtu, 08 Juli 2017 | 06:51 WIB

Hadiri KTT G-20, Jokowi Kembali Bersua Dengan Malcolm Turnbull

Hadiri KTT G-20, Jokowi Kembali Bersua Dengan Malcolm Turnbull

News | Sabtu, 08 Juli 2017 | 06:46 WIB

Vlog Jadi Salah Satu Alat Diplomasi Presiden Jokowi

Vlog Jadi Salah Satu Alat Diplomasi Presiden Jokowi

Tekno | Sabtu, 08 Juli 2017 | 06:36 WIB

Ini Alasan Trump di Samping Macron saat Foto Bersama KTT G20

Ini Alasan Trump di Samping Macron saat Foto Bersama KTT G20

News | Sabtu, 08 Juli 2017 | 01:41 WIB

Trump diapit Jokowi dan Macron di KTT G20

Trump diapit Jokowi dan Macron di KTT G20

News | Sabtu, 08 Juli 2017 | 01:17 WIB

Trump dan Putin Bertemu, Area di Luar G20 Mendadak Rusuh

Trump dan Putin Bertemu, Area di Luar G20 Mendadak Rusuh

News | Jum'at, 07 Juli 2017 | 23:05 WIB

Ustaz Felix Siauw Ditolak Datang oleh Warga Semarang

Ustaz Felix Siauw Ditolak Datang oleh Warga Semarang

News | Jum'at, 07 Juli 2017 | 16:28 WIB

BKPM: Jokowi ke Turki Hasilkan Investasi 520 Juta Dolar  AS

BKPM: Jokowi ke Turki Hasilkan Investasi 520 Juta Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 07 Juli 2017 | 09:20 WIB

Terkini

Bukan Cuma Kasur Empuk, Ini yang Dicari Wisatawan Saat Memilih Hotel

Bukan Cuma Kasur Empuk, Ini yang Dicari Wisatawan Saat Memilih Hotel

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 12:22 WIB

Bocchi the Rock Umumkan Film Anime 2027, Nijika dan Seika Jadi Pusat Cerita

Bocchi the Rock Umumkan Film Anime 2027, Nijika dan Seika Jadi Pusat Cerita

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 12:20 WIB

Angkat Kisah Heroik Aw Tjoei Lan, Teater Njonja Atie Soetji Sukses Curi Perhatian di Jakarta

Angkat Kisah Heroik Aw Tjoei Lan, Teater Njonja Atie Soetji Sukses Curi Perhatian di Jakarta

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 12:19 WIB

Kasus Dugaan Pemerasan dan TPPU, Jaksa Siapkan 103 Saksi Lawan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kasus Dugaan Pemerasan dan TPPU, Jaksa Siapkan 103 Saksi Lawan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Senin, 02 November 2026 | 12:17 WIB

5 Cara Teknik Baking Bedak Tabur di Bawah Mata agar Tidak Creasing, Bikin Riasan Flawless

5 Cara Teknik Baking Bedak Tabur di Bawah Mata agar Tidak Creasing, Bikin Riasan Flawless

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 12:17 WIB

Viral Rans Carnival Punya Raffi Ahmad Diduga Datangkan Penonton Bayaran dengan Bus

Viral Rans Carnival Punya Raffi Ahmad Diduga Datangkan Penonton Bayaran dengan Bus

News | Senin, 02 November 2026 | 12:16 WIB

Nyamuk Ternyata Punya Warna Favorit, Ini 5 Warna yang Cenderung Dihindarinya

Nyamuk Ternyata Punya Warna Favorit, Ini 5 Warna yang Cenderung Dihindarinya

Sumut | Senin, 02 November 2026 | 12:16 WIB

Sariayu Tinted Moisturizer untuk Hasil Makeup Natural Glowing, Ini Review Pembeli

Sariayu Tinted Moisturizer untuk Hasil Makeup Natural Glowing, Ini Review Pembeli

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 12:12 WIB

Sinopsis Putri Jangan Gentayangan Lagi, Film Horor dari Kisah Nyata yang Viral di YouTube

Sinopsis Putri Jangan Gentayangan Lagi, Film Horor dari Kisah Nyata yang Viral di YouTube

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 12:05 WIB

8 Rekomendasi Bedak Padat dengan Harga Terjangkau Mulai Rp17 Ribuan

8 Rekomendasi Bedak Padat dengan Harga Terjangkau Mulai Rp17 Ribuan

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 12:05 WIB

×