Trump dan Putin Bertemu, Area di Luar G20 Mendadak Rusuh

Dythia Novianty

Jum'at, 07 Juli 2017 | 23:05 WIB
Trump dan Putin Bertemu, Area di Luar G20 Mendadak Rusuh
Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Rusia Vladimir Putin di KTT G20, Hamburg Jerman. [AFP]

Suara.com - Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Rusia Vladimir Putin, pertama kalinya bertatap muka di sebuah pertemuan puncak G20. Pertemuan ini diwarnai demonstrasi kekerasan dan keretakan antara Amerika dan sekutu Barat, mengenai perubahan iklim dan perdagangan.

"Kami berharap banyak hal positif terjadi bagi Rusia, untuk Amerika Serikat dan untuk semua orang yang berkepentingan. Merupakan suatu kehormatan untuk bersamamu," kata Trump.

Sementara itu, Putin menyambut jabat tangan Trump dengan senang.

"Saya senang bisa bertemu dengan Anda secara pribadi dan saya harap seperti yang Anda katakan, pertemuan kita akan menghasilkan hasil yang nyata," ucapnya.

Menurut para analis, pertemuan kedua negara adidaya ini dapat mempengaruhi berbagai isu dunia, mulai krisis Korea Utara, konflik di Suriah, Ukraina hingga perjanjian pelucutan senjata AS-Rusia, perdagangan dunia serta pemanasan global.

Pertemuan dua karakter pemimpin negara yang jauh berbeda ini, menjadi salah satu hal menarik di KTT G20 tahun ini, yang berlangsung di Hamburg, Jerman.

Sementara itu, di luar ruang pertemuan G20 yang dijaga ketat, para pemrotes menghalangi Ibu Negara AS Melania Trump di tempat tinggalnya. Demonstran membakar mobil, menghancurkan jendela toko, melepaskan tembakan ke helikopter polisi dan bahkan menebas ban kendaraan milik delegasi Kanada.

Kekerasan memaksa polisi Hamburg untuk memanggil bala bantuan dari negara-negara Jerman lainnya, dan penyelenggara G20 secara drastis membatasi pejabat tamu yang berkunjung.

"Polisi Hamburg tidak bisa memberi izin kepada kami untuk pergi," kata juru bicara wanita pertama, Stephanie Grisham, yang menjelaskan mengapa dia terpaksa melewatkan tur pelayaran. [AFP]

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

"Selamat datang di Neraka" Sambut Jokowi dan Kepala Negara G20

"Selamat datang di Neraka" Sambut Jokowi dan Kepala Negara G20

News | Jum'at, 07 Juli 2017 | 04:30 WIB

Presiden Jokowi Akan Hadiri KTT G20 Di Jerman

Presiden Jokowi Akan Hadiri KTT G20 Di Jerman

News | Rabu, 05 Juli 2017 | 08:03 WIB

Trump Pertama Kalinya akan Bertemu Putin di KTT G20

Trump Pertama Kalinya akan Bertemu Putin di KTT G20

News | Jum'at, 30 Juni 2017 | 04:00 WIB

Terkini

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:36 WIB

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

News | Senin, 02 November 2026 | 22:29 WIB

Viral Nasabah MNC Bank Tak Bisa QRIS dan Transaksi Dibatasi, Netizen: Krisis Keuangan?

Viral Nasabah MNC Bank Tak Bisa QRIS dan Transaksi Dibatasi, Netizen: Krisis Keuangan?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:26 WIB

Aksi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Terancam Ditunda, AFC Masih Tunggu Situasi Arab Saudi

Aksi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Terancam Ditunda, AFC Masih Tunggu Situasi Arab Saudi

Bola | Senin, 02 November 2026 | 22:15 WIB

Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi

Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:06 WIB

Copot Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes, Langkah Kapolri Panen Pujian Ulama Bogor

Copot Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes, Langkah Kapolri Panen Pujian Ulama Bogor

News | Senin, 02 November 2026 | 21:51 WIB

×