Empat Mahasiswa Asal Indonesia di Mesir akan Dideportasi

Adhitya Himawan

Sabtu, 08 Juli 2017 | 08:18 WIB
Empat Mahasiswa Asal Indonesia di Mesir akan Dideportasi
Kota Kairo, Mesir. [Shutterstock]

Dubes RI di Cairo, Helmy Fauzi memastikan keempat mahasiswa Indonesia yang ditahan aparat keamanan Mesir dapat dipulangkan ke Indonesia Sabtu (8/7/2017) ini. Keempat mahasiswa tersebut dijadwalkan akan tiba di Bandara Soekarno - Hatta, Tangerang, Banten, pukul 09.00, Minggu (9/7/2017).

"Dalam proses pemulangan ini keempat mahasiswa tersebut didampingi KBRI Cairo," kata Dubes Helmy Fauzi, dalam keterangan resmi, Sabtu (8/7/2017).

Keempat mahasiswa yang ditahan sejak 6 Juni 2017 tersebut tersebut adalah Rifai Mujahidin al Haq (Mahasiswa tingkat II, Fakultas Usuludin, Universitas Al Azhar, asal Balikpapan), Adi Kurniawan (Mahasiswa S2 Al Azhar) asal dari Bandung), Achmad Affandy Abdul Muis (Mahasiswa Tingkat Pertama, Fakultas Syariah, Al Azhar asal dari Lampung) dan Mufqi Al Banna (Mahasiswa Tingkat I, Fakultas Syariah, Jurusan Syariah Islamiyah, Universitas Al-Azhar).

Hingga saat ini KBRI Cairo belum pernah menerima pemberitahuan resmi dari Pemerintah Mesir mengenai latar belakang dan alasan terjadinya penangkapan terhadap keempat mahasiswa tersebut. Pihak KBRI sendiri telah melayangkan beberapa nota diplomatik ke Menteri Dalam Negeri Mesir dan beberapa instansi terkait di Mesir.

"Keempat mahasiswa asal Indonesia ini terdaftar sebagai mahasiswa di Universitas Al Azhar, Cairo dan memiliki izin tinggal yang sah," ujar Helmy.

Sampai saat ini KBRI tak pernah dapat notifikasi resmi kesalahan atau kejahatan apa yg dituduhkan kpd para mahasiswa tersebut. Meski memang secara tidak resmi aparat keamanan setempat mengatakan bahwa keempatnya ditahan dan diperiksa secara intensif karena terindikasi membahayakan keamanan nasional Mesir.

Tudingan ini dianggap sumir. Sejak awal terkesan kuat bahwa keempat mahasiswa tersebut pada akhirnya akan dideportasi meskipun memiliki izin tinggal resmi dan valid serta terdaftar sebagai mahasiswa di Al Azhar," jelas Helmy. Memang, hasil penyelidikan pihak Keamanan Nasional Mesir menetapkan keempat mahasiswa tersebut harus dideportasi.

Terkait kasus penangkapan ini, KBRI Cairo telah melakukan sejumlah kunjungan ke kantor polisi di kota Samanud dan kota Aga untuk memberikan bantuan hukum kepada WNI dimaksud yang ditahan di kota tersebut. Namun demikian, hingga saat ini KBRI Cairo tidak pernah menerima pemberitahuan resmi mengenai alasan dan latar belakang penangkapan serta bahkan notifikasi terjadinya penangkapan terhadap para mahasiswa Indonesia. Meskipun telah dilayangkan 4 (empat) nota diplomatik ke Kemlu Mesir dan beberapa instansi terkait di Mesir untuk segera membebaskan empat WNI dimaksud karena status mereka masih menjadi mahasiswa di Universitas Al-Azhar .

Sebagaimana diketahui, pihak Keamanan Nasional dan Kepolisian Mesir saat ini sedang gencar-gencarnya melakukan razia atas terjadinya serentetan aksi terorisme pada Gereja St. George di kota Tanta pada 9 April 2017. Tragedi ini mengakibatkan korban tewas 28 orang. Belum lagi aksi terorisme di Gereja St. Markus di Alexandria pada 9 April 2017 yang mengakibatkan korban meninggal 17 orang dan. Aksi teror juga terjadi Kota Minya pada 26 Mei 2017, dimana terjadi penembakan ke sebuah bus konvoi yang membawa Jemaat Kristen Koptik dengan korban meninggal 28 orang dan 26 terluka. Keadaan ini mengakibatkan

baca juga

Pemerintah Mesir menyatakan "state of emergency" yang disetujui oleh Parlemen tanggal 10 April 2017 hingga 3 bulan ke depan. Saat ini status dalam keadaan darurat negara Mesir telah diperpanjang.

Selain itu, diperkirakan sudah sejak 7 tahun lalu pengajian diluar kota Cairo tempat para mahasiswa tersebut "nyantri" dan memperdalam ilmu agama berada dalam monitor pihak Keamanan Nasional. Selain itu, Grand Sheikh Al-Azhar telah berkali kali mengimbau agar mahasiswa Al-Azhar harus belajar dan mengaji hanya dengan para Sheikh atau ulama dari Al-Azhar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Ajak Negara Sahabat Kerjasama Hadapi Terorisme

Jokowi Ajak Negara Sahabat Kerjasama Hadapi Terorisme

News | Sabtu, 08 Juli 2017 | 07:07 WIB

DPR Sebut Pola Taktik dan Strategi Teroris Kini Sudah Berubah

DPR Sebut Pola Taktik dan Strategi Teroris Kini Sudah Berubah

News | Jum'at, 07 Juli 2017 | 08:50 WIB

Studi: Arab Saudi Paling Banyak Sumbang Teroris

Studi: Arab Saudi Paling Banyak Sumbang Teroris

News | Rabu, 05 Juli 2017 | 16:35 WIB

Presiden Jokowi Akan Hadiri KTT G20 Di Jerman

Presiden Jokowi Akan Hadiri KTT G20 Di Jerman

News | Rabu, 05 Juli 2017 | 08:03 WIB

Polisi Latihan Silat untuk Lawan Teroris, Ini Keunggulannya

Polisi Latihan Silat untuk Lawan Teroris, Ini Keunggulannya

News | Selasa, 04 Juli 2017 | 23:30 WIB

Teror Bendera ISIS, dari Ketakutan sampai Ada yang Senang

Teror Bendera ISIS, dari Ketakutan sampai Ada yang Senang

News | Selasa, 04 Juli 2017 | 19:12 WIB

Berencana Bom Konser Elton John, Remaja Ini Dibui 16 Tahun

Berencana Bom Konser Elton John, Remaja Ini Dibui 16 Tahun

News | Selasa, 04 Juli 2017 | 05:05 WIB

Mendagri Minta Pemda Ikut Pantau WNI yang Pulang dari Suriah

Mendagri Minta Pemda Ikut Pantau WNI yang Pulang dari Suriah

News | Selasa, 04 Juli 2017 | 06:20 WIB

BNPT Pastikan Pantau Gerak-Gerik WNI Alumni Suriah

BNPT Pastikan Pantau Gerak-Gerik WNI Alumni Suriah

News | Senin, 03 Juli 2017 | 14:48 WIB

Ledakan di Madrasah Kalteng Tak Terkait Terorisme

Ledakan di Madrasah Kalteng Tak Terkait Terorisme

News | Senin, 03 Juli 2017 | 02:45 WIB

Terkini

Promo Anniversary Bukan Cuma Diskon, Ada Treasure Hunt dan Mini Games

Promo Anniversary Bukan Cuma Diskon, Ada Treasure Hunt dan Mini Games

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:35 WIB

URI Bukan Solusi! Pengangguran Terdidik Terjadi karena Sarjana Tak Punya Skill

URI Bukan Solusi! Pengangguran Terdidik Terjadi karena Sarjana Tak Punya Skill

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya

Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI

KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China

Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan

Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:00 WIB

BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli

BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli

Batam | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:52 WIB

Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?

Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:49 WIB

BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT

BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT

Kalbar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:47 WIB

BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan

BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan

Bali | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×