Bahaya! Oksigen Aceh Barat Terkontaminasi Asap

Ardi Mandiri

Selasa, 25 Juli 2017 | 01:07 WIB
Bahaya! Oksigen Aceh Barat Terkontaminasi Asap
Ilustrasi kebakaran hutan. (Shutterstocks)

Suara.com - Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, Adi Yunanda, menyatakan, kondisi oksigen di daerah itu mengalami gangguan disebabkan kabut asap mengepung kawasan setempat.

"Kita masih melakukan pengukuran lahan yang terbakar. Terkait dampak asap atau kandungan udara saat ini kita masih menunggu hasil pemeriksaaan dari Provinsi Aceh," katanya di Meulaboh, Senin (24/7/2017).

Namun demikian, kata dia, pihaknya belum bisa menyimpulkan tingkat kadar pencemaran udara terkandung dalam oksigen akibat kabut asap dalam beberapa hari terakhir, sebelum keluar hasil pemeriksaan dari pihak terkait di Provinsi Aceh.

Ia memintakan, masyarakat agar tidak lebih sering berada di ruang terbuka atau luar rumah dan segera memeriksakan ke pelayanan kesehatan terdekat apabila merasa kelainan pada saluran pernafasan sebagai upaya pencegahan dari resiko lebih serius.

Adi Yunanda menuturkan, pihaknya bersama TNI, Polri, Dinas Kesehatan sudah berupaya dalam penangulangan bencana kebakaran lahan gambut, mulai dari upaya pemadaman, membagikan masker serta pencegahan dengan mendatangi lokasi.

Sementara itu Komandan Kodim (Dandim) 0105 Aceh Barat, Letkol Inf Herry R Sukma, menambahkan, kebakaran lahan di wilayah hukumnya itu telah merambah enam kecamatan dengan luasan 58-60 hektare dengan posisi tersebar.

"Terparah itu di Kecamatan Johan Pahlawan dan Meureubo, terutama di kawasan Suak Raya lintas Meulaboh-Banda Aceh. Di situ banyak asap, lahannya gambut, akses menuju titik api sulit dijangkau, kanal didekat lahan gambut juga sudah kering," imbuhnya.

Dandim Herry menjelaskan, kondisi topografi di kawasan itu sulit diperkirakan, meskipun api dipermukaan dipadamkan, kemudian muncul lagi karena api berada di permukaan bawah gambut yang bisa muncul kembali ketika cuaca panas dan tiupan anggin.

TNI bersama tim terpadu mengupayakan tidak lagi terjadi rentetan bertambahnya lokasi kebakaran lahan gambut dengan menekan terjadi perluasan lahan terbakar, demikian halnya kabut asap yang muncul berterbangan ke wilayah Kota Meulaboh dan sekitarnya.

"Kondisi hari ini dengan kemarin hampir sama, menjelang siang cuaca panas, terjadi rembetan api, kemungkinan karena api masih dipermukaan bawah gambut, kalau ada anggin maka bisa terbang atau menjalar ke lokasi lain," tegasnya.

Aparat TNI, Polri dalam sepekan ini terus melakukan pemantauan dan melakukan upaya pemadaman bersama pihak BPBD, Dandim 0105 Aceh Barat Herry R Sukma menegaskan, prajurit TNI di semua Koramil selalu siaga untuk antisipasi Kebakaran Lahan dan Hutan (Karhutla). [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Makin Parah! Titik Panas di Aceh Meningkat Drastis pada Senin

Makin Parah! Titik Panas di Aceh Meningkat Drastis pada Senin

News | Senin, 24 Juli 2017 | 23:49 WIB

Anak SD Belajar dengan Menghirup Asap Kebakaran Gambut Meulaboh

Anak SD Belajar dengan Menghirup Asap Kebakaran Gambut Meulaboh

News | Senin, 24 Juli 2017 | 10:40 WIB

Padamkan Kebakaran Hutan Aceh, BNPB Kirim Heli Bom Air

Padamkan Kebakaran Hutan Aceh, BNPB Kirim Heli Bom Air

News | Minggu, 23 Juli 2017 | 23:55 WIB

Siapkan Helikopter, Musi Banyuasin Siaga Kebakaran Lahan

Siapkan Helikopter, Musi Banyuasin Siaga Kebakaran Lahan

News | Selasa, 11 Juli 2017 | 10:32 WIB

Korban Tewas Kebakaran Hutan di Portugal Jadi 57 Orang

Korban Tewas Kebakaran Hutan di Portugal Jadi 57 Orang

News | Minggu, 18 Juni 2017 | 16:43 WIB

19 Orang Tewas dalam Kebakaran Hutan di Portugal

19 Orang Tewas dalam Kebakaran Hutan di Portugal

News | Minggu, 18 Juni 2017 | 07:42 WIB

25 Hektare Lahan Taman Nasional Tesso Nilo Riau Terbakar

25 Hektare Lahan Taman Nasional Tesso Nilo Riau Terbakar

News | Minggu, 11 Juni 2017 | 09:18 WIB

Darmin dan Wiranto Bersinergi Cegah Kebakaran Hutan

Darmin dan Wiranto Bersinergi Cegah Kebakaran Hutan

Bisnis | Kamis, 18 Mei 2017 | 20:53 WIB

10 Titik Panas Masih Menyebar di Riau

10 Titik Panas Masih Menyebar di Riau

News | Minggu, 14 Mei 2017 | 10:35 WIB

Terkini

Pakar UGM Usul 3 Reformasi MBG: Fokus ke Siswa Miskin hingga Benahi Menu

Pakar UGM Usul 3 Reformasi MBG: Fokus ke Siswa Miskin hingga Benahi Menu

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 12:02 WIB

Usai Dadan Terasangka, Prabowo Ultimatum Mitra Makan Bergizi Gratis: Yang Brengsek Segera Tobat!

Usai Dadan Terasangka, Prabowo Ultimatum Mitra Makan Bergizi Gratis: Yang Brengsek Segera Tobat!

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:58 WIB

Rudal Iran Hantam Bandara Kuwait, Teheran Klaim Eror Sistem Patriot AS

Rudal Iran Hantam Bandara Kuwait, Teheran Klaim Eror Sistem Patriot AS

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:49 WIB

Kejati Jakarta Tetapkan Ko Xiong Tersangka Korupsi Kredit Rp600 Miliar di KoinWorks

Kejati Jakarta Tetapkan Ko Xiong Tersangka Korupsi Kredit Rp600 Miliar di KoinWorks

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:48 WIB

Bom Waktu di Bawah Aspal Jakarta: Mengapa Jalan Amblas Bisa Terjadi Lagi?

Bom Waktu di Bawah Aspal Jakarta: Mengapa Jalan Amblas Bisa Terjadi Lagi?

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:46 WIB

Limbah Filter Rokok Picu Polusi Mikroplastik Global, Lebih Berbahaya?

Limbah Filter Rokok Picu Polusi Mikroplastik Global, Lebih Berbahaya?

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:34 WIB

Kasus Pengurusan Izin Tinggal WNA, KPK Ungkap Alur Perintah dan Aliran Uang ke Silmy Karim

Kasus Pengurusan Izin Tinggal WNA, KPK Ungkap Alur Perintah dan Aliran Uang ke Silmy Karim

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:33 WIB

Sony Sanjaya Ucapkan Selamat ke Kepala BGN Baru, Singgung Hadiah Indah Usai Jadi Tersangka Korupsi

Sony Sanjaya Ucapkan Selamat ke Kepala BGN Baru, Singgung Hadiah Indah Usai Jadi Tersangka Korupsi

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:26 WIB

Fantastis! KPK Ungkap Nilai Pemerasan Wamen Silmy Karim Tembus Ratusan Miliar

Fantastis! KPK Ungkap Nilai Pemerasan Wamen Silmy Karim Tembus Ratusan Miliar

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:23 WIB

Dadan Cs Tersangka, Komisi IX DPR Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pengadaan Barang di BGN

Dadan Cs Tersangka, Komisi IX DPR Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pengadaan Barang di BGN

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:22 WIB