Pak Ogah Direkrut Polisi, Ketua DPRD DKI: Bikin Warga Malas

Reza Gunadha, Agung Sandy Lesmana

Rabu, 26 Juli 2017 | 14:25 WIB
Pak Ogah Direkrut Polisi, Ketua DPRD DKI: Bikin Warga Malas
Pak Ogah di Pasar Minggu [suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menyoroti wacana pemberdayaan Polisi Cepek atau Pak Ogah’, untuk ikut membantu mengatasi masalah kemacetan di Ibu kota.

Dia menganggap ada dampak buruk dan baiknya kalau ‘Pak Ogah’ direkrut sebagai sukarelawan pengantur lalu lintas (Supeltas) oleh aparat kepolisian.

Dampak buruknya dari wacara itu adalah, warga akan menjadi malas untuk mencari pekerjaan tetap.

"Ada baik dan ada buruknya, (buruknya) membuat orang malas," kata Prasetio di Polda Metro Jaya, Rabu (26/7/2017).

Karenanya, Prasetio menyarankan agar ‘Pak Ogah’ direkrut sebagai petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) di bawah kendali pemprov setempat.

"Lebih baik, dia (Pak Ogah) gabung PPSU, dapat UMP (Upah Mininum Provinsi), BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial dan KJS (Kartu Jakarta Sehat)," tuturnya.

Sebelumnya, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Halim Pagarra mengatakan wacana ini sedang dibahas.

"Menggunakan Supertas, sukarelawan pengatur lalu lintas, itu program yang akan dibicarakan, dipresentasi. Nanti dia akan pakai seragam," kata Halim di Polda Metro Jaya, Jumat (21/7/2017).

baca juga

Supertas akan ditempatkan ke beberapa titik yang paling rawan macet. Mereka akan diberi seragam khusus untuk mengenali fungsi mereka.

Bagaimana dengan honor supertas? Halim mengatakan polisi akan bekerjasama dengan perusahaan swasta dengan memanfaatkan dana company social responsibility.

"Itu kita minta beberapa perusahaan untuk menggaji dia, melalui CSR itu, nanti kita minta untuk (memberi upah) pengatur lalu lintas," terangnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapolri Ungkap Alasan Polisi Kukuh Tunggu Habib Rizieq Pulang

Kapolri Ungkap Alasan Polisi Kukuh Tunggu Habib Rizieq Pulang

News | Rabu, 26 Juli 2017 | 10:11 WIB

Pemprov DKI Nilai Legalitas Pak Ogah Timbulkan Masalah Baru

Pemprov DKI Nilai Legalitas Pak Ogah Timbulkan Masalah Baru

News | Selasa, 25 Juli 2017 | 14:36 WIB

'Pak Ogah' Akan Direkrut Polda Metro Jaya, Warganet Meradang

'Pak Ogah' Akan Direkrut Polda Metro Jaya, Warganet Meradang

News | Selasa, 25 Juli 2017 | 12:05 WIB

Djarot Setuju Pemberdayaan Pak Ogah, Tapi...

Djarot Setuju Pemberdayaan Pak Ogah, Tapi...

News | Selasa, 25 Juli 2017 | 12:02 WIB

Terlibat Kecelakaan di Tol, Pengendara Diduga Bawa Narkoba

Terlibat Kecelakaan di Tol, Pengendara Diduga Bawa Narkoba

News | Senin, 24 Juli 2017 | 21:31 WIB

7 Pembunuh Nasabah BCA Buron, Polisi: Tinggal Comot di Lampung

7 Pembunuh Nasabah BCA Buron, Polisi: Tinggal Comot di Lampung

News | Sabtu, 22 Juli 2017 | 15:44 WIB

7 Anggota 'Kelompok Lampung' Perampok Davidson Masih Diburu

7 Anggota 'Kelompok Lampung' Perampok Davidson Masih Diburu

News | Sabtu, 22 Juli 2017 | 15:09 WIB

Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan 'Kelompok Lampung'

Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan 'Kelompok Lampung'

News | Sabtu, 22 Juli 2017 | 13:18 WIB

Kapolda Metro Ganti, Saran Buat Idham dan Kritik Buat Iriawan

Kapolda Metro Ganti, Saran Buat Idham dan Kritik Buat Iriawan

News | Jum'at, 21 Juli 2017 | 15:57 WIB

Idham Azis, Jagoan Densus 88 Antiteror Kini Jadi Penjaga Jakarta

Idham Azis, Jagoan Densus 88 Antiteror Kini Jadi Penjaga Jakarta

News | Jum'at, 21 Juli 2017 | 13:51 WIB

Terkini

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB