Bela Viktor, Partai Nasdem Sebut Rekaman di Sosmed Telah Diedit

Senin, 07 Agustus 2017 | 19:27 WIB
Bela Viktor, Partai Nasdem Sebut Rekaman di Sosmed Telah Diedit
Konferensi pers Partai Nasdem terkait masalah pidato Viktor Laiskodat, di DPP Partai Nasdem, Jakarta, Senin (7/8/2017). [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Partai Nasdem langsung membentuk tim kajian terkait pidato Ketua Fraksi Partai Nasdem DPR RI, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), di Kabupaten Kupang, NTT, pada (1/8/2017) lalu. Tim ini melibatkan Dewan Pakar, Pengurus Harian, serta dari Badan Advokasi Hukum Partai Nasdem.

Ketua tim kajian, Zulfan Lindan menyatakan, rekaman pidato Viktor yang sempat viral di media sosial itu telah diedit, kemudian disebarluaskan. Padahal menurutnya, video tersebut versi lengkapnya berdurasi 21 menit 12 detik.

"Bahwa rekaman yang telah beredar adalah rekaman yang telah diedit sedemikian rupa, sehingga menghilangkan konteks, konten, dan substansi dari pidato asli VBL," ujar Zulfan, saat menggelar konferensi pers di Auditorium DPP Partai Nasdem, Jalan RP Soeroso, Gondangdia, Jakarta Pusat, Senin (7/8/2017).

Menurut Zulfan, hasil editan tersebut yang kemudian telah membuat kesalahpahaman. Menurutnya, setelah tim mendengarkan seluruh pidato secara menyeluruh, mereka menilai tidak ditemukan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh Viktor Laiskodat.

"Pidato saudara VBL sesungguhnya adalah mendorong semangat untuk menjaga ideologi dan konstitusi negara dari setiap upaya terhadap disintegrasi negara dan bangsa. Dan tidak ada maksud dan tujuan Saudara VBL untuk menyudutkan pihak mana pun," kata dia.

Lebih jauh, Zulfan berharap dengan adanya klarifikasi ini, bisa membuat masyarakat untuk tidak cepat terpancing, terprovokasi, yang dapat mengganggu keutuhan kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Partai Nasdem akan selalu menjadi garda terdepan dalam membela ideologi Pancasila dan keutuhan NKRI, serta mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga kerukunan hidup berbangsa dan bernegara," tegasnya.

Seperti diketahui, dalam sebuah video yang viral di media sosial, Viktor terlihat mengatakan bahwa kelompok ekstrimis mulai bangkit di Indonesia. Kelompok itu disebutnya mengusung sistem khilafah dan ingin mendirikan negara Islam. Dia juga menyebut bahwa ada partai yang mendukung kelompok itu, yakni Partai Gerindra, Demokrat, PKS dan PAN.

Pernyataan itu diketahui disampaikan Viktor dalam acara forum deklarasi bakal calon bupati di Kupang, NTT, pada tanggal 1 Agustus 2017 lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI