Array

Taksi Online Dirampok, Sopir Disekap Seharian

Jum'at, 18 Agustus 2017 | 21:24 WIB
Taksi Online Dirampok, Sopir Disekap Seharian
Ilustrasi pencurian mobil. (Shutterstock)

Suara.com - Kepolisian Resor (Polres) Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menangkap 5 perampok taksi berbasis dalam jaringan (daring) yang menyekap pengemudi yang menjadi korbannya selama sehari di Madura, Jawa Timur.

"Kami telah menangkap lima orang dari keseluruhan tujuh pelaku," kata Wakil Kepala Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Komisaris Polisi Arief Kristanto kepada wartawan di Surabaya, Jumat (18/8/2017).

Mereka yang ditangkap masing-masing berinisial Ra (34), warga Kalimas Baru II Surabaya, CH (44), warga Krembangan Jaya Surabaya, Har (36), warga Krembangan Jaya Utara Surabaya, RT (27), warga Socah, Bangkalan, dan MSA (23), warga Krembangan Jaya VIII Surabaya.

"Dua pelaku lainnya masih buron dan sedang kami buru," katanya.

Para pelaku tersebut pada 6 Agustus merampok taksi daring yang dikemudikan Mustakim (40), warga Petemon Sidomulyo Surabaya.

Empat di antaranya memesan layanan taksi daring dari kawsan Ramayana Mall Sidoarjo untuk diantar ke Kalimas Surabaya. Sesampainya di Kalimas, datang seorang pelaku lain yang kemudian mengancam Mustakim menggunakan senjata tajam.

Empat orang yang sudah di dalam mobil seketika ikut mengancam menggunakan senjata tajam dan senjata api. Dompet korban dirampas.

Mustakim lantas diikat tangannya, mulut dan matanya ditutup menggunakan lakban, dipindahkan ke jok belakang mobil, dan dibawa ke arah Madura.

"Sempat disekap di sebuah ruangan di Madura selama sehari, hingga kemudian Mustakim dibuang dalam posisi tangan diikat, serta mulut dan mata ditutup lakban, di kawasan Kecamatan Burneh, Bangkalan, Madura, Jawa Timur, pada Senin (7/8/2017) dini hari," ujarnya.

Baca Juga: Nyali Besar, Pedagang Nasi Goreng Gagalkan Perampokan Bersenjata

Beruntung korban ditolong oleh awak bus Pahala Kencana yang kebetulan melintas, lalu segera diantar ke Kepolisian Burneh, Bangkalan, kemudian perkaranya dilimpahkan ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Arief mengungkap otak perampokan tersebut adalah Har.

"Har ini pula yang mengumpulkan para pelaku. Mereka merencanakan aksi perampokan itu di kawasan Krembangan, Surabaya. Setelah itu, mereka bergerak ke Matahari Sidoarjo untuk mencari sasaran," katanya.

Belakangan diketahui Har merupakan residivis yang pernah dihukum dalam kasus pencurian dengan kekerasan dan judi.

Kini, Arief menambahkan, pihaknya fokus memburu dua tersangka yang masih buron.

Dia menyebut dua pelaku yang masih buron, masing-masing berinisial Hen dan Ron, adalah orang yang membeli mobil hasil rampokan. "Salah satu dari mereka adalah penadah mobil curian. Informasinya mobil taksi daring itu laku seharga Rp22 juta di Probolinggo," ucapnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI