Teroris Ini Sembunyikan Bom Pesawat di Boneka Barbie

Dythia Novianty | Suara.com

Rabu, 23 Agustus 2017 | 05:29 WIB
Teroris Ini Sembunyikan Bom Pesawat di Boneka Barbie
Boneka Barbie. [Shutterstock]

Suara.com - Menteri dalam negeri Libanon telah mengklaim sebuah sel teror mencoba meledakkan penerbangan dari Australia dengan bom tersembunyi di boneka Barbie dan penggiling daging.

Dia mengatakan, Amer Khayyat berencana meledakkan alat peledak 20 menit setelah pesawat terbang meninggalkan landasan menuju Abu Dhabi dengan 400 penumpang. Rencananya gagal setelah koper yang berisi perangkat itu dianggap kelebihan berat badan.

Empat orang ditangkap di Sydney yang diduga sebagi serangan balik terorisme pada bulan Juli lalu. Dua orang dibebaskan namun saudara lelaki keturunan Lebanon-Australia Khaled Khayat (49) dan Mahmoud Khayat (32) didakwa melakukan persiapan, atau perencanaan, serangan teroris.

Pihak berwenang Australia pada saat itu mengonfirmasi penangkapan terkait dengan plot yang kredibel untuk menjatuhkan pesawat terbang. Kemudian muncul sasaran berikutnya adalah penerbangan Etihad dari Sydney pada 15 Juli.

Wakil Komisaris Polisi Federal Australia (AFP) Michael Phelan, menggambarkan rencana tersebut sebagai salah satu plot paling canggih yang pernah diupayakan di tanah Australia.

Dia mengatakan komponen untuk IED dikirim melalui kargo internasional dari anggota Isis ke orang-orang di Australia.

Pada sebuah konferensi pers pada Senin (21/8/2017), Menteri Dalam Negeri Lebanon Nohad Machnouk, mengatakan bahwa Amer Khayyat terpaksa membatalkan rencana tersebut dan melakukan perjalanan ke Lebanon tanpa membawa barang bawaan setelah tas tersebut dianggap kelebihan berat badan.

Ceritanya, bertentangan dengan otoritas Australia yang sebelumnya mengklaim bahwa saudara lelaki yang bepergian tersebut memiliki bom dengan tanpa sadar. Menteri tersebut mengatakan, negaranya berkoordinasi secara luas dengan pemerintah Australia mengenai plot tersebut. 

Dia juga mengklaim bahwa saudara-saudara tersebut telah diawasi selama lebih dari setahun sejak saudara mereka pergi ke Syria. Saudara lelaki yang ditangkap kemudian, mengatakan mulai merencanakan serangan dengan alat penyebaran kimia setelah plot awal gagal dilakukan. [BBC]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bercanda Ada Bom di Tas, Seorang Penumpang Diamankan di Bandara

Bercanda Ada Bom di Tas, Seorang Penumpang Diamankan di Bandara

News | Minggu, 29 Januari 2017 | 23:05 WIB

Penjinak Bom Amankan Koper Mencurigakan di Gorontalo

Penjinak Bom Amankan Koper Mencurigakan di Gorontalo

News | Rabu, 20 Juli 2016 | 04:17 WIB

Bahrain Tangkap 11 Tersangka Pelaku Serangan Bom

Bahrain Tangkap 11 Tersangka Pelaku Serangan Bom

News | Sabtu, 30 April 2016 | 11:01 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB