GNPF MUI Desak Indonesia Usir Dubes Myanmar

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Minggu, 03 September 2017 | 15:06 WIB
GNPF MUI Desak Indonesia Usir Dubes Myanmar
Kapitra Ampera [suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Pengacara Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI Kapitra Ampera mendesak pemerintah Indonesia mengusir Duta Besar Myanmar. Kapitra menilai pemerintah Myanmar telah membiarkan terjadinya pembunuhan massal terhadap muslim Rohingya.

"Pemerintah Myanmar dengan terang-terangan melakukan pemusnahan etnis Rohingya di depan milyaran mata manusia dunia," kata Kapitra, Minggu (3/9/2017).

Menurut Kapitra perbuatan tersebut merupakan extra ordinary crimes atas kemanusiaan yang disebut sebagai crimes against humanity.

"Melanggar Universal Declaration of Human Right, 10 Desember 1948, di Palais de Chailot, Paris," kata Kapitra.

"Kepala pemerintah Myanmar dapat diseret ke International Criminal Court (Mahkamah Internasional) di Den Haag, Belanda. Wahai umat manusia, mari kita tangkap mereka," Kapitra menambahkan.

Menlu Retno ke Myanmar

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi akan terbang ke Yangon, Myanmar, sore ini. Menteri Retno membawa misi kemanusiaan untuk membantu krisis kemanusiaan yang menimpa warga muslim Rohingya di negara bagian Rakhine.

"Insya Allah saya sore ini akan melakukan perjalanan ke Myanmar. Perjalanan ini untuk membawa amanah masyarakat Indonesia membantu krisis kemanusiaan yang terjadi di Myanmar," kata Retno di kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat.

Presiden Joko Widodo, kata Retno, mendukung berbagai upaya untuk menciptakan kedamaian di Myanmar. Retno mengatakan Jokowi sangat peduli dengan masalah kemanusiaan.

"Presiden sangat setuju dan kita akan meneruskan pendekatan konstruktif kita kepada Myanmar tentunya yang paling utama bagaimana pemerintah Myanmar dapat mengembalikan situasi keamanan di Rakhine," kata dia.

Misi kemanusiaan yang diemban Menteri Retno juga sudah diketahui beberapa negara, salah satunya Belanda. Retno mengatakan Eropa sangat mendukung langkah Indonesia ikut menyelesaikan permasalahan yang terjadi di Myanmar.

"Negara Eropa mendukung apa yang dilakukan Indonesia. Mereka (negara Eropa) siap membantu Indonesia jika membutuhkan bantuan," ujarnya.

Dilansir Reuters, sejak beberapa bulan terakhir, jumlah warga Rohingya yang meninggal di Rakhine mencapai lebih dari seribu orang. Dua badan PBB menyebutkan mereka telah mengalami tindak kekerasan dari tentara dan polisi Myanmar.

Kekerasan dan pembantaian tersebut menyusul serangan ke pos pemeriksaan perbatasan yang menewaskan beberapa aparat pada Oktober tahun lalu.

Pemerintah telah mengevakuasi setidaknya 4 ribu warga desa non-Muslim di tengah bentrokan yang berlangsung di Rakhine barat laut. Ribuan Muslim Rohingya melarikan diri ke Bangladesh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Di Balik Jeruji Besi: Nasib Tragis Ratusan Pengungsi Rohingya di Penjara Bangladesh

Di Balik Jeruji Besi: Nasib Tragis Ratusan Pengungsi Rohingya di Penjara Bangladesh

News | Kamis, 13 Juni 2024 | 19:58 WIB

Ini  Alasan Warga Aceh Tidak Ingin Menerima Pengungsi Rohingya

Ini Alasan Warga Aceh Tidak Ingin Menerima Pengungsi Rohingya

Video | Kamis, 18 April 2024 | 08:00 WIB

Puluhan Pengungsi Etnis Rohingya Dipindahkan dari Gedung PMI ke Kantor Bupati Aceh Barat, Mengapa?

Puluhan Pengungsi Etnis Rohingya Dipindahkan dari Gedung PMI ke Kantor Bupati Aceh Barat, Mengapa?

News | Rabu, 27 Maret 2024 | 00:05 WIB

Masa Depan Pengungsi Rohingya di Tanah Rencong, Sempat Ditolak Dua Kali Warga

Masa Depan Pengungsi Rohingya di Tanah Rencong, Sempat Ditolak Dua Kali Warga

Video | Kamis, 07 Desember 2023 | 11:00 WIB

Asal-usul Pengungsi Rohingya: Alami Persekusi di Myanmar dan Ditolak di Aceh

Asal-usul Pengungsi Rohingya: Alami Persekusi di Myanmar dan Ditolak di Aceh

Video | Senin, 27 November 2023 | 10:00 WIB

Jejak Sejarah Etnis Rohingya, Ini Alasan Warga Aceh Menolak Kedatangan Mereka

Jejak Sejarah Etnis Rohingya, Ini Alasan Warga Aceh Menolak Kedatangan Mereka

Lifestyle | Minggu, 19 November 2023 | 14:29 WIB

Angin Topan Paksa Puluhan Ribu Pengungsi Rohingya Pindah dari Pesisir Barat Daya Bangladesh

Angin Topan Paksa Puluhan Ribu Pengungsi Rohingya Pindah dari Pesisir Barat Daya Bangladesh

News | Sabtu, 18 November 2023 | 21:12 WIB

Menumpang Kapal Kayu, Puluhan Imigran Rohingya Kembali Terdampar di Aceh

Menumpang Kapal Kayu, Puluhan Imigran Rohingya Kembali Terdampar di Aceh

Foto | Minggu, 25 Desember 2022 | 21:25 WIB

Terkini

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sumsel | Selasa, 01 September 2026 | 23:49 WIB

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:43 WIB

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:36 WIB

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:12 WIB

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:01 WIB

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Banten | Selasa, 01 September 2026 | 22:53 WIB

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 22:47 WIB

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Jatim | Selasa, 01 September 2026 | 22:42 WIB

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

News | Selasa, 01 September 2026 | 22:35 WIB

Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target

Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target

Sport | Selasa, 01 September 2026 | 22:30 WIB

×