PKS Sebut 'Jihad' ke Myanmar karena Emosi

Pebriansyah Ariefana, Bagus Santosa

Jum'at, 08 September 2017 | 14:34 WIB
PKS Sebut 'Jihad' ke Myanmar karena Emosi
Ustadz Arifin Ilham dan demonstran doakan warga Rohingya [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Sekretaris Fraksi PKS Sukamta mengatakan harus dipandang positif tentang adanya ‎rencana FPI mengirimkan bantuan keuangan dan relawannya ke Myanmar terkait kejahatan kemanusian di sana. FPI mengklaim ada puluhan ribu kadernya siap berjihad di Myanmar.

Sukamta menyebut bantuan FPI seperti ini membuktikan bangsa Indonesia memiliki kepedulian yang tinggi terhadap tragedi kemanusian yang menimpa etnis Rohingya di Rakhine State, Myanmar.

"‎Kami juga salut banyak lembaga sosial, organisasi masyarakat, elemen lintas agama hingga partai politik yang melakukan berbagai agenda penggalangan dukungan baik secara moril maupun materiil berupa penggalangan dana kemanusiaan," kata Sukamta dihubungi suara.com, Jakarta, Jumat (8/9/2017).

Dia menambahkan, pemerintah harus bisa membantu kemudahan bagi bantuan kemanusiaan dari berbagai elemen masyarakat untuk bisa sampai kepada korban dan pengungsi Rohingya.

Namun, sambungnya, terkait wacana rencana memberangkatkan relawan 'siap perang' ke Myanmar, Sukamta mengatakan hal itu harus dilihat dengan seksama.

"Pertama harus dipahami hal ini bisa saja muncul sebagai letupan emosi masyarakat mengingat berita yang beredar melalui media massa dan media sosial menggambarkan kondisi Rohingya yang sangat buruk," kata dia.

Kemudian, respon ini juga bisa sebagai bentuk tekanan tersendiri oleh masyarakat kepada Pemerintah Myanmar agar tidak menyepelekan persoalan Rohingya karena bisa berimplikasi luas ke negara tetangga.

"Ketiga tentu saja, kita berharap seluruh elemen bisa lebih mendorong pengumpulan dana kemanusiaan yang saat ini jelas-jelas dibutuhkan warga Rohingya," ujar Anggota Komisi I DPR ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sama-sama Dapat Nobel Perdamaian, Desmond Tutu Kutuk Suu Kyi

Sama-sama Dapat Nobel Perdamaian, Desmond Tutu Kutuk Suu Kyi

News | Jum'at, 08 September 2017 | 13:20 WIB

Setneg Minta Jangan Ganggu Akses Indonesia Bantu Rohingya

Setneg Minta Jangan Ganggu Akses Indonesia Bantu Rohingya

News | Jum'at, 08 September 2017 | 13:01 WIB

Bantu Rohingya, Jokowi Ditelepon PM Turki dan PM Australia

Bantu Rohingya, Jokowi Ditelepon PM Turki dan PM Australia

News | Jum'at, 08 September 2017 | 11:49 WIB

Kelompok Radikal Mainkan Isu Rohingya untuk Adu Domba

Kelompok Radikal Mainkan Isu Rohingya untuk Adu Domba

News | Jum'at, 08 September 2017 | 06:00 WIB

Suu Kyi Klaim Telah Lakukan yang Terbaik Lindungi Rohingya

Suu Kyi Klaim Telah Lakukan yang Terbaik Lindungi Rohingya

News | Kamis, 07 September 2017 | 22:10 WIB

Indonesia Diminta Intensif Lakukan Lobi Terkait Rohingya

Indonesia Diminta Intensif Lakukan Lobi Terkait Rohingya

News | Kamis, 07 September 2017 | 21:38 WIB

FPI akan Jihad ke Myanmar, Akbar: Saya Pikir Tak Perlu

FPI akan Jihad ke Myanmar, Akbar: Saya Pikir Tak Perlu

News | Kamis, 07 September 2017 | 19:24 WIB

HRWG Desak Myanmar Buka Akses Internasional dan Jurnalis

HRWG Desak Myanmar Buka Akses Internasional dan Jurnalis

News | Kamis, 07 September 2017 | 17:48 WIB

Fadli Zon: Jangan Cuma Kecam, Sediakan Pulau Buat Rohingya

Fadli Zon: Jangan Cuma Kecam, Sediakan Pulau Buat Rohingya

News | Kamis, 07 September 2017 | 14:54 WIB

Terkini

Sistem Kelistrikan Flores Diklaim Pulih Total Usai Gempa M7,7

Sistem Kelistrikan Flores Diklaim Pulih Total Usai Gempa M7,7

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:22 WIB

Tak Banyak yang Tahu, Pramono Anung Ternyata Punya Peran Khusus di Antara Megawati dan SBY

Tak Banyak yang Tahu, Pramono Anung Ternyata Punya Peran Khusus di Antara Megawati dan SBY

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:18 WIB

Pertamina NRE dan CRecTech akan Bangun Pabrik Percontohan Bio-Metanol di Sumut

Pertamina NRE dan CRecTech akan Bangun Pabrik Percontohan Bio-Metanol di Sumut

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:15 WIB

BPK Apresiasi Transformasi Kementerian Hukum, Tata Kelola Terus Didorong Menguat

BPK Apresiasi Transformasi Kementerian Hukum, Tata Kelola Terus Didorong Menguat

Jabar | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:14 WIB

IHSG Meluncur Turun di Awal Sesi ke Level 6.300, Emiten Haji Isam Ambruk

IHSG Meluncur Turun di Awal Sesi ke Level 6.300, Emiten Haji Isam Ambruk

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:13 WIB

Kado Kemerdekaan, Gubernur Sultra Turunkan Pajak Kendaraan Lama hingga 23 Persen

Kado Kemerdekaan, Gubernur Sultra Turunkan Pajak Kendaraan Lama hingga 23 Persen

Sulsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:09 WIB

Harga Pupuk Turun 20 Persen, Petani Padi Sumedang Terbantu Tekan Biaya Produksi

Harga Pupuk Turun 20 Persen, Petani Padi Sumedang Terbantu Tekan Biaya Produksi

Jabar | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:05 WIB

253 Ton Logistik Telah Dikirim ke NTT, Kapal Rumah Sakit Segera Berlabuh

253 Ton Logistik Telah Dikirim ke NTT, Kapal Rumah Sakit Segera Berlabuh

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:04 WIB

Dorong Pencegahan Penyakit, Waketum PSI Sebut Program Cek Kesehatan Gratis Perlu Diperkuat

Dorong Pencegahan Penyakit, Waketum PSI Sebut Program Cek Kesehatan Gratis Perlu Diperkuat

Jabar | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Simpang Siur Isu Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Naik 4 Hari Beruntun

Simpang Siur Isu Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Naik 4 Hari Beruntun

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:59 WIB

×