Indonesia Diminta Intensif Lakukan Lobi Terkait Rohingya

Ardi Mandiri | Suara.com

Kamis, 07 September 2017 | 21:38 WIB
Indonesia Diminta Intensif Lakukan Lobi Terkait Rohingya
Sam Aliano demo dukung etnis Rohingya [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Asosiasi Pengajar Hukum Internasional (APHI) mendorong pemerintah untuk melakukan lobi-lobi internasional secara intensif dengan melibatkan seluruh anggota masyarakat dunia khususnya ASEAN untuk menghentikan praktik kejahatan genosida atas Rohingya.

"Mendukung Pemerintah Indonesia untuk melakukan lobi-lobi internasional yang lebih intensif dengan melibatkan seluruh anggota masyarakat internasional khususnya negara-negara ASEAN agar Myanmar menghentikan praktik kejahatan genosida atas masyarakat Rohingya serta menyelesaikan persoalan ini secara permanen dan adil kepada Rohingya dan pemerintah Myanmar," ujar Ketua Asosiasi Pengajar Hukum Internasional (APHI) Hikmahanto Juwana di Jakarta, Kamis.

APHI, kata dia, menghimbau negara-negara ketiga khususnya negara-negara ASEAN untuk menerima sementara para pengungsi Rohingya, sesuai Hukum Internasional tentang perlindungan HAM di bawah naungan PBB dan ASEAN sampai ada jaminan hukum yang pasti dari negara asal untuk menerima kembali para pengungsi tersebut.

"Mendorong Organisasi Internasional yang bergerak di bidang kemanusiaan khususnya UNHCR untuk lebih aktif dalam menangani masalah pengungsi Warga Rohingya," ujar dia.

APHI mendorong ASEAN dan PBB untuk segera membentuk Komisi Investigasi atas peristiwa kemanusiaan di Myanmar dan melakukan upaya penegakan hukum atas peristiwa tersebut.

Selain itu, APHI menyetujui pernyataan pejabat berbagai negara dan tokoh dunia bahwa ada dugaan Pemerintah Myanmar melakukan tindakan pembersiahan etnis dan diskriminatif terhadap suku bangsa Rohingya.

Tindakan tersebut tidak ada dasar dalam hukum internasional dan alasan kepentingan nasional suatu negara untuk melakukan pengusiran penduduk sipil dari tempat asalnya sehingga melenyapkan eksistensi mereka sebagai suatu suku bangsa.

"Bahwa kekerasan yang dilakukan aparat Myanmar dapat mengarah ke peristiwa kejahatan kemanusiaan dan genosida terhadap penduduk sipil Rohingya yang dinilai melanggar Ketentuan-Ketentuan Hukum Internasional mengenai HAM dan Piagam PBB sekaligus mengancam perdamaian dan keamanan internasional," ujar dia.

Ia mengatakan APHI menyarankan kepada Pemerintah Myanmar untuk segera melakukan upaya- upaya baru yang mengarah kepada perlindungan kemanusiaan bagi warga sipil Rohingya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

FPI akan Jihad ke Myanmar, Akbar: Saya Pikir Tak Perlu

FPI akan Jihad ke Myanmar, Akbar: Saya Pikir Tak Perlu

News | Kamis, 07 September 2017 | 19:24 WIB

HRWG Desak Myanmar Buka Akses Internasional dan Jurnalis

HRWG Desak Myanmar Buka Akses Internasional dan Jurnalis

News | Kamis, 07 September 2017 | 17:48 WIB

Fadli Zon: Jangan Cuma Kecam, Sediakan Pulau Buat Rohingya

Fadli Zon: Jangan Cuma Kecam, Sediakan Pulau Buat Rohingya

News | Kamis, 07 September 2017 | 14:54 WIB

Laskar FPI akan Jihad ke Myanmar, Ini Reaksi Pimpinan Demokrat

Laskar FPI akan Jihad ke Myanmar, Ini Reaksi Pimpinan Demokrat

News | Kamis, 07 September 2017 | 13:43 WIB

Ini Syarat Ikut Jihad FPI ke Myanmar, Salah Satunya Siap Mati

Ini Syarat Ikut Jihad FPI ke Myanmar, Salah Satunya Siap Mati

News | Kamis, 07 September 2017 | 12:58 WIB

Tak Bantu Rohingya, Arab Saudi Dikecam

Tak Bantu Rohingya, Arab Saudi Dikecam

News | Kamis, 07 September 2017 | 12:51 WIB

Hanura Curiga Ada yang Ingin Serang Jokowi Lewat Isu Rohingya

Hanura Curiga Ada yang Ingin Serang Jokowi Lewat Isu Rohingya

News | Kamis, 07 September 2017 | 12:36 WIB

FPI Klaim 10.000 Pendaftar Ingin Bela Rohingya ke Myanmar

FPI Klaim 10.000 Pendaftar Ingin Bela Rohingya ke Myanmar

News | Kamis, 07 September 2017 | 11:56 WIB

Israel Jual Senjata dan Latih Militer Myanmar yang Buru Rohingya

Israel Jual Senjata dan Latih Militer Myanmar yang Buru Rohingya

News | Kamis, 07 September 2017 | 11:15 WIB

Suu Kyi: Dunia Salah soal Rohingya karena Termakan Berita Hoaks

Suu Kyi: Dunia Salah soal Rohingya karena Termakan Berita Hoaks

News | Kamis, 07 September 2017 | 07:38 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB