Pemerintah Pacu Pembangunan Tol Cisumdawu

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Kamis, 14 September 2017 | 16:04 WIB
Pemerintah Pacu Pembangunan Tol Cisumdawu
Pembangunan jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu). (Sumber: Kementerian PUPR)

Suara.com - Pembangunan jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu), yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) terus diupayakan untuk mencapai target. Konstruksi seksi 2 fase I Ranca Kalong-Ciherang (6,35 km) kini sudah dalam penyelesaian tahap akhir.

Pada bagian lain, seksi 2 fase II Ciherang-Sumedang (10,70 km), progress konstruksinya telah di atas rencana, yaitu dengan realisasi 13 persen, dari rencana yang seharusnya, yaitu 11 persen.

Salah satu pekerjaan konstruksi pada seksi ini adalah membangun terowongan untuk menembus bukit di Desa Cilengser, dengan panjang mencapai 472 meter dan diameter 14 m, dimana saat ini sudah berhasil menembus 65 m.

Pada ruas ini juga dilakukan pembangunan Jembatan Cinampel, yang saat ini berada dalam tahap pengecoran pilar. Penyelesaian pembangunan dan pengoperasian seksi 2 tahap II diperkirakan pada 2019.



“Tol Cisumdawu merupakan salah satu proyek strategis nasional yang tengah kita lakukan percepatan penyelesaiannya, agar dapat beroperasi seluruhnya pada 2019. Dengan selesainya tol Cisumdawu, maka diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antar wilayah tengah dengan utara Jawa Barat, sehingga mengurangi biaya logistik dan meningkatkan produktivitas. Tol ini juga akan menghubungkan kawasan strategis nasional Cekungan Bandung dengan Bandara Internasional Jawa Barat di Kertajati,” jelas Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, di Jakarta baru-baru ini.

Jalan tol ini juga akan mempersingkat waktu tempuh Bandung-Sumedang, yang merupakan kawasan konsentrasi pendidikan, sekaligus membagi beban lalu lintas di Jalan Cadas Pangeran yang selalu padat, dan akan terkoneksi dengan Tol Cikampek-Palimanan, yang merupakan bagian dari Tol Trans Jawa.

Pembangunan Tol Cisumdawu (61,1 km) membutuhkan biaya besar, yakni mencapai Rp 8,41 triliun, yang pengerjaannya dilakukan dengan skema kerja sama pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Untuk meningkatkan kelayakan investasi di ruas jalan tol tersebut, pemerintah memberikan dukungan berupa pembiayaan dan konstruksi pada seksi 1 Cileunyi-Ranca Kalong (11,45 km) dan seksi 2 Ranca Kalong- Sumedang (17,05 km).

Untuk seksi 1, saat ini masih dalam tahap pembebasan lahan, dimana progress tanah bebas kini sudah mencapai 37,43 persen, sementara pada seksi 3 hingga seksi 6 (32,6 km), yang menghubungkan Sumedang-Cimalaka-Legok-Ujungjaya-Dawuan, dan akses Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) dibangun oleh BUJT, yakni PT. Citra Karya Jabar Tol.

Saat ini, keempat seksi tersebut masih dalam tahap pengadaan lahan, dimana pada seksi 3 Sumedang-Cimalak (3,75 km), proses pembebasan tanahnya sudah mencapai 98 persen.  Pada seksi 4-6 masih dalam proses revisi penetapan lokasi dan persiapan dana talangan untuk pembebasan lahan oleh BUJT. Proses pengadaan lahan diperkirakan akan selesai April 2018.

Adapun komposisi saham PT. Citra Karya Jabar Tol, sebagai pemegang hak konsesi Tol Cisumdawu selama 40 tahun adalah PT. Citra Marga Nusaphala Persada (51 persen), PT. Waskita Karya (15 persen), PT. Pembangunan Perumahan (14 persen), PT. Brantas Abipraya (10 persen), dan PT. Jasa Sarana (10 persen).

(** Artikel ini merupakan kerja sama Kementerian PUPR dengan Suara.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Basuki: Masifnya Pembangunan Infrastruktur Bawa Optimisme Bisnis

Basuki: Masifnya Pembangunan Infrastruktur Bawa Optimisme Bisnis

News | Kamis, 14 September 2017 | 09:17 WIB

Terkini

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:12 WIB

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:05 WIB

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:01 WIB

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:00 WIB

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:27 WIB