Teror Bom Ember di Kereta London, Seorang Remaja Ditangkap

Arsito Hidayatullah

Sabtu, 16 September 2017 | 18:59 WIB
Teror Bom Ember di Kereta London, Seorang Remaja Ditangkap
Petugas keamanan dan layanan darurat berada di sekitar Stasiun Parsons Green, London, usai kejadian ledakan bom di salah satu gerbing kereta pada Jumat (15/9/2017) pagi. [Adrian Dennis/AFP]

Suara.com - Seorang pemuda berusia 18 tahun diberitakan telah diamankan petugas karena diduga terkait teror bom di gerbong kereta bawah tanah di Stasiun Parsons Green, London, Jumat (15/9/2017).

Sejauh ini, sebagaimana diberitakan BBC, Sabtu (16/9), remaja yang ditangkap di area pelabuhan Dover itu masih ditahan di kantor polisi setempat, namun akan segera dibawa ke London.

Wakil Asisten Komisioner Kepolisian Metropolitan (London), Neil Basu, menyatakan bahwa penangkapan itu bisa disebut sebagai satu langkah signifikan. Meski demikian, dia menekankan bahwa status keamanan masih dalam taraf "kritis".

Basu pun menegaskan bahwa publik tetap diharapkan untuk waspada. Sementara pihak kepolisian masih akan melanjutkan langkah-langkah protektif, dengan terus meningkatkan jumlah pengamanan di berbagai tempat.

"Penangkapan ini akan berlanjut dengan aktivitas lainnya dari para petugas kami," ungkapnya.

"Demi alasan-alasan penyidikan, kami belum akan menyampaikan detail lebih jauh terkait orang yang sudah diamankan saat ini," tandasnya.

Diketahui, sekitar 30 orang harus menderita luka akibat ledakan bom di wadah semacam ember di dalam salah satu gerbong kereta yang dipenuhi penumpang di Stasiun Parsons Green, Jumat pagi itu.

Informasi dari Layanan Ambulans London, sebagian besar korban kemudian sempat dirawat di rumah sakit terdekat, dan tak lama kemudian sudah bisa pulang. Namun beberapa orang diakui masih mendapatkan perawatan di RS.

Sementara itu, The Guardian memberitakan, kabar yang berdar adalah bahwa bom tersebut menggunakan campuran bahan bernama triacetone triperoxide (TATP). Untuk diketahui, di kalangan intelijen maupun pelaku teror, TATP dikenal juga dengan julukan "Mother of Satan" (Ibunda Setan).

Julukan mengerikan itu, sebagaimana ulasan PA, disematkan kepada bahan peledak ini lantaran ketidakstabilannya. Bahan ini tergolong gampang meledak baik karena dipicu oleh panas, benturan atau gesekan, atau bahkan lewat pergerakan.

Dalam salah satu ulasannya pula, korespoden BBC menjelaskan bahwa saat ini bom tersebut sudah ditelaah oleh tim Laboratorium Peledak Forensik di bawah koordinasi kepolisian. Satu kesimpulan yang mengemuka, bom dengan peralatan hasil improvisasi itu tampaknya tidak meledak sempurna.

Berdasarkan pengamatan dampak maupun sisa-sisa bom itu sendiri, bagian pemicunya tampak berhasil meledak, namun bagian utamanya tidak. Salah satu kemungkinan terjadinya hal itu, menurut koresponden BBC berdasarkan pengetahuan dari tim forensik, barangkali adalah karena "resep" bahan-bahan bom yang kurang tepat.

Pelaku dalam hal ini diduga mencoba menciptakan bom berbahan peledak TATP, yang intinya terbuat dari hidrogen peroksida, ditambah beberapa bahan kimia lain. Untuk diketahui, TATP adalah juga bahan peledak utama dari kejadian serangan bom di Manchester awal tahun ini, sama juga seperti di bandara Brussels tahun lalu, dan di Paris pada tahun 2015.

Belakangan, ISIS dikabarkan sempat mengklaim bahwa ledakan bom di stasiun kereta London tersebut adalah aksi dari pengikut mereka. Namun pihak berwenang di Inggris sendiri belum mau menerima begitu saja klaim tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Status Ancaman Teror di Inggris Naik ke Level "Kritis"

Status Ancaman Teror di Inggris Naik ke Level "Kritis"

News | Sabtu, 16 September 2017 | 06:47 WIB

ISIS Klaim Bertanggung Jawab Ledakan di Kereta Bawah Tanah London

ISIS Klaim Bertanggung Jawab Ledakan di Kereta Bawah Tanah London

News | Sabtu, 16 September 2017 | 02:57 WIB

Bom Ember Ledak Kereta Bawah Tanah London, Polisi Buru Orang Ini

Bom Ember Ledak Kereta Bawah Tanah London, Polisi Buru Orang Ini

News | Sabtu, 16 September 2017 | 01:01 WIB

Dihantam 'Bapak dari Segala Bom', Menteri Perang ISIS Tewas

Dihantam 'Bapak dari Segala Bom', Menteri Perang ISIS Tewas

News | Senin, 11 September 2017 | 07:38 WIB

Lelaki Ini Posting Ajakan Membunuh Muslim di Facebook

Lelaki Ini Posting Ajakan Membunuh Muslim di Facebook

Tekno | Jum'at, 08 September 2017 | 14:44 WIB

Selamatkan 400 Bocah, Polisi Ini Lari 1 Km Sembari Bawa Bom Aktif

Selamatkan 400 Bocah, Polisi Ini Lari 1 Km Sembari Bawa Bom Aktif

News | Jum'at, 01 September 2017 | 13:58 WIB

Terkini

Bukan Harga Murah, Ini Strategi Sharp Indonesia Menjaga Dominasi Pasar AC

Bukan Harga Murah, Ini Strategi Sharp Indonesia Menjaga Dominasi Pasar AC

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:44 WIB

Hari Ini, Pramudi Jaklingko M44 Gelar Aksi Demo di Menteng

Hari Ini, Pramudi Jaklingko M44 Gelar Aksi Demo di Menteng

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:44 WIB

Niat Menggasak Malah Terlelap: Maling Apes di Pringsewu yang Ketiduran di Kasur Korban

Niat Menggasak Malah Terlelap: Maling Apes di Pringsewu yang Ketiduran di Kasur Korban

Lampung | Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:43 WIB

Isu Kesepakatan dengan Oman di Tengah Perang, Iran Semakin 'Kuat' di Selat Hormuz

Isu Kesepakatan dengan Oman di Tengah Perang, Iran Semakin 'Kuat' di Selat Hormuz

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:41 WIB

Sering Melihat Kilatan Cahaya atau Bercak Hitam? Kenali Tanda Gangguan pada Retina

Sering Melihat Kilatan Cahaya atau Bercak Hitam? Kenali Tanda Gangguan pada Retina

Health | Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:35 WIB

Rahasia Teknologi i-DM JETOUR T1 dan T2 yang Mampu Melaju Lebih dari 1200 Kilometer

Rahasia Teknologi i-DM JETOUR T1 dan T2 yang Mampu Melaju Lebih dari 1200 Kilometer

Otomotif | Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:35 WIB

Ulasan The Yellow Wallpaper, Ketika Kisah Horor Tak Selalu Tentang Hantu

Ulasan The Yellow Wallpaper, Ketika Kisah Horor Tak Selalu Tentang Hantu

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:30 WIB

Rupiah Perkasa di Tengah Pelemahan Dolar AS, Dibuka Menguat ke Rp17.912

Rupiah Perkasa di Tengah Pelemahan Dolar AS, Dibuka Menguat ke Rp17.912

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:28 WIB

7 Lipstik Transferproof untuk Bibir Kering, Nyaman Dipakai Tahan hingga 16 Jam

7 Lipstik Transferproof untuk Bibir Kering, Nyaman Dipakai Tahan hingga 16 Jam

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:25 WIB

Wamensos Cek Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Probolinggo, Kuansing dan Polewali Mandar

Wamensos Cek Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Probolinggo, Kuansing dan Polewali Mandar

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:24 WIB

×