Bom Ember Ledak Kereta Bawah Tanah London, Polisi Buru Orang Ini

Chaerunnisa

Sabtu, 16 September 2017 | 01:01 WIB
Bom Ember Ledak Kereta Bawah Tanah London, Polisi Buru Orang Ini
Bom ember di stasiun kereta bawah tanah London (AFP)

Suara.com - Bom ember memicu ledakan di sebuah kereta di stasiun kereta bawah tanah Parsons Green Tube, London, Inggris, Jumat (15/9/2017) waktu setempat. Usai insiden yang melukai 29 orang tersebut, polisi melakukan perburuan untuk pengebom bom ember itu.

Ledakan sekitar pukul 08.15, waktu setempat, dikabarkan berasal dari sebuah ember putih yang dibungkus dalam sebuah kantong, yang diletakkan di gerbong belakang kereta. Menurut otoritas setempat, ember tersebut dijadikan alat peledak buatan yang menyebabkan bola api besar yang membuat para korbannya menderita luka bakar pada tubuhnya.

Polisi mengatakan, mereka mengetahui identitas penyerang tersebut setelah menyatakannya sebagai insiden teroris dan telah mengidentifikasi tersangka lewat CCTV dari beberapa stasiun kereta bawah tanah Tube untuk melacaknya. Polisi kini telah mengidentifikasi tersangka yang mereka percaya menanam bom tersebut di kereta api.

Sky News mengutip sumber keamanan melaporkan, Dinas keamanan Inggris telah mengidentifikasi tersangka yang terlibat dalam pemboman kereta komuter di London Barat tersebut dengan bantuan rekaman pengawasan.

Meski beberapa korban menderita luka bakar, tidak ada korban luka yang mengancam nyawa. Namun, beberapa korbannya diindentifikasi kebanyakan anak-anak.

Ledakan memicu kepanikan di kereta dan stasiun tersebut, sehingga sempat terjadi insiden saling menginjak di antara penumpang dan calon penumpang yang berusaha menyelamatkan diri.

Petugas sore ini mengevakuasi area di sekitar Parsons Green, sehingga mereka bisa menangani sisa-sisa bom tersebut. Gambar dari tempat kejadian menunjukkan kabel keluar dari ember putih di dalam tas Lidl yang terisolasi di area belakang kereta.

Presenter BBC News Sophie Raworth yang berada di lokasi kejadian mengatakan, dia melihat seorang perempuan dengan luka bakar di wajah dan kakinya dibawa di atas tandu. 

"Saya berbicara dengan seorang perempuan, Laura Bishop, yang mengatakan bahwa dia berdiri di sana dan tiba-tiba mendengar suara ledakan dan melihat dinding berapi, terbakar di gerbong itu," kata Raworth.

baca juga

"Dia melihat orang-orang yang mengalami luka bakar di rambut mereka, terbakar di kepala mereka dan pintunya segera terbuka. Saya baru saja melihat seorang perempuan yang baru saja ditandu ke sini dan dengan jelas kakinya terbungkus dan dia mengalami luka bakar dari atas hingga ujung kaki," sambungnya. (Metro)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Geger, Dikira Bom Ternyata Kardus Misterius Berisi Ini

Geger, Dikira Bom Ternyata Kardus Misterius Berisi Ini

News | Jum'at, 15 September 2017 | 18:11 WIB

Dihantam 'Bapak dari Segala Bom', Menteri Perang ISIS Tewas

Dihantam 'Bapak dari Segala Bom', Menteri Perang ISIS Tewas

News | Senin, 11 September 2017 | 07:38 WIB

Lelaki Ini Posting Ajakan Membunuh Muslim di Facebook

Lelaki Ini Posting Ajakan Membunuh Muslim di Facebook

Tekno | Jum'at, 08 September 2017 | 14:44 WIB

Sudah 6 Saksi Diperiksa Terkait Bom Molotov di Kedubes Myanmar

Sudah 6 Saksi Diperiksa Terkait Bom Molotov di Kedubes Myanmar

News | Minggu, 03 September 2017 | 18:06 WIB

Selamatkan 400 Bocah, Polisi Ini Lari 1 Km Sembari Bawa Bom Aktif

Selamatkan 400 Bocah, Polisi Ini Lari 1 Km Sembari Bawa Bom Aktif

News | Jum'at, 01 September 2017 | 13:58 WIB

Gantikan Anjing, Komputer Kini Bisa "Mencium" Bom

Gantikan Anjing, Komputer Kini Bisa "Mencium" Bom

Tekno | Rabu, 30 Agustus 2017 | 15:28 WIB

Meski Syok, Bocah Ini Selamat Gempuran ISIS

Meski Syok, Bocah Ini Selamat Gempuran ISIS

News | Rabu, 30 Agustus 2017 | 11:53 WIB

Heroik! Polisi Ini Bawa Lari Bom 9 Kg Demi Selamatkan 400 Pelajar

Heroik! Polisi Ini Bawa Lari Bom 9 Kg Demi Selamatkan 400 Pelajar

News | Selasa, 29 Agustus 2017 | 06:09 WIB

Terkini

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa Semarang Suarakan Lima Tuntutan hingga Malam

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa Semarang Suarakan Lima Tuntutan hingga Malam

Jawa Tengah | Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:03 WIB

Eks Kepala BBPJN Sumut Jadi Tersangka Korupsi, Diduga Terima Rp300 Juta

Eks Kepala BBPJN Sumut Jadi Tersangka Korupsi, Diduga Terima Rp300 Juta

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:54 WIB

7 Arti Mimpi Gempa Bumi Tapi Selamat Menurut Islam dan Primbon

7 Arti Mimpi Gempa Bumi Tapi Selamat Menurut Islam dan Primbon

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:50 WIB

KMP Batumandi Terbakar di Merak, 4 ASN Ogan Ilir Hendak Konsultasi ke BKN dan Kemendagri

KMP Batumandi Terbakar di Merak, 4 ASN Ogan Ilir Hendak Konsultasi ke BKN dan Kemendagri

Sumsel | Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:44 WIB

Ketika Penyandang Disabilitas Tak Berjuang Sendiri, Akses Layanan dan Kesempatan Berkarya Dibuka

Ketika Penyandang Disabilitas Tak Berjuang Sendiri, Akses Layanan dan Kesempatan Berkarya Dibuka

Jabar | Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:42 WIB

Perluasan Akses Pasar Internasional & Digitalisasi Domestik Kunci Utama Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Perluasan Akses Pasar Internasional & Digitalisasi Domestik Kunci Utama Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:30 WIB

Fundamental Ekonomi Terjaga, Manfaat Kian Dirasakan Masyarakat

Fundamental Ekonomi Terjaga, Manfaat Kian Dirasakan Masyarakat

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:28 WIB

Polda Jateng Apresiasi Aksi Mahasiswa di Jalan Pahlawan, Massa Diimbau Bubarkan Diri Tertib

Polda Jateng Apresiasi Aksi Mahasiswa di Jalan Pahlawan, Massa Diimbau Bubarkan Diri Tertib

Jawa Tengah | Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:26 WIB

Tetap Nyaman Meski Anak Aktif Bergerak, Ini Tips Memilih Activewear untuk Si Kecil

Tetap Nyaman Meski Anak Aktif Bergerak, Ini Tips Memilih Activewear untuk Si Kecil

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:23 WIB

IUP Kristalin Dicabut Demi Antam? Haris Azhar Kritik Klaim Pemulihan Hutan Satgas PKH

IUP Kristalin Dicabut Demi Antam? Haris Azhar Kritik Klaim Pemulihan Hutan Satgas PKH

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:19 WIB

×