DPR Usul KPU Cantumkan Sanksi Pidana di Form C6

Pebriansyah Ariefana | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Sabtu, 30 September 2017 | 14:59 WIB
DPR Usul KPU Cantumkan Sanksi Pidana di Form C6
Anggota DPR Komisi II Fandi Utomo dan Ketua KPU Arief Budiman. (suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Anggota DPR Komisi II Fandi Utomo mengusulkan kepada penyelenggara Pemilu yakni Komisi Pemilihan Umum mencantumkan sanksi pidana di dalam form C6 (surat pemberitahuan/undangan) bagi masyarakat yang menyalahgunakan C6 pada saat Pemilu 2019 yang digelar secara serentak.

Hal ini dikatakan Fandi saat meninjau Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu Serentak 2019 yang berlokasi di bekas TPS 6, Kawasan Masjid Agung Wali Songo, Kampung Kadumangu, RT.01 RW.02, Kelurahan Kadumangu, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (30/9/2017).

"Cuma ada satu yang kurang di dalam C6 itu, yaitu peringatan kepada masyarakat terkait pidana yang akan dihadapi jika dia menyalahgunakan C6, apakah dia memakai punya orang lain, apa dia menjual C6," ujar Fandi di lokasi.

Ia juga mempertanyakan kepada KPU perihal estimasi waktu bagi pemilih yang menggunakan form A5 (pindah TPS dan juga menggunakan E-KTP.

"Kemudian A5, pindahan. Dalam simulasi ini, nanti gimana ini? Setelah jam 12.00 ini apakah cukup waktunya untuk A5. Nanti jam 12.00 itu yang pindahan sama yang pakai e-ktp, nanti cukup tidak waktunya," kata dia.

Ia pun setuju adanya formulir C7 bagi yang merupakan daftar hadir memilih. Adapun formulir C7 untuk mengantisipasi penyalahgunaan memilih.

"Yang ketiga (form) C7, dulu itu bukan sesuatu yang terbuka. Sekarang C7 itu sesuatu yang terbuka dan para pemilih harus menandatangani langsung karena itu adalah otentisitas para pemilih yang hadir. Jadi tidak diisi oleh petugas. Setelah itu baru ke ruang tunggu, baru ambil surat suara dan masuk ke bilik pemilihan," ucap Fandi.

Lebih jauh, Fandi pun menyarankan ukuran bilik suara harus disesuaikan dengan kertas suara.

"Ukuran bilik harus disesuaikan dgn lebarnya kertas suara. Karena kertasnya menurut simulasi hari ini cukup lebar dan harus dibuat sebisa mungkin kertas betul-betul terbuka, jangan sampai ada coblos ganda karena dia tidak bisa membuka seluruhnya kertas suara," tutur Fandi.

Politisi Partai Demokrat itu pun mendorong pemerintah segera memberlakukan ketentuan KTP elektronik untuk digunakan dalam Pemilu. Menurutnya, hal tersebut penting agar seluruh masyarakat menggunakan hak pilihnya pada Pemilu.

"Nah catatan itu penting pada para bupati, gubernur dan Kementerian Dalam Negeri terkait ketentuan KTP elektronik dalam pemilu. Desember 2018 adalah batas akhir penggunaan KTP yang di luar KTP elektronik, baik itu surat keterangan Dukcapil atau KTP lama," kata Fandi.

"Jadi hati-hati jangan sampai rakyat kehilangan hak pilih karena tidak membawa KTP elektronik pada Pemilu 2019. Petugas tadi bilang, jangankan bapak yang orang DPR, presiden pun kalau tidak bawa KTP elektronik saya tolak," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Dampak Panasnya Suhu Politik Pemilu 2019 ke Properti

Ini Dampak Panasnya Suhu Politik Pemilu 2019 ke Properti

Bisnis | Sabtu, 30 September 2017 | 14:40 WIB

Warga Kadungmangu Bogor Tak Kesulitan Ikut Simulasi Pemilu

Warga Kadungmangu Bogor Tak Kesulitan Ikut Simulasi Pemilu

News | Sabtu, 30 September 2017 | 12:52 WIB

Bupati Bogor Ikut Simulasi Pemilu 2019

Bupati Bogor Ikut Simulasi Pemilu 2019

News | Sabtu, 30 September 2017 | 11:55 WIB

KPU Gelar Simulasi Pemilu 2019 di Bogor

KPU Gelar Simulasi Pemilu 2019 di Bogor

News | Sabtu, 30 September 2017 | 11:01 WIB

Rizieq Shihab Takut Ditahan Sampai Pilpres 2019 Selesai

Rizieq Shihab Takut Ditahan Sampai Pilpres 2019 Selesai

News | Jum'at, 15 September 2017 | 00:01 WIB

Yusril Lawan UU Pemilu di Mahkamah Konstitusi

Yusril Lawan UU Pemilu di Mahkamah Konstitusi

News | Selasa, 05 September 2017 | 12:04 WIB

JK Tolak Jadi Ketua Tim Sukses Kampanye Jokowi

JK Tolak Jadi Ketua Tim Sukses Kampanye Jokowi

News | Rabu, 30 Agustus 2017 | 16:44 WIB

Masuk Tahun Politik, Jokowi Minta Menteri Bikin Kebijakan Populis

Masuk Tahun Politik, Jokowi Minta Menteri Bikin Kebijakan Populis

News | Selasa, 29 Agustus 2017 | 15:12 WIB

Gerindra: Dana Parpol di Meksiko Saja Rp60.000 per Suara

Gerindra: Dana Parpol di Meksiko Saja Rp60.000 per Suara

News | Senin, 28 Agustus 2017 | 19:50 WIB

Terkini

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:30 WIB

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:33 WIB

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:29 WIB

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:23 WIB

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:15 WIB

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:10 WIB

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:49 WIB

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:43 WIB

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:40 WIB

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:05 WIB