Pelaku Penembakan di Las Vegas Dikenal Kaya dan Gemar Berjudi

Liberty Jemadu | Suara.com

Selasa, 03 Oktober 2017 | 07:27 WIB
Pelaku Penembakan di Las Vegas Dikenal Kaya dan Gemar Berjudi
Stephen Paddock (64), terduga pelaku penembakan di Las Vegas, AS pada Senin (2/10). [AFP]

Suara.com - Stephen Paddock, terduga pelaku penembakan yang menewaskan sedikitnya 59 orang di Las Vegas pada Senin (2/10/2017) dikenal sebagai orang kaya dan gemar berjudi, demikian diwartakan Reuters.

Lelaki berusia 64 tahun, yang ditemukan tewas dalam sebuah kamar hotel di Mandalay Bay, Las Vegas itu diketahui tinggal di sebuah rumah di Nevada, di tengah-tengah komunitas para pensiunan.

Di mata orang-orang yang mengenalnya, Paddock dinilai sama sekali tak memiliki indikasi akan melakukan penembakan brutal yang menyasar konser musik country yang merupakan penembakan massal terkelam dalam sejarah modern AS.

"Dia orang kaya dan suka bermain video poker. Ia juga suka bertualang di kapal pesiar," kata Eric Paddock, saudara Stephen, "Dia tak pernah membawa senjata, ini sangat tak masuk akal."

Menurut Eric, saudaranya itu adalah orang yang tenang, yang memilih pindah dari Florida yang lembab ke pemukiman sepi di gurun Nevada agar lebih dekat dengan Las Vegas, tempat ia biasa berjudi.

Anak Perampok Bank

Eric mengaku terakhir kali berhubungan dengan saudaranya pada awal September. Ketika itu Stephen mengiriminya pesan singkat, berbicara soal pemadaman listrik di Florida usai sapuan Badai Irma. Ibu mereka masih hidup dan tinggal di daerah Florida.

"Dia sama sekali tak punya kedekatan dengan organisasi politik dan organisasi agama," beber Eric.

Adapun ayah mereka, Patrick Benjamin Paddock, memang perampok bank sadis dan pernah masuk dalam daftar penjahat paling dicari oleh FBI pada dekade 1960an. Stephen sendiri, menurut kepolisian Las Vegas, tak memiliki catatan kriminal, selain pelanggaran lalu lintas.

"Kami tak pernah mengenal dia (ayah)," ujar Eric.

Menurut catatan penegak hukum di AS, dalam beberapa pekan terakhir, Stephen mencatatkan transaksi berjudi senilai puluhan ribu dolar, meski tak diketahui apakah dia menang atau kalah.

Stephen sendiri diketahui juga pernah bekerja di Lockheed Martin, sebuah perusahaan pertahanan dan salah satu produsen senjata terbesar di dunia di periode 1985-1988. Lockheed Martin sendiri saat ini sudah bekerja sama dengan polisi untuk menyelidiki latar belakang Stephen.

Selain itu dia juga diketahui mengantongi izin berburu di Texas, tempat sebelumnya menetap. Selain izin berburu, ia juga memegang lisensi pilot dan memiliki satu unit pesawat bermesin tunggal terdaftar atas namanya.

Pada 2015 dia membeli sebuah rumah berlantai dua di Mesquite, sebuah kota kecil nan sepi di perbatasan antara Nevada dan Arizona. Kota itu terkenal dengan para olah raga golf dan para penjudinya.

"Rumahnya bagus dan bersih. Tak ada yang di luar kebiasaan," kata Quinn Averett, juru bicara kepolisian Mesquite.

Ditemukan sejumlah senjata dan amunisi di dalam rumah tersebut. Akan tetapi itu adalah hal biasa, karena di kawasan itu tingkat kepemilikan senjata memang tinggi.

Hotel tempat Stephen melakukan penembakan bisa ditempuh sejam dari rumahnya. Di dalam kamar di lantai 32 itu, polisi menemukan 10 pucuk senjata. Stephen menginap di kamar itu sejak Kamis pekan lalu.

Sebelum pindah ke Nevada, Stephen tinggal di sebuah kota yang juga bernama Mesquite, di Texas. Di sana ia bekerja sebagai manajer di sebuah apartemen bernama Central Park. Menurut Washington Post, di sana ia juga bekerja sebagai akuntan dan berinvestasi di sektor real estate.

Hingga 2015 ia diketahui masih lajang, meski beberapa sumber mengatakan ia pernah menikah di California pada 1980an. Di Nevada Stephen disebut tinggal bersama seorang perempuan, meski menurut polisi perempuan itu tak berhubungan dengan penembakan brutal tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penembakan Massal di Piramida Teotihuacan, Turis Kanada Tewas Mengenaskan

Penembakan Massal di Piramida Teotihuacan, Turis Kanada Tewas Mengenaskan

News | Selasa, 21 April 2026 | 12:43 WIB

Detik-detik Penembakan Massal di Kampus Iowa AS, 5 Orang Jadi Korban, Pelaku Belum Ditangkap

Detik-detik Penembakan Massal di Kampus Iowa AS, 5 Orang Jadi Korban, Pelaku Belum Ditangkap

News | Senin, 20 April 2026 | 16:39 WIB

Tampang Eks Tentara AS Pelaku Penembakan Massal di Louisiana: 8 Anak Dihabisi di Dalam Rumah

Tampang Eks Tentara AS Pelaku Penembakan Massal di Louisiana: 8 Anak Dihabisi di Dalam Rumah

News | Senin, 20 April 2026 | 11:22 WIB

Penembakan Massal di AS Ternyata Dipicu Konflik Rumah Tangga

Penembakan Massal di AS Ternyata Dipicu Konflik Rumah Tangga

News | Senin, 20 April 2026 | 10:29 WIB

Fakta Mengerikan Penembakan 8 Anak di AS: Pelaku Eks Tentara, 7 Korban Anak Kandung Tersangka

Fakta Mengerikan Penembakan 8 Anak di AS: Pelaku Eks Tentara, 7 Korban Anak Kandung Tersangka

News | Senin, 20 April 2026 | 07:02 WIB

Detik-detik Teror Kiev: Pria Rusia Tembaki Warga Tanpa Ampun, 6 Orang Tewas 14 Luka

Detik-detik Teror Kiev: Pria Rusia Tembaki Warga Tanpa Ampun, 6 Orang Tewas 14 Luka

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:03 WIB

VIVA LA LISA! Lisa BLACKPINK Siap Guncang Panggung Megah Las Vegas

VIVA LA LISA! Lisa BLACKPINK Siap Guncang Panggung Megah Las Vegas

Your Say | Jum'at, 03 April 2026 | 09:45 WIB

12 Orang Tewas dalam Penembakan Massal Saat Perayaan Hanukkah di Australia

12 Orang Tewas dalam Penembakan Massal Saat Perayaan Hanukkah di Australia

News | Senin, 15 Desember 2025 | 00:10 WIB

Perayaan Hanukkah Berdarah di Bondi Beach: 9 Tewas, Diduga Target Komunitas Yahudi?

Perayaan Hanukkah Berdarah di Bondi Beach: 9 Tewas, Diduga Target Komunitas Yahudi?

News | Minggu, 14 Desember 2025 | 18:15 WIB

Horor di Bondi Beach: Penembakan Brutal di Pantai Ikonik Australia, 9 Orang Tewas

Horor di Bondi Beach: Penembakan Brutal di Pantai Ikonik Australia, 9 Orang Tewas

News | Minggu, 14 Desember 2025 | 18:09 WIB

Terkini

Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial

Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:20 WIB

Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN

Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:18 WIB

Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor

Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:18 WIB

Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan

Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:09 WIB

Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai

Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:57 WIB

Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!

Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:46 WIB

Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun

Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:38 WIB

Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini

Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:37 WIB

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:25 WIB

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:21 WIB