Teror di Masjid San Diego, Aksi Heroik Marbot Menghadang Potensi Pembantaian Massal 2 Remaja

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:14 WIB
Teror di Masjid San Diego, Aksi Heroik Marbot Menghadang Potensi Pembantaian Massal 2 Remaja
Penembakan massal di Masjid San Diego (Istimewa)
baca 10 detik
  • Penjaga Masjid San Diego Amin Abdullah gugur setelah mengaktifkan sistem lockdown darurat.

  • Respons cepat tersebut menyelamatkan 140 anak jemaah dari jangkauan dua pelaku penembakan.

  • Departemen Hukum AS mengidentifikasi pelaku sebagai Caleb Vasques dan Cain Clark yang bunuh diri.

Suara.com - Tragedi berdarah di Masjid San Diego menyingkap tabir kepahlawanan sejati di tengah kepungan teror bersenjata. Respons taktis dari garda keamanan setempat berhasil membentengi ratusan nyawa yang berada di ambang maut penembakan massal.

Upaya konfrontasi langsung di area luar bangunan terbukti memotong rantai pergerakan agresif para pelaku penyerangan. Langkah cepat ini mengisolasi ancaman destruktif sebelum berhasil menyusup ke zona inti ibadah.

Otoritas berwenang kini telah merampungkan proses identifikasi terhadap aktor utama di balik insiden fatal tersebut. Informasi resmi mengenai rekam jejak pelaku mulai dibuka secara transparan kepada publik.

Seorang petugas keamanan jadi korban tewas saat aksi penembakan terjadi di Islamic Center San Diego, Amerika Serikat, Senin (18/5/2026) waktu setempat. [Istimewa]
Seorang petugas keamanan jadi korban tewas saat aksi penembakan terjadi di Islamic Center San Diego, Amerika Serikat, Senin (18/5/2026) waktu setempat. [Istimewa]

"Pelaku adalah Caleb Vasques (18) dan Cain Clark (17)," kata seorang pejabat Departemen Hukum AS kepada reuters, Rabu (20/5/2026).

Dua remaja bersenjata tersebut ditemukan sudah tidak bernyawa di lokasi kejadian pasca-penyerangan berlangsung. Keduanya dipastikan mengambil langkah mengakhiri hidup mereka sendiri setelah melancarkan aksi keji tersebut.

Garda terdepan yang mendeteksi pergerakan mencurigakan ini adalah sang penjaga masjid atau marbot, Amin Abdullah.

Pria yang akrab disapa Brian Climax tersebut langsung mengambil tindakan darurat demi melindungi area sekitar.

"Abdullah mengonfrontasi pelaku, ia mengaktifkan mode lockdown di masjid lewat panggilan radionya. Ini menghindari jatuhnya korban yang lebih banyak," kata Kepala Kepolisian San Diego, Scot Wahl.

Langkah preventif itu seketika menutup akses masuk ke bangunan utama melalui komando nirkabel yang ia pancarkan. Keputusan cepat ini memaksa situasi konflik tertahan sepenuhnya di luar koridor utama masjid.

baca juga

Siasat pengalihan perhatian yang dipicu oleh Abdullah harus dibayar mahal dengan kepergian dirinya. Ia gugur akibat terjangan peluru panas di area pelataran parkir sebelum pelaku melangkah lebih jauh.

"Tak bisa diragukan lagi, aksi ini mengecoh pelaku dan menghalangi mereka untuk masuk ke area yang lebih luas. Di dalam ada 140 anak-anak, dan jaraknya sekitar 5 meter dari para pelaku," ucap Wahl.

Gelombang penembakan membabi buta ini pada akhirnya merenggut tiga nyawa warga sipil di lokasi kejadian. Seluruh korban tewas diketahui memiliki ikatan emosional dan dedikasi yang mendalam terhadap komunitas masjid.

Selain sang penjaga masjid, dua individu lain turut terjebak dan gugur dalam situasi menegangkan di pelataran parkir. Mereka adalah Mansour Kaziha yang merupakan tetua masjid, serta Nadir Awad yang berprofesi sebagai sopir Uber.

Kini, apresiasi mendalam mengalir bagi para korban yang secara sukarela menempatkan diri mereka dalam bahaya. Keberanian kolektif di parkiran tersebut berhasil membendung kepunahan massal generasi muda yang tengah berada di dalam rumah ibadah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tutup Pintunya! Kata-kata Terakhir Amin Abdullah Sebelum Dibunuh Pelaku Penembakan Masjid San Diego

Tutup Pintunya! Kata-kata Terakhir Amin Abdullah Sebelum Dibunuh Pelaku Penembakan Masjid San Diego

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:26 WIB

Mati Syahid! Aksi Heroik Ayah 8 Anak Jadi Tameng Hidup Saat Penembakan Masjid San Diego

Mati Syahid! Aksi Heroik Ayah 8 Anak Jadi Tameng Hidup Saat Penembakan Masjid San Diego

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:46 WIB

Simbol Nazi dan Pesan Anti-Islam Ditemukan di Mobil Pelaku Penembakan Masjid San Diego

Simbol Nazi dan Pesan Anti-Islam Ditemukan di Mobil Pelaku Penembakan Masjid San Diego

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:35 WIB

Terkini

Guns N' Roses Kembali ke Jakarta dan Kenangan Masa Remaja Saya

Guns N' Roses Kembali ke Jakarta dan Kenangan Masa Remaja Saya

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:12 WIB

Warga Jakarta Bayar Mahal Udara Kotor, Revisi Aturan Pencemaran Masih Terpinggirkan

Warga Jakarta Bayar Mahal Udara Kotor, Revisi Aturan Pencemaran Masih Terpinggirkan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:12 WIB

Rupiah Kian Menguat, Destry Damayanti: Respons Kebijakan Stabilisasi BI

Rupiah Kian Menguat, Destry Damayanti: Respons Kebijakan Stabilisasi BI

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:10 WIB

Mahasiswa Minta Praperadilan Febrie Ardiansyah Tak Hambat Penelusuran Aset dan Aliran Dana TPPU

Mahasiswa Minta Praperadilan Febrie Ardiansyah Tak Hambat Penelusuran Aset dan Aliran Dana TPPU

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:08 WIB

Belum Tetapkan Tersangka di Kasus Kematian Sutrimo, Polisi Tunggu Hasil Lab Forensik

Belum Tetapkan Tersangka di Kasus Kematian Sutrimo, Polisi Tunggu Hasil Lab Forensik

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:07 WIB

Teriakan Anggota Paskibraka Sayang-sayang Pak Koster Bikin Netizen Geli: Gak Mungkin dari Hati

Teriakan Anggota Paskibraka Sayang-sayang Pak Koster Bikin Netizen Geli: Gak Mungkin dari Hati

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:06 WIB

Fajar Emas Kembali Menyapa: Bromo Resmi Dibuka Besok Setelah 13 Hari Melawan Api

Fajar Emas Kembali Menyapa: Bromo Resmi Dibuka Besok Setelah 13 Hari Melawan Api

Jatim | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:06 WIB

Membaca Buku Ada Nama yang Abadi di Hati tapi Tak Bisa Dinikahi:Cinta Tak Harus Memiliki

Membaca Buku Ada Nama yang Abadi di Hati tapi Tak Bisa Dinikahi:Cinta Tak Harus Memiliki

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:00 WIB

Kabar Baik dari Italia, Jay Idzes Gabung Timnas Indonesia Satu Minggu Sebelum FIFA ASEAN Cup 2026

Kabar Baik dari Italia, Jay Idzes Gabung Timnas Indonesia Satu Minggu Sebelum FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:59 WIB

Istri Dikta Umur Berapa? Ini Profil dan Pekerjaan Rachel Florencia

Istri Dikta Umur Berapa? Ini Profil dan Pekerjaan Rachel Florencia

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:56 WIB

×