Dwi Hartanto si Jenius 'Penerus BJ Habibie' Ternyata Pembohong

Reza Gunadha

Senin, 09 Oktober 2017 | 08:49 WIB
Dwi Hartanto si Jenius 'Penerus BJ Habibie' Ternyata Pembohong
Dwi Hartanto bersama dengan B.J. Habibie di Den Haag. (Disclaimer: belakangan diketahui, tak pernah ada pertemuan antara keduanya di Den Haag.) [Dokumen Pribadi]

Suara.com - Dwi Hartanto, mahasiswa doktoral di Technisse Universiteit Delft Belanda, yang selama ini disebut-sebut sebagai penerus Bacharuddin Jusuf Habibie terkait kejeniusan dan keahlian di bidang teknologi serta kerdirgantaraan, ternyata merupakan kebohongan besar.

Hartanto akhirnya mau mengakui kebohongan mengenai sejumlah klaimnya ke hadapan publik, setelah sejumlah ilmuwan melakukan investigasi mandiri tentang klaim-klaim pemuda itu.

Surat pengakuan sekaligus pernyataan maaf Hartanto dipublikasikan melalui laman daring Perhimpuan Pelajar Indonesia (PPI) Delft, Sabtu (7/10) akhir pekan lalu, dan menggemparkan jagad keilmuwan maupun warga Indonesia.

"Saya mengucapkan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah dirugikan atas tersebarnya informasi-informasi (oleh dirinya) yang tidak benar terkait dengan pribadi, kompetensi, dan prestasi saya," tulis Dwi dalam surat bermaterai tersebut.

Nama Dwi benar-benar mencuat dan menjadi buah bibir di kalangan ilmuwan maupun warga Indonesia pada akhir tahun 2016.

Kala itu, ia menjadi peserta acaraVisiting World Class Professor yang digelar Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi RI dengan Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional.

Dalam acara itu yang dihadiri lebih dari 40 ilmuwan maupun peneliti diaspora Indonesia dari berbagai belahan dunia itu, Dwi Hartanto mengutarakan klaim-klaimnya yang membuat banyak orang terperangah. Tak pelak, ia disebut sebagai “penerus BJ Habibie”.

Berikut daftar klaim Dwi Hartanto yang ternyata hanya kebohongan:

baca juga

Mengaku lulusan Tokyo University

Dwi sejak lama mengumbar biodata diri bahwa ia merupakan lulusan ilmu sains Tokyo University, yang sangat bergengsi di dunia.

Ternyata, melalui surat pernyataan maaf itu, Dwi mengakui ia hanya lulusan Institut Sains dan Teknologi AKPRIND Yogyakarta. Di institut itu, ia tercatat sebagai mahasiswa program studi Teknik Informatika di Fakultas Teknologi Industri. Dia lulus tahun 2005.

Korupsi Umur

Dwi dalam sejumlah kesempatan wawancara kepada media maupun acara televisi di Indonesia mengakui masih berusia 28 tahun. Ternyata ia sudah berusia 35 tahun. Ia lahir pada 13 Maret 1982.

Mengaku Posdoktoral Asisten Profresor Aerospace TU Delft

Pemuda itu sempat mengumbar jati diri sebagai post-doctoral Asistent Professor aerospace di Technische Universiteit (TU) Delft. Predikat itu ia dapatkan karena dirinya fokus meneliti teknologi satelit dan pengembangan roket.

Faktanya, dia Cuma mahasiswa doktoral biasa di TU Delft. Penelitiannya juga bukan soal satelit atau roket, tapi intelligent systems. Dia menulis disertasi tentang virtual reality.

Mengaku perancang satelit dan roket... halaman 2

Mengaku perancang Satelit dan Roket

Dwi pernah mengakui kepada media massa di Indonesia merancang Satellite Launch Vehicle dan roket yang dinamakan The Apogee Ranger versi 7s (TARAV7s).

“Sebenarnya, saya hanya pernah menjadi anggota dari tim mahasiswa yang merancang salah satu subsistem embedded flight computer untuk roket Cansat V7s milik DARE (Delf Aerospace Rocker Engineering), yang merupakan bagian dari kegiatan roket mahasiswa di TU Delft,” demikian pengakuan Dwi melalui pernyataan tertulisnya.

Tak hanya itu, proyek itu juga ternyata bukan dibiayai Kementerian Pertahanan Belanda, ataupun lembaga kedirgantaraan serta antariksa Belanda seperti yang diklaimnya. Tim mahasiswa itu melakukan perancangan proyek roket amatir.

Ketika menjadi bintang tamu acara talkshow terkenal di salah satu stasiun televisi swasta nasional, Dwi mengklaim roketnya itu bakal dipakai pada stasiun luar angkasa internasional. Ia sendiri mengklaim menjabat sebagai direktur teknik. Ternyata, semua itu bohong.

Mengaku juara lomba kalahkan peneliti NASA... halaman 3

Mengaku Menang Riset Kalahkan Peneliti NASA

Dwi pernah mengakui diri sebagai juara lomba penelitian tekonologi antarlembaga kedirgantaraan dan antariksa di seluruh dunia. Lomba itu digelar di Cologne, Jerman.

Dengan demikian, Dwi mampu mengalahkan peneliti-peneliti NASA Amerika Serikat, periset lembaga antariksawan Eropa, Jepang, dan lainnya.

Ternyata, lagi-lagi, klaimnya itu bohong. Dwi akhirnya mengakui Cuma menang dalam bidang riset Spacecraft Technology. Lagipula lomba ini juga diikuti oleh tim, bukan Dwi seorang diri.

"Saya mengakui secara jujur kesalahan dan kekhilafan serta ketidakdewasaan saya, yang berakibat terjadinya distorsi informasi atau manipulasi fakta yang sesungguhnya secara luas yang melebih-lebihkan kompetensi dan prestasi saya. Saya sangat berharap dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya," tulis Dwi dalam surat pernyataan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Daftar Tokoh yang Hadir di Sidang Tahunan MPR dan Pidato Jokowi

Daftar Tokoh yang Hadir di Sidang Tahunan MPR dan Pidato Jokowi

News | Rabu, 16 Agustus 2017 | 10:07 WIB

Canggihnya R80, Pesawat Nasional Besutan BJ Habibie

Canggihnya R80, Pesawat Nasional Besutan BJ Habibie

Tekno | Senin, 07 Agustus 2017 | 19:22 WIB

Habibie Temui Jokowi di Istana, Bahas Apa?

Habibie Temui Jokowi di Istana, Bahas Apa?

News | Senin, 07 Agustus 2017 | 18:18 WIB

Asyiknya Menjajal Planeterium Mini di Habibie Festival

Asyiknya Menjajal Planeterium Mini di Habibie Festival

Tekno | Senin, 07 Agustus 2017 | 17:09 WIB

Festival Habibie Resmi Dibuka, Pamerkan Kemajuan Teknologi Bangsa

Festival Habibie Resmi Dibuka, Pamerkan Kemajuan Teknologi Bangsa

Tekno | Senin, 07 Agustus 2017 | 16:52 WIB

Teknologi dan Inovasi di Habibie Festival 2017

Teknologi dan Inovasi di Habibie Festival 2017

Foto | Senin, 07 Agustus 2017 | 13:57 WIB

Novanto Tersangka e-KTP, Habibie Serukan Golkar Gelar Munaslub?

Novanto Tersangka e-KTP, Habibie Serukan Golkar Gelar Munaslub?

News | Senin, 24 Juli 2017 | 22:19 WIB

Pesan Habibie Soal Novanto: Jangan Habis Manis Sepah Dibuang

Pesan Habibie Soal Novanto: Jangan Habis Manis Sepah Dibuang

News | Senin, 24 Juli 2017 | 20:48 WIB

Setya Novanto Menyambangi BJ Habibie

Setya Novanto Menyambangi BJ Habibie

Foto | Senin, 24 Juli 2017 | 20:04 WIB

Mata Novanto Berkaca-kaca, Habibie Tetap Beri Semangat

Mata Novanto Berkaca-kaca, Habibie Tetap Beri Semangat

News | Senin, 24 Juli 2017 | 19:51 WIB

Terkini

Rupiah Makin Tertekan, Pasar Tunggu Data Tenaga Kerja AS

Rupiah Makin Tertekan, Pasar Tunggu Data Tenaga Kerja AS

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 16:21 WIB

Lagu 'SaWaDiKa' Lisa di VMA 2026: Bukti Budaya Lokal Bisa Taklukkan Dunia

Lagu 'SaWaDiKa' Lisa di VMA 2026: Bukti Budaya Lokal Bisa Taklukkan Dunia

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 16:20 WIB

Sederet Temuan Janggal Ombudsman di Lapas Cibinong: Akses Terbuka, Mobil Mewah Hingga Botol Miras

Sederet Temuan Janggal Ombudsman di Lapas Cibinong: Akses Terbuka, Mobil Mewah Hingga Botol Miras

News | Selasa, 29 September 2026 | 16:17 WIB

Kabar Baik Guru dan Nakes! APBN 2027 Tanggung Gaji PPPK Daerah Rp23 Triliun

Kabar Baik Guru dan Nakes! APBN 2027 Tanggung Gaji PPPK Daerah Rp23 Triliun

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 16:16 WIB

Buka-Bukaan di DPR, Ombudsman Beberkan Kronologi Dihalau saat Sidak Lapas Cibinong

Buka-Bukaan di DPR, Ombudsman Beberkan Kronologi Dihalau saat Sidak Lapas Cibinong

News | Selasa, 29 September 2026 | 16:15 WIB

Bangladesh Tumpul di Depan, Thomas Doley Akui Tak Punya Striker Ideal Jelang Hadapi Indonesia

Bangladesh Tumpul di Depan, Thomas Doley Akui Tak Punya Striker Ideal Jelang Hadapi Indonesia

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 16:15 WIB

Kasus Keracunan MBG Berulang di Jogja, Orang Tua Unjukrasa Desak Proses Hukum SPPG

Kasus Keracunan MBG Berulang di Jogja, Orang Tua Unjukrasa Desak Proses Hukum SPPG

Jogja | Selasa, 29 September 2026 | 16:15 WIB

Pusat Siapkan Rp23 Triliun untuk Gaji PPPK Daerah pada 2027

Pusat Siapkan Rp23 Triliun untuk Gaji PPPK Daerah pada 2027

News | Selasa, 29 September 2026 | 16:05 WIB

Kabar Baik dari Belanda! Mees Hilgers Segera Debut Bersama SC Heerenveen, PSV Jadi Lawan Pertama?

Kabar Baik dari Belanda! Mees Hilgers Segera Debut Bersama SC Heerenveen, PSV Jadi Lawan Pertama?

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 16:03 WIB

Mengupas Karakter Kim Seon-ho di 'The Childe': Tersenyum Lebar tapi Bikin Merinding!

Mengupas Karakter Kim Seon-ho di 'The Childe': Tersenyum Lebar tapi Bikin Merinding!

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 16:00 WIB

×