KKP dan Polri Ungkap Peredaran Ikan Patin Vietnam Berbahaya

Syaiful Rachman, Bagus Santosa

Senin, 09 Oktober 2017 | 13:01 WIB
KKP dan Polri Ungkap Peredaran Ikan Patin Vietnam Berbahaya
KKP dan Bareskrim Polri ungkap peredaran ikan dori berbahaya dari Vietnam [Suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Tim gabungan Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Bareskrim Polri mengungkap kasus ‎peredaran Ikan Dori atau Ikan Patin di pasar yang mengandung bahan pemutih pakaian atau tripolyphosphate yang melebihi ambang batas dan dapat membahayakan kesehatan konsumen.

Hal ini terungkap setelah Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan KKP dan Bareskrim melakukan penelusuran  ‎pada akhir April tahun ini menyusul informasi masyarakat tentang peredaran Ikan Dori tersebut.

"Berdasarkan hasil pengujian tiga sampel Dori dari kegiatan operasi bersama, diperoleh data bahwa terdapat kemiripan DNA 98-100 persen dibanding dengan sequensing Ikan Dori impor yang dimiliki Laboratorium BUSKIPM," ‎kata Kepala Pusat Karantina dan Keamanan Hayati Ikan BKIMP KKP Riza Priatna, dalam konfrensi persnya di Kantor KKP, Jakarta, Senin (9/10/2017).‎

"Demikian pula menurut LHU sampel Dori lokal dan impor, hasil operasi bersama yang diterbitkan oleh Laboratorium PT Sarawanti Indo Genetech parameter tripolyphosphate‎ menunjukan nilai 7.423 ppm dan 8.251 ppm, sedangkan batas maksimum pada Ikan dan produk perikanan adalah 2.000 mg/kg," tambah dia.‎

Ketua BKIPM KKP, Rina, mengatakan ‎ikan yang mengandung tripolyphosphate berlebihan ini berbahaya bila dikonsumsi. Dia kemudian membandingkan Ikan Dori dari Vietnam ini dengan Ikan Dori dari Indonesia yang lebih baik.

"‎Tripolyphospate ini adalah pengikat air sehingga, Dori Vietanam ini sebetulnya banyak airnya. Beli produk indonesia. Patin kita agak semburat merah dan dagingnya bagus," kata Rina.‎

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Syahrini Bantah Pernyataan Polisi Dapat 1 M dari First Travel

Syahrini Bantah Pernyataan Polisi Dapat 1 M dari First Travel

Entertainment | Sabtu, 07 Oktober 2017 | 21:42 WIB

First Travel Habiskan MIliaran Rupiah untuk Umrah Syahrini

First Travel Habiskan MIliaran Rupiah untuk Umrah Syahrini

News | Jum'at, 06 Oktober 2017 | 17:15 WIB

Ketuanya Kembali  Dilaporkan ke Polisi, Ini Pernyataan KPK

Ketuanya Kembali Dilaporkan ke Polisi, Ini Pernyataan KPK

News | Selasa, 03 Oktober 2017 | 19:57 WIB

Bandar Pil PCC Dibekuk

Bandar Pil PCC Dibekuk

Foto | Jum'at, 22 September 2017 | 17:56 WIB

Terkini

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:00 WIB

×