Terhenti di 8 Besar, Ini Evaluasi Manajer Tim Indonesia

Rizki Nurmansyah

Kamis, 12 Oktober 2017 | 20:18 WIB
Terhenti di 8 Besar, Ini Evaluasi Manajer Tim Indonesia
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti, saat di Hotel Century, Senayan, Jakarta. [Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha]

Suara.com - Manajer Tim Indonesia, Susy Susanti, angkat bicara terkait tersingkirnya wakil Merah Putih di perempat final Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior 2017.

Kiprah Indonesia di kejuaraan yang menggunakan sistem beregu campuran seperti di Piala Sudirman ini, dihentikan perwakilan dari Cina.

Dalam pertandingan yang berlangsung di GOR Among Rogo, Yogyakarta, tim Indonesia harus mengakui ketangguhan Han Yue dan kawan-kawan dengan skor 1-3, Kamis (12/10/2017).

"Hari ini kami harus mengakui keunggulan tim Cina. Seperti yang sudah diprediksi, kans kita ada di tunggal putri, ganda putri dan ganda campuran. Tapi di susunan pemain mereka ada yang rangkap. Tim Indonesia sendiri pasti juga sedih. Karena kami berharap bisa lolos,” kata Susy.

Susy menambahkan, di samping kans di tiga sektor tersebut, Indonesia sebenarnya punya peluang menang di ganda putra, lewat Adnan Maulana/Muhammad Shohibul Fikri, dan melalui tunggal putra Gatjra Piliang Fiqihilahi Cupu.

Penampilan dua wakil ini, dinilai Susy cukup baik di game pertama. Sayangnya, di game kedua dan ketiga mereka gagal mengamankan kemenangannya.

"Ganda putra sebenarnya ada kesempatan. Game pertama, Adnan/Fikri bisa memberikan perlawanan, mereka bisa menang. Tapi sayang di game kedua saat poin kritis agak sedikit tegang. Game ketiga mereka di bawah tekanan," ujar Susy.

"Tunggal putri, Gregoria bisa tampil maksimal. Sayang di sektor tunggal putra, kita sebenarnya punya kesempatan. Pemain-pemain Indonesia pada saat game pertama mereka bisa menguasai keadaan. Tapi di game kedua, di saat mereka sudah menekan lawan, harusnya terus seperti itu. Tapi mereka justru berganti pola, malah mati sendiri. Hal itu yang menjadi catatan buat kami," lanjut Susy.

"Untuk ganda putri sebenarnya kami berharap bisa menyamakan skor 2-2. Tapi sayang sejak awal mereka tertekan, sehingga Jauza Fadhila Sugiarto/Ribka Sugiarto tidak bisa mengeluarkan permainan dengan maksimal,” tambah legenda bulutangkis nasional.

Penampilan setiap atlet yang diturunkan, tak luput dari perhatian Susy. Ia mengatakan sudah membuat catatan khusus dari permainan para atlet tersebut. Susy juga berharap, di nomor perorangan nanti junior Indonesia bisa bermain lebih baik lagi.

"Stamina, konsentrasi, fokus, keyakinan dan keberanian, saya rasa itu yang menjadi kendala kami di pertandingan beregu kali ini. Mudah-mudahan di perorangan nanti bisa menjadi masukan dan evaluasi agar lebih baik lagi,” pungkas Susy, yang juga menjabat Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tampil di Kandang, Kiprah Indonesia Terhenti di Perempat Final

Tampil di Kandang, Kiprah Indonesia Terhenti di Perempat Final

News | Kamis, 12 Oktober 2017 | 17:43 WIB

Sapu Bersih Kemenangan Atas Mongolia, Indonesia Juarai Grup H1

Sapu Bersih Kemenangan Atas Mongolia, Indonesia Juarai Grup H1

News | Selasa, 10 Oktober 2017 | 16:25 WIB

Indonesia Tekuk Brasil, Susy Belum Puas, Ini Alasannya

Indonesia Tekuk Brasil, Susy Belum Puas, Ini Alasannya

News | Senin, 09 Oktober 2017 | 19:09 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×