Profesor Cornell University: Pidato Anies Baswedan Tidak Layak!

Reza Gunadha

Rabu, 18 Oktober 2017 | 14:41 WIB
Profesor Cornell University: Pidato Anies Baswedan Tidak Layak!
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) dan Profesor Tom Pepinsky dari Cornell Univetsity (kanan). [Suara.com/New Mandala]

Suara.com - Penggunaan diksi "pribumi" oleh Anies Baswedan saat ia memberikan pidato pertama setelah dilantik sebagai Gubernur DKI Jakarta, Senin (16/10) malam, menuai polemik.

Secara hukum, ia dinilai melanggar Undang-Undang Nomor 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis. Sebab, terma "pribumi" telah dilarang digunakan oleh pejabat negara. Ia juga sudah dilaporkan ke polisi karena persoalan ini.

Sementara dalam dunia politik serta akademik, penggunaan diksi "pribumi" oleh Anies menuai banyak kecaman. Sebab, Anies seharusnya tak menggunakan terma itu kalau ingin menyatukan warga Ibu Kota yang terpecah belah saat Pilkada 2017.

Kritik dan kecaman terhadap Anies tak hanya datang dari dalam negeri, melainkan juga luar negeri. Tom Pepinsky, Profesor Program Asia Tenggara di Cornell University, Amerika Serikat, menilai pidato Anies menunjukkan dukungan terhadap kaum intoleran.

"Anies telah melipatgandakan retorika religius identitarian yang mendukung kelompok-kelompok tertentu. Kelompok yang mendukung kampanye dan mendorongnya naik ke tampuk kekuasaan di Jakarta," tulis Pepinsky dalam opininya di New Mandala, Selasa (17/10/2017).

Ia menilai, melalui pidato inaugural tersebut, Anies kembali mempersoalkan warisan kolonial setelah 70 puluh tahun Indonesia merdeka.

Anies, kata Pepinsky, mampu menyusun pesan politik yang kuat untuk menyerukan kepada pendyukungnya mengenai dampak sosial ekonomis kolonialisme.

"Pada titik ini, dia atau siapa pun yang menyusun pidatonya, memang benar," tukasnya.

baca juga

Namun, kata Pepinsky, konteks kolonialisme dalam pidato itu tidak cocok diutarakan Anies yang menjadi gubernur. Menurutnya, pidato seperti itu cocok kalau diutarakan seorang presiden.

"Ini adalah pidato presiden, bukan pidato gubernur. Penampilannya persis seperti pidato kandidat yang mempersiapkan dirinya untuk mengikuti Pilpres 2019. Ia telah menempatkan Jakarta sebagai pusat politik nasional dan mempertaruhkan klaim dirinya sendiri sebagai politikus nasional," jelasnya.

Indikasi itu, terusnya, diperkuat dengan banyaknya kutipan-kutipan bahasa daerah seperti Aceh, Batak, Banjar, Madura, Minahasa, Minang, dalam pidato Anies.

"Melalui kutipan-kutipan memakai bahasa daerah itu, dia memberikan pesan bukan hanya pada pendukungnya di Jakarta, tapi di seluruh Indonesia, 'hei, aku juga berbicara kepada lain' seperti itu," terangnya.

Ia mengungkapkan, setiap orang Indonesia yang mendengar pidato ini akan mengerti bahwa diksi "pribumi" dalam pidato tersebut menargetkan keturunan Tionghoa yang memunyai sejarah panjang, yakni sejak era kolonial.

"Anies tampaknya lupa bahwa dirinya berasal dari Hadrami (Yaman). Sebagai alternatif, dia mungkin tidak lupa sama sekali, tapi dia tahu bahwa elite Arab Indonesia yang kaya raya itu tidak didiskriminasi seperti yang terjadi pada Tionghoa di Jakarta," tandasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Soal 'Pribumi' Anies, Gerindra: Tak Perlu Dilaporkan ke Polisi

Soal 'Pribumi' Anies, Gerindra: Tak Perlu Dilaporkan ke Polisi

News | Rabu, 18 Oktober 2017 | 13:36 WIB

Wakil Ketua DPR: Wajar Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi

Wakil Ketua DPR: Wajar Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi

News | Rabu, 18 Oktober 2017 | 13:19 WIB

Hari Kedua Menjabat, Giliran Buruh Demo Tuntut Janji Anies-Sandi

Hari Kedua Menjabat, Giliran Buruh Demo Tuntut Janji Anies-Sandi

News | Rabu, 18 Oktober 2017 | 13:02 WIB

Anies dan Sandiaga Tunggu Panggilan Presiden Bahas Reklamasi

Anies dan Sandiaga Tunggu Panggilan Presiden Bahas Reklamasi

News | Rabu, 18 Oktober 2017 | 12:49 WIB

Kesaksian Tokoh Tionghoa Saat Dengar Pidato Anies Sebut Pribumi

Kesaksian Tokoh Tionghoa Saat Dengar Pidato Anies Sebut Pribumi

News | Rabu, 18 Oktober 2017 | 12:46 WIB

Polemik "Pribumi" di Pidato Anies, Mendagri: Biar Warga Menilai

Polemik "Pribumi" di Pidato Anies, Mendagri: Biar Warga Menilai

News | Rabu, 18 Oktober 2017 | 12:36 WIB

Dipolisikan Gara-gara Kata "Pribumi", Ini Kata Anies

Dipolisikan Gara-gara Kata "Pribumi", Ini Kata Anies

News | Rabu, 18 Oktober 2017 | 11:08 WIB

Dua Hari Menjabat, Anies-Sandi Tinjau SDN 07 Cawang

Dua Hari Menjabat, Anies-Sandi Tinjau SDN 07 Cawang

News | Rabu, 18 Oktober 2017 | 10:59 WIB

Kemenkop dan UKM-Pemprov DKI Gelar Pelatihan Kewirausahaan

Kemenkop dan UKM-Pemprov DKI Gelar Pelatihan Kewirausahaan

Press Release | Rabu, 18 Oktober 2017 | 10:41 WIB

Anies-Sandi Diserbu Murid SD 07 Cawang

Anies-Sandi Diserbu Murid SD 07 Cawang

News | Rabu, 18 Oktober 2017 | 07:57 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×