Lagi Duduk di Pinggir Jalan, Empat Pemuda Diserang Geng Motor

Rizki Nurmansyah

Senin, 30 Oktober 2017 | 02:02 WIB
Lagi Duduk di Pinggir Jalan, Empat Pemuda Diserang Geng Motor
Ilustrasi geng motor. [Shutterstock]

Suara.com - Empat pemuda di Cianjur, Jawa Barat, menjadi korban penganiayaan geng motor saat duduk di pinggir jalan. Bahkan seorang diantaranya harus mendapat perawatan intensif di RSUD Cianjur karena luka berat.

Fakih Abdillah (16) warga Kampung Kedunghilir, Desa Sukamanah, Kecamatan Cugenang, yang mendapatkan perawatan intensif, harus kehilangan jari manis karena terkena sabetan senjata tajam yang dilayangkan geng motor itu.

"Saya bersama beberapa orang teman, sedang duduk di pinggir Jalan Arif Rahman Hakim, tiba-tiba melintas rombongan puluhan sepeda motor. Saat mereka melintas, kami sempat menyapa dan melambaikan tangan dan dibalas rombongan tersebut," kata Fakih, dikutip dari Antara, Minggu (29/10/2017).

Namun, selang beberapa puluh meter, beberapa orang dari rombongan tersebut berbalik arah dan langsung menyerang Fakih dan teman-temannya secara membabi buta mengunakan senjata tajam.

Mendapati hal tersebut, Fakih dan teman-temannya berusaha melarikan diri. Namun naas mereka terjatuh sehingga menjadi bulan-bulanan geng motor yang mempersenjatai diri dengan senjata tajam jenis golok, samurai dan celurit.

"Saya baru sadar jari saya putus dan dua jari lainnya nyaris putus, setelah sampai di rumah sakit. Saya diselamatkan warga sekitar yang melihat aksi berandalan tersebut, beberapa orang diantaranya dikenali warga," katanya.

Aksi brutal berandalan bermotor itu, juga menyebabkan tiga orang teman Fakih mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuhnya, namun tidak separah Fakih. Bahkan sepeda motor para korban dirusak sebelum pelaku meninggalkan lokasi.

Usman (41), ayah Fakih, mendesak pihak kepolisian segera menangkap pelaku dan membubarkan berandalan bermotor yang sejak beberapa tahun terakhir meresahkan warga di berbagai wilayah di Cianjur.

"Kami akan melaporkan kejadian ini ke Polres Cianjur, jangan sampai warga yang memburu pelaku karena aksi brutal ini bukan pertama kali terjadi. Harapan kami pelaku segera tertangkap dan dijatuhi hukum yang berat," katanya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jambore Perdana ABPEDNAS Cianjur Perkuat Tata Kelola Desa dan Perlindungan Hukum

Jambore Perdana ABPEDNAS Cianjur Perkuat Tata Kelola Desa dan Perlindungan Hukum

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 06:05 WIB

Mengejar Nilai di Tengah Kepungan Berandalan: Pesona Unik Drama Study Group

Mengejar Nilai di Tengah Kepungan Berandalan: Pesona Unik Drama Study Group

Your Say | Kamis, 04 Juni 2026 | 09:00 WIB

Cuma Gara-gara Saling Pandang! Geng Motor Bacok Remaja di Flyover Cibodas

Cuma Gara-gara Saling Pandang! Geng Motor Bacok Remaja di Flyover Cibodas

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:20 WIB

Bupati Cianjur Wahyu Ferdian Bercita-cita Cepat Meninggal

Bupati Cianjur Wahyu Ferdian Bercita-cita Cepat Meninggal

Entertainment | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:05 WIB

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:07 WIB

Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur

Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:30 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Apa yang Tidak Boleh Dilakukan saat Campak? Ini Cara Aman Menghadapinya

Apa yang Tidak Boleh Dilakukan saat Campak? Ini Cara Aman Menghadapinya

Lifestyle | Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:10 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

H+5 Lebaran: Arus Balik Cianjur Masih Padat Merayap, Motor Mendominasi Jalur Puncak!

H+5 Lebaran: Arus Balik Cianjur Masih Padat Merayap, Motor Mendominasi Jalur Puncak!

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 07:05 WIB

Terkini

Syahravi Bantah Langgar Hak Cipta Lagu Fariz RM, Tunjukkan Video Dipuji Sang Musisi

Syahravi Bantah Langgar Hak Cipta Lagu Fariz RM, Tunjukkan Video Dipuji Sang Musisi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:58 WIB

Balita Tewas Terperosok Lubang Proyek di Manggarai, Pramono: Jika Ingin Menuntut, Kami Persilakan

Balita Tewas Terperosok Lubang Proyek di Manggarai, Pramono: Jika Ingin Menuntut, Kami Persilakan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:57 WIB

Cegah Stunting Dimulai dari Deteksi Dini Anemia, Puskesmas Didorong Perkuat Skrining Ibu dan Anak

Cegah Stunting Dimulai dari Deteksi Dini Anemia, Puskesmas Didorong Perkuat Skrining Ibu dan Anak

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:53 WIB

Balita Tewas Terjatuh ke Lubang Galian di Manggarai, DPRD Desak Standar Pengamanan Diperketat

Balita Tewas Terjatuh ke Lubang Galian di Manggarai, DPRD Desak Standar Pengamanan Diperketat

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:48 WIB

KPK Perpanjang Masa Penahanan Pejabat BPK Titin Rita Lestari

KPK Perpanjang Masa Penahanan Pejabat BPK Titin Rita Lestari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:44 WIB

Demi Jakarta Bebas Polusi, 100 Mikrotrans Listrik Siap Mengaspal 2027

Demi Jakarta Bebas Polusi, 100 Mikrotrans Listrik Siap Mengaspal 2027

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:39 WIB

Pecahkan Mitos 80 Tahun, Bobby Nasution Bangun Sipiongot yang Dulu Jadi Bahan Anekdot Miring

Pecahkan Mitos 80 Tahun, Bobby Nasution Bangun Sipiongot yang Dulu Jadi Bahan Anekdot Miring

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:38 WIB

Target 2027: Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru Demi Evakuasi Warga dari Zona Bencana

Target 2027: Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru Demi Evakuasi Warga dari Zona Bencana

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:36 WIB

Danantara Minta KPK Kawal Ketat Proyek Hilirisasi, Pastikan BUMN Bersih

Danantara Minta KPK Kawal Ketat Proyek Hilirisasi, Pastikan BUMN Bersih

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:31 WIB

5 Peserta Tewas, Mengapa Latsarmil Tetap Lanjut? Istana: Manajer Koperasi Harus Segera Kerja

5 Peserta Tewas, Mengapa Latsarmil Tetap Lanjut? Istana: Manajer Koperasi Harus Segera Kerja

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:24 WIB

×