Kementerian PUPR Menata Kawasan Permukiman Tepian Sungai Kapuas

Fabiola Febrinastri

Selasa, 31 Oktober 2017 | 15:59 WIB
Kementerian PUPR Menata Kawasan Permukiman Tepian Sungai Kapuas
Kementerian PUPR menata kawasan permukiman tepian Sungai Kapuas, Kalbar. (Sumber: Kementerian PUPR)

Suara.com - Pertambahan populasi yang tinggi dan urbanisasi adalah fenomena yang harus dihadapi kota-kota di Indonesia. Hal itu berdampak pada meningkatnya kebutuhan atas rumah layak huni yang terjangkau, air bersih, dan sanitasi.

Ketidaksiapan pengelola kota akan berdampak pada tumbuhnya kawasan kumuh dan hunian liar.

Setiap Oktober, dunia memperingati Hari Habitat Dunia (HHD) pada Senin pertama dan Hari Kota Dunia (HKD) setiap 31 Oktober. Peringatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan perhatian komunitas internasional dan lokal tentang respons atas tantangan urbanisasi, mendorong kerja sama antara negara, dan mengupayakan pembangunan perkotaan yang berkelanjutan.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, mengatakan,  urbanisasi adalah sebuah keniscayaan yang tidak bisa dihindari. Urbanisasi juga jangan dianggap sebagai tantangan namun tantangan yang harus diubah menjadi peluang, sebagai mesin pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan.

"Menghadapi urbanisasi, perencanaan pembangunan perkotaan perlu dilakukan sebaik-baiknya," katanya beberapa waktu lalu.

Beberapa kota tampak cukup baik dalam merespons tuntutan urbanisasi, seperti Surabaya, Balikpapan, Semarang, Yogyakarta dan Pontianak.

Urbanisasi dan pertumbuhan penduduk juga dihadapi Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat. Kota yang tahun ini berusia 246 tahun tersebut juga memiliki lokasi permukiman kumuh perkotaan. Salah satunya di Kampung Beting, Kecamatan Pontianak Timur, yang saat ini sedang ditata oleh Kementerian PUPR bersama dengan Pemerintah Kota Pontianak.



Sekretaris Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, Rina Agustin Indriani, mengatakan, penataan kawasan kumuh tidak hanya memperbaiki fisik infrastrukturnya saja, namun juga kualitas hidup masyarakat.

"Tidak hanya membangun infrastruktur fisik,  namun juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli pada kualitas lingkungannya," kata Rina, dalam kunjungannya bersama beberapa media nasional dalam rangka HHD dan HKD 2017.

Ia menambahkan, perencanaan penataan kawasan permukiman di tepian sungai ini dilakukan secara bersama-sama dengan Pemerintah Kota Pontianak dan masyarakat, sehingga semua pihak memiliki komitmen untuk meningkatkan kualitas lingkungan, sekaligus menjaga kualitas Sungai Kapuas yang menjadi kebanggaan kota dan sumber kehidupan masyarakat sejak ratusan tahun lalu.

Pada 2017-2018, Kementerian PUPR, melalui Ditjen Cipta Karya melakukan kegiatan pembangunan kawasan permukiman nelayan/tepi air di Kampung Beting. Melalui kegiatan tersebut dilakukan penataan dengan membangun jalan gertak tapak sepanjang 3,2 km, 13 jetty sampan dan perbaikan 27 jembatan kecil.

Pelaksanaannya dilakukan dalam dua tahun anggaran 2017-2018, dimana saat ini kemajuannya sudah 30 persen.

Penataan permukiman kumuh Kampung Beting juga terintegrasi dengan penataan tepian Sungai Kapuas di Tambelan Sampit, yang lokasinya tak jauh dari Kampung Beting. Penataan berupa pembangunan jalan gertak di tepian sungai yang dilengkapi dengan pagar besi sepanjang 1,2 km  ini dilengkapi lampu penerangan jalan yang memadai, sehingga menjadi ruang terbuka yang indah.

Pemasangan pagar juga dimaksudkan untuk mencegah munculnya kembali hunian liar di tepi sungai, sekaligus mengurangi angka kriminalitas.   Selain itu, dibangun juga gazebo dan jembatan penghubung antar anak sungai.

Penataan tepi Sungai Kapuas di Tambelan Sampit dikerjakan sejak 2016 dan saat ini kemajuannya sudah 90 persen, dengan target selesai pada Desember 2017.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dukung Asian Games 2018, PUPR Bangun Jembatan Musi IV di Sumsel

Dukung Asian Games 2018, PUPR Bangun Jembatan Musi IV di Sumsel

News | Senin, 30 Oktober 2017 | 15:47 WIB

PUPR Dukung Pontianak Capai Aman Air Minum 100% pada 2019

PUPR Dukung Pontianak Capai Aman Air Minum 100% pada 2019

News | Sabtu, 28 Oktober 2017 | 22:00 WIB

Menteri Basuki:  Pembangunan Infrastruktur Tingkatkan Daya Saing

Menteri Basuki: Pembangunan Infrastruktur Tingkatkan Daya Saing

News | Sabtu, 28 Oktober 2017 | 20:24 WIB

Terkini

Proyek Mobil Listrik Nasional di Subang Akan Mulai Produksi di 2028

Proyek Mobil Listrik Nasional di Subang Akan Mulai Produksi di 2028

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Momen Purbaya Cecar Direktur Kemenhub! Bongkar "Uang Gelap": Lo-Lo Bikin Rugi Devisa Rp 3 Triliun

Momen Purbaya Cecar Direktur Kemenhub! Bongkar "Uang Gelap": Lo-Lo Bikin Rugi Devisa Rp 3 Triliun

Video | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Cicil Emas Lebih Mudah, BRI Hadirkan Layanan Pembiayaan Emas di BRImo

Cicil Emas Lebih Mudah, BRI Hadirkan Layanan Pembiayaan Emas di BRImo

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Kata Pemprov DKI Soal JPO Viral Tanpa Tangga di Depan Gedung DPR RI

Kata Pemprov DKI Soal JPO Viral Tanpa Tangga di Depan Gedung DPR RI

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim

Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim

Sumut | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:52 WIB

Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi

Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:52 WIB

Getol Kritik Dampak Proyek PLTA, Solidaritas Perempuan Poso Sempat Digertak Pejabat Pemkab

Getol Kritik Dampak Proyek PLTA, Solidaritas Perempuan Poso Sempat Digertak Pejabat Pemkab

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:51 WIB

5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Flek Hitam sesuai Review dan Harga

5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Flek Hitam sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Pasca Putusan MK, DPR Titip Pemerintah Naikkan Gaji Guru dari Anggaran Pendidikan

Pasca Putusan MK, DPR Titip Pemerintah Naikkan Gaji Guru dari Anggaran Pendidikan

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:44 WIB

Buang Sampah ke TPS Liar Nagrak, 4 Perusahaan Terancam Sanksi Lebih Berat

Buang Sampah ke TPS Liar Nagrak, 4 Perusahaan Terancam Sanksi Lebih Berat

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:42 WIB

×