Begini Reaksi Keras Trump soal Penangkapan 11 Pangeran Arab Saudi

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Selasa, 07 November 2017 | 17:10 WIB
Begini Reaksi Keras Trump soal Penangkapan 11 Pangeran Arab Saudi
Donald Trump saat kampanye pemilihan presiden di depan pendukungnya di Des Moines, Iowa, USA, 13 September, 2016. [shutterstock]

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump senang Arab Saudi membuat gebrakan dengan menangkap belasan pangeran dan menteri karena tuduhan korupsi. Mereka ditangkap oleh sebuah badan yang dipimpin oleh putra mahkota Pangeran Mohammed bin Salman.

Sebanyak 11 pangeran dan 4 menteri ditangkap dan ditahan atas tuduhan korupsi. Trump menyambut baik penangkapan itu. Dia percaya Raja Salman dan Pangeran Mohammed bin Salman sudah menimbang keputusan itu.

"Saya sangat percaya pada Raja Salman dan Putra Mahkota Arab Saudi, mereka tahu persis apa yang mereka lakukan," kata Trump dalam kicauannya di Twitter, Senin (6/11/2017) waktu setempat.

Di antara yang ditangkap adalah miliarder Pangeran Alwaleed bin Talal dan Menteri Garda Nasional Pangeran Miteb bin Abdullah. Trump menyebut beberapa orang yang ditangkap memang pantas ditahan atas tuduhan korupsi.

"Beberapa dari mereka melakukan perlakuan kasar. Telah mengeksplorasi negara mereka selama bertahun-tahun!" seru Trump.

Kantor berita resmi Saudi Al Arabiya menjelaskan bahwa komite antikorupsi itu memiliki hak untuk menyelidiki, menangkap, melarang perjalanan, atau membekukan aset siapa pun yang dianggap korup.

Kementerian Komunikasi Saudi mengeluarkan sebuah siaran pers yang menjelaskan komite antikorupsi mahkota mahkota tersebut merupakan bagian dari sebuah agenda reformasi yang bertujuan untuk mengatasi masalah terus-menerus yang telah menghambat usaha pembangunan di Kerajaan dalam beberapa dekade terakhir. (Anadolu)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

'Ini Revolusi!',  Rakyat Saudi Sambut Gebrakan Putra Mahkota

'Ini Revolusi!', Rakyat Saudi Sambut Gebrakan Putra Mahkota

News | Selasa, 07 November 2017 | 15:09 WIB

Tindak Keras Pangeran  Saudi Korupsi, Picu Lonjakan Harga Minyak

Tindak Keras Pangeran Saudi Korupsi, Picu Lonjakan Harga Minyak

Bisnis | Selasa, 07 November 2017 | 06:22 WIB

Saudi: Serangan Rudal ke Riyadh adalah Pernyataan Perang Iran

Saudi: Serangan Rudal ke Riyadh adalah Pernyataan Perang Iran

News | Selasa, 07 November 2017 | 06:06 WIB

Pesepeda yang Acungkan Jari Tengah ke Trump Dipecat Perusahaannya

Pesepeda yang Acungkan Jari Tengah ke Trump Dipecat Perusahaannya

News | Selasa, 07 November 2017 | 06:22 WIB

Ini Beda KPK Arab dan KPK Indonesia Versi Masinton

Ini Beda KPK Arab dan KPK Indonesia Versi Masinton

News | Senin, 06 November 2017 | 16:51 WIB

Orang Terkaya di Dunia Ini Ikut Diringkus 'KPK' Arab Saudi

Orang Terkaya di Dunia Ini Ikut Diringkus 'KPK' Arab Saudi

News | Senin, 06 November 2017 | 12:38 WIB

Ada Apa Di Balik Penangkapan Para Pangeran Arab Saudi

Ada Apa Di Balik Penangkapan Para Pangeran Arab Saudi

News | Senin, 06 November 2017 | 11:15 WIB

Pangeran Arab Saudi Tewas dalam Kecelakaan Helikopter

Pangeran Arab Saudi Tewas dalam Kecelakaan Helikopter

News | Senin, 06 November 2017 | 08:43 WIB

Hizbullah Tuding Saudi Paksa PM Libanon Mundur

Hizbullah Tuding Saudi Paksa PM Libanon Mundur

News | Senin, 06 November 2017 | 06:03 WIB

Terkini

Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai

Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:56 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004

Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:31 WIB

Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan

Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:28 WIB

Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya

Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:08 WIB

Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer

Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:04 WIB

Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat

Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:59 WIB

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:46 WIB

Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia

Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:43 WIB

Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru

Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:35 WIB

Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah

Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:14 WIB