Pangeran Arab Saudi Tewas dalam Kecelakaan Helikopter

Tomi Tresnady

Senin, 06 November 2017 | 08:43 WIB
Pangeran Arab Saudi Tewas dalam Kecelakaan Helikopter
Pangeran Mansour bin Muqrin. [alarabiya.net]

Suara.com - Pangeran Mansour bin Muqrin dan beberapa rekannya dikabarkan tewas akibat kecelakaan helikopter di dekat perbatasan Yaman, seperti dilaporkan saluran berita Al-Ekhbariya pada Minggu malam (5/11/2017) waktu setempat.

Pangeran Saudi itu, yang juga wakil gubernur provinsi Asir, Arab Saudi, tewas dekat perbatasan Yaman yang sedang dilanda perang.

Beberapa pejabat berada di dalam helikopter, namun media pemerintah tidak mengungkapkan penyebab kecelakaan tersebut.

Surat kabar lokal Okaz melaporkan bahwa helikopter tersebut alami kecelakaan saat Mansour beserta para pejabat lainnya melakukan tur di daerah dekat pantai di Asir, yang berbatasan dengan Yaman.

Al Arabiya menulis pesawat tersebut membawa delapan orang, semuanya meninggal dalam kecelakaan tragis itu.

Mansour merupakan pengusaha dan penasehat di Pengadilan Putra Mahkota Arab Saudi.

Pada tahun 2015, dia diangkat menjadi penasehat kustodian dari dua masjid suci.

Mansour juga menjadi rekan waralaba Ethan Allen di Saudi dan merupakan wakil ketua Yayasan Al-Bayan, yang membangun kampus perguruan tinggi di kerajaan Arab Saudi. (Metro)

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pangeran Arab Saudi Ingin Tingkat Investasi di Indonesia

Pangeran Arab Saudi Ingin Tingkat Investasi di Indonesia

News | Senin, 23 Mei 2016 | 01:31 WIB

Presiden Jokowi Jamu Pangeran Arab Saudi di Istana Bogor

Presiden Jokowi Jamu Pangeran Arab Saudi di Istana Bogor

News | Senin, 23 Mei 2016 | 00:01 WIB

Ini Jadinya Jika Pangeran Arab "Plesiran" Pakai Armada Mobil Emas

Ini Jadinya Jika Pangeran Arab "Plesiran" Pakai Armada Mobil Emas

Otomotif | Jum'at, 01 April 2016 | 07:35 WIB

Pangeran Arab Saudi "Booking" Resor Maladewa, Wisatawan Gigit Jari

Pangeran Arab Saudi "Booking" Resor Maladewa, Wisatawan Gigit Jari

News | Sabtu, 22 Februari 2014 | 09:59 WIB

Pangeran Arab Saudi "Booking" Resor Maladewa, Wisatawan Gigit Jari

Pangeran Arab Saudi "Booking" Resor Maladewa, Wisatawan Gigit Jari

News | Sabtu, 22 Februari 2014 | 09:59 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×