Menteri PUPR Instruksikan Pembangunan Tol Manado-Bitung Dikebut

Fabiola Febrinastri

Rabu, 15 November 2017 | 13:07 WIB
Menteri PUPR Instruksikan Pembangunan Tol Manado-Bitung Dikebut
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, meninjau pengerjaan tol Manado-Bitung, Selasa (14/11/2017). (Sumber: Kementerian PUPR)

Suara.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, menginstruksikan agar kontraktor pembangunan jalan tol Manado-Bitung sepanjang 39 km menambah peralatan dan tenaga kerja, serta memaksimalkan pekerjaan pada lahan yang sudah bebas. Saat ini, progress pembebasan lahan secara keseluruhan sudah mencapai 75,86 persen.

Menurut Basuki, konstruksi ruas tol ini seharusnya dapat selesai lebih cepat, mengingat kondisi tanahnya tidak membutuhkan penanganan khusus seperti pada beberapa ruas tol di Trans Sumatera dan Trans Jawa. Tol Manado-Bitung merupakan salah satu proyek strategis nasional (PSN) pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk meningkatkan konektivitas, sehingga akan menurunkan biaya logistik, yang ditargetkan beroperasi pada 2019.

Kehadiran tol Manado-Bitung, yang menghubungkan Kota Manado ke Pelabuhan Internasional Bitung sudah sangat ditunggu masyarakat, karena lalu lintas di jalan arteri nasional kerap macet dan rawan kecelakaan lalu lintas. Kemacetan mengakibatkan waktu tempuh meningkat tajam, terutama pada jam sibuk.



"Kehadiran Tol Manado-Bitung meningkatkan kelancaran akses Pelabuhan Internasional Bitung, sebagai salah satu pintu ekspor impor bagi kawasan Indonesia bagian timur. Hal ini akan mempersingkat lalu lintas barang dan jasa, yang sebelumnya harus melalui Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Ini juga akan mendukung perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung," kata Basuki, saat kunjungan kerja ke Provinsi Sulawesi Utara, dimana salah satunya meninjau pembangunan Tol Manado-Bitung, Selasa (14/11/2017).

Tol Manado-Bitung dibangun dengan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU), yang mana dari 39 km, Seksi 1 sepanjang 14 km Manado-Sukur-Airmadidi dikerjakan melalui APBN dan pinjaman dari pemerintah China, dan Seksi 2 sepanjang 25 km Airmadidi-Bitung, yang hak konsesinya dimiliki oleh badan usaha jalan tol (BUJT) PT. Jasa Marga Manado Bitung, dengan biaya investasi mencapai Rp5,12 triliun.

Pembangunan Seksi I dibagi menjadi 2 segmen. Segmen 1 ruas Maumbi-Suwan sepanjang 7 km, yang konstruksinya dimulai sejak Oktober 2016 oleh Sino Road and Bridge Group, dengan nilai kontak senilai Rp1,24 triliun. Progress konstruksi hingga pertengahan November tahun ini mencapai 13,47 persen, atau tertinggal dari target semula 24,83 persen.

"Manajemennya harus diperbaiki dan kontraktor juga harus menambah peralatan dan tenaga kerja, serta mengoptimalkan pekerjaan pada lahan yang sudah bebas," tegas Menteri Basuki.

Sementara untuk pendanaan Seksi 1 Segmen 2 ruas Sukur-Tumaluntung sepanjang 7 km, konstruksinya dibagi menjadi 5 oleh 5 kontraktor berbeda, yakni PT. Jaya Konstruksi Manggala Pratama, PT. Waskita Karya, PT. Wijaya Karya, Hutama-Waskita KSO dan Nindya-BK, KSO dengan nilai kotrak seluruhnya mencapai Rp1,7 triliun dan progress konstruksinya sudah mencapai 35,01 persen.    

Untuk konstruksi Seksi 2 dikerjakan PT. JMB, yang sahamnya dipegang oleh PT. Jasamarga, PT. Wijaya Karya, dan PT. Pembangunan Perumahan, dan terbagi menjadi dua segmen. Segmen II A sepanjang 11,5 km ruas Airmadidi-Danowudu, saat ini progress fisiknya sebesar 29,02 persen, dan Seksi II B ruas Danowudu-Bitung (13,5 km), saat ini progress-nya baru 0,7 persen.



Sementara itu, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XV, Riel Mantik, mengatakan, Kementerian PUPR bersama pihak terkait lainnya berupaya keras untuk bisa menyelesaikan tol Manado-Bitung ini sesuai rencana.

"Tol ini merupakan dambaan masyarakat Nyiur Melambai untuk segera diselesaikan. Memang ada kendala dalam penyelesaian pembebasan tanah, namun kami berharap, pemilik tanah tanah bersedia melepas tanahnya untuk pembangunan bagi kepentingan umum. Tentunya dengan ganti rugi yang wajar, berdasarkan penilaian tim penilai independen," jelasnya.

Pembebasan lahan masih terus diupayakan dengan melakukan sosialisasi kepada pemilik lahan yang akan dibebaskan.

Turut hadir dalam kunjungan kali ini, anggota Komisi V DPR RI, Nusyirwan Soejono dan Direktur Utama PT Jasa Marga, Desi Arryani. Basuki sendiri didampingi oleh Dirjen Bina Marga, Arie Seriadi Moerwanto, Dirjen Sumber Daya Air, Imam Santoso, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol, Herry TZ, Kepala Balai Pembangunan Jalan Nasional XV Manado, Riel Mantik, Kepala BWS Sulawesi I, Djidon R Watania, dan Kepala Biro Komunikasi Publik, Endra S. Atmawidjaja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kementerian PUPR Dukung Banyak Situ dan Danau Bersertifikat

Kementerian PUPR Dukung Banyak Situ dan Danau Bersertifikat

News | Rabu, 15 November 2017 | 11:00 WIB

Menteri PUPR: Kembangkan Prestasi Dayung dan "Gateball"

Menteri PUPR: Kembangkan Prestasi Dayung dan "Gateball"

News | Rabu, 15 November 2017 | 09:07 WIB

Pada 2018, Ditjen Bina Marga PUPR Bangun 3.331 Km Jalan Baru

Pada 2018, Ditjen Bina Marga PUPR Bangun 3.331 Km Jalan Baru

News | Selasa, 14 November 2017 | 12:30 WIB

PUPR: Kualitas Pengelolaan Pengadaan Barang dan Jasa Ditingkatkan

PUPR: Kualitas Pengelolaan Pengadaan Barang dan Jasa Ditingkatkan

News | Selasa, 14 November 2017 | 09:05 WIB

Terkini

Sempat Sakit, Eks Dirut BJB Yuddy Renaldi Penuhi Panggilan KPK Hari Ini

Sempat Sakit, Eks Dirut BJB Yuddy Renaldi Penuhi Panggilan KPK Hari Ini

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:26 WIB

Kebangetan! Usai 'Aktivitas Bersama', Pria di Probolinggo Bawa Kabur Motor Saat Korban Mandi

Kebangetan! Usai 'Aktivitas Bersama', Pria di Probolinggo Bawa Kabur Motor Saat Korban Mandi

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:25 WIB

Sarjana Beban Industri: Sampai Kapan Lulusan Diminta "Langsung Jadi"?

Sarjana Beban Industri: Sampai Kapan Lulusan Diminta "Langsung Jadi"?

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:24 WIB

7 Kelebihan Sepeda Lipat Dibanding Sepeda Biasa, Selain Lebih Praktis dan Aman

7 Kelebihan Sepeda Lipat Dibanding Sepeda Biasa, Selain Lebih Praktis dan Aman

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:24 WIB

5 Contoh Undangan Malam Tirakatan 17 Agustus 2026 via WA: Praktis, Singkat, dan Sopan

5 Contoh Undangan Malam Tirakatan 17 Agustus 2026 via WA: Praktis, Singkat, dan Sopan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:22 WIB

Siapa Atef Najib? Eks Petinggi Suriah yang Dijatuhi Hukuman Mati Bersama Bashar al-Assad

Siapa Atef Najib? Eks Petinggi Suriah yang Dijatuhi Hukuman Mati Bersama Bashar al-Assad

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:21 WIB

Simpan Dulu Uangnya, Harga Emas Antam Naik Jadi Rp2,7 Juta

Simpan Dulu Uangnya, Harga Emas Antam Naik Jadi Rp2,7 Juta

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:18 WIB

Brakkk! Isuzu Panther Tabrak Rombongan Gerak Jalan di Pacitan, Begini Kondisi Korban

Brakkk! Isuzu Panther Tabrak Rombongan Gerak Jalan di Pacitan, Begini Kondisi Korban

Jatim | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:18 WIB

Spesifikasi Google Pixel 11 Pro Series  dan Daftar Harga Terbarunya, Lebih Mahal?

Spesifikasi Google Pixel 11 Pro Series dan Daftar Harga Terbarunya, Lebih Mahal?

Tekno | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:16 WIB

Saat Budaya Osing dan Senyum Astra Menggerakkan Desa di Ujung Sawah Kemiren

Saat Budaya Osing dan Senyum Astra Menggerakkan Desa di Ujung Sawah Kemiren

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:16 WIB

×