Cuaca buruk, Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk Sempat Ditutup

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 01 Desember 2017 | 17:02 WIB
Cuaca buruk, Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk Sempat Ditutup
H-4 Lebaran di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Senin (13/7).

Suara.com - Cuaca buruk yang terjadi di Selat Bali menyebabkan jalur penyeberangan di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk atau sebaliknya ditutup selama 1 jam, Jumat (2/12/2017). Penutupan dilakukan pada pukul 12.30 WIB hingga 13.30 WIB.

"Aktivitas pelayanan di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk ditutup sementara selama satu jam karena cuaca buruk yakni angin kencang," kata General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang Elvi Yoza di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Kecepatan angin di atas 20 knot/jam dinilai dapat membahayakan keselamatan kapal dan penumpang yang menyeberang di perairan Selat Bali, dari Pulau Bali menuju Pulau Jawa atau sebaliknya.

"Kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak Syahbandar untuk aktivitas pelayaran dan selama penutupan selama satu jam, semua kapal diminta menghentikan aktivitasnya dan bersandar di pelabuhan terlebih dahulu," tuturnya.

Setelah angin kembali tenang, lanjut dia, aktivitas jalur penyeberangan di Selat Bali kembali berjalan normal dan Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk dibuka kembali pada pukul 13.30 WIB untuk menyeberangkan penumpang dan kendaraan.

"Tidak ada antrean kendaraan selama penutupan selama satu jam. Sehingga jalur penyeberangan Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk kembali beroperasi lagi dan aktivitas pelayaran berjalan lancar," ujarnya.

Berdasarkan data PT ASDP Indonesia Ferry pada 30 November 2017 tercatat jumlah penumpang dari Pelabuhan Ketapang meningkat 28 persen dan jumlah kendaraan roda dua menurun 3 persen, serta jumlah kendaraan roda empat atau lebih, naik 58 persen dibandingkan periode yang sama pekan lalu.

Sementara jumlah penumpang dari Pelabuhan Gilimanuk pada 30 November 2017 tercatat sebanyak 1.655 orang atau meningkat 61 persen, jumlah kendaraan roda sebanyak 3.735 unit atau meningkat 205 persen, dan kendaraan roda empat atau lebih mencapai 4.193 unit atau meningkat 35 persen dibandingkan pada Jumat (23/11/2017) pekan lalu.

"Jumlah penumpang dan kendaraan dari Pulau Bali menuju ke Pulau Jawa mengalami peningkatan yang signifikan selama beberapa hari terakhir akibat erupsi Gunung Agung, sehingga kami menyiagakan 32 kapal," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aneh! Hujan Hanya Turun di Satu Rumah di Tebet

Aneh! Hujan Hanya Turun di Satu Rumah di Tebet

News | Selasa, 29 Agustus 2017 | 19:40 WIB

Cuaca Buruk, 3 Pesawat Gagal Mendarat di Bandara Hang Nadim Batam

Cuaca Buruk, 3 Pesawat Gagal Mendarat di Bandara Hang Nadim Batam

News | Sabtu, 04 Maret 2017 | 15:26 WIB

Cuaca Buruk, 70 Wisatawan 'Terpenjara' di Pulau Tikus

Cuaca Buruk, 70 Wisatawan 'Terpenjara' di Pulau Tikus

News | Minggu, 11 Desember 2016 | 21:15 WIB

Hadapi Cuaca Ekstrem, Kementerian PUPR Siapkan Sejumlah Langkah

Hadapi Cuaca Ekstrem, Kementerian PUPR Siapkan Sejumlah Langkah

News | Selasa, 01 November 2016 | 06:47 WIB

BMKG: Waspadai Gelombang 2,5 Meter di Perairan Satal

BMKG: Waspadai Gelombang 2,5 Meter di Perairan Satal

News | Sabtu, 30 Juli 2016 | 08:16 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×