Kontra AS Akui Yerusalem, Indonesia Akan Kirim Nota Diplomatik

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Kamis, 07 Desember 2017 | 13:46 WIB
Kontra AS Akui Yerusalem, Indonesia Akan Kirim Nota Diplomatik
Presiden Joko Widodo tiba di Bandar Udara Internasional Kuching, Malaysia, Rabu (22/11/2017). (biro pers kepresidenan)

Suara.com - Presiden Joko Widodo berencana akan mengirimkan nota diplomatik kepada ‎Pemerintah Amerika Serikat terkait pengakuan sepihak Yarusalem sebagai Ibu Kota Israel. Nota diplomatik ini mengenai sikap Indonesia yang mengecam keras pengakuan sepihak Presiden AS Donald Trump tersebut.

"Nanti akan ditindaklanjuti oleh Kemenlu (nota diplomatik)," kata Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (7/12/2017).

Jokowi pun mengaku belum tahu apakah sikap tegas pemerintah Indonesia terhadap Amerika itu akan berdampak pada hubungan diplomatik kedua negara atau tidak. Yang terpenting saat ini, lanjut dia, adalah agar Organisasi Kerjasama Islam (OKI) segera menggelar sidang khusus menyikapi pengakuan sepihak AS tersebut.

‎"Belum tahu (apakah sikap Indonesia mengecam AS atas pengakuan sepihak itu berdampak pada hubungan diplomatik kedua negara). Tetapi yang jelas nanti kalau OKI sudah memutuskan untuk segera bersidang, saya akan datang langsung di sidang OKI tersebut," ujar dia.

Jokowi juga belum mau berkomunikasi dengan Trump atas pengakuan sepihaknya itu. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini ingin berbicara terlebih dahulu di sidang khusus OKI untuk memperjuangkan kemerdekaan rakyat Palestina.

"Nanti setelah sidang OKI (berkomunikasi dengan Trump). Hal yang paling penting sidang OKI," ‎kata dia.

Selain itu, Jokowi juga telah memerintahkan Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi untuk memanggil Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia guna menyampaikan langsung sikap Pemerintah Indonesia. Sikap Pemerintah Indonesia adalah mengecam keras pengakuan ‎sepihak pemerintah AS tersebut.

"Saya perintahkan Menlu memanggil Dubes AS ‎untuk langsung menyampaikan sikap pemerintah Indonesia," ujar dia.

‎Dalam konfrensi pers tersebut, Presiden Jokowi didampingi sejumlah Menteri Kabinet Kerja. Diantaranya adalah Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Wakil Menteri Luar Negeri A.M. Fachir, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara. Selain itu juga tampak hadir Juru Bicara Presiden Johan Budi SP dan Setaf Khusus Presiden Ari Dwipayana.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fadli Zon: Sikap Trump Soal Yerusalem Kontra Perdamaian Dunia

Fadli Zon: Sikap Trump Soal Yerusalem Kontra Perdamaian Dunia

News | Kamis, 07 Desember 2017 | 13:17 WIB

Hadassah Indonesia: Yerusalem Ibu Kota Israel Dulu dan Selamanya

Hadassah Indonesia: Yerusalem Ibu Kota Israel Dulu dan Selamanya

News | Kamis, 07 Desember 2017 | 13:13 WIB

Trump Akui Yerusalem Ibu Kota Israel, Indonesia Panggil Dubes

Trump Akui Yerusalem Ibu Kota Israel, Indonesia Panggil Dubes

News | Kamis, 07 Desember 2017 | 12:29 WIB

Jokowi Bersama Pimpinan Dunia Kecam Putusan Trump

Jokowi Bersama Pimpinan Dunia Kecam Putusan Trump

News | Kamis, 07 Desember 2017 | 12:18 WIB

Menteri PUPR: Kepemilikan Aset Jalan Tol Tetap Milik Pemerintah

Menteri PUPR: Kepemilikan Aset Jalan Tol Tetap Milik Pemerintah

Bisnis | Kamis, 07 Desember 2017 | 10:32 WIB

Terkini

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer Mengundurkan Diri

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer Mengundurkan Diri

News | Senin, 22 Juni 2026 | 15:53 WIB

Belatung di Kepala, Oneng Murka Wanita di Bandung Disekap 3 Tahun: Jangan Beri Ampun!

Belatung di Kepala, Oneng Murka Wanita di Bandung Disekap 3 Tahun: Jangan Beri Ampun!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 15:52 WIB

'Hanya Saya yang Berani Ngomong!' Cak Imin Sebut PBNU Periode Ini Paling Gagal dan Mundur

'Hanya Saya yang Berani Ngomong!' Cak Imin Sebut PBNU Periode Ini Paling Gagal dan Mundur

News | Senin, 22 Juni 2026 | 15:36 WIB

Buron Sejak 2025, Bos Kresna Life Michael Steven Akhirnya Diringkus di Maroko

Buron Sejak 2025, Bos Kresna Life Michael Steven Akhirnya Diringkus di Maroko

News | Senin, 22 Juni 2026 | 15:33 WIB

Arahan Zulhas: Sekolah Elit Tak Perlu MBG, Fokus ke yang Benar-Benar Butuh

Arahan Zulhas: Sekolah Elit Tak Perlu MBG, Fokus ke yang Benar-Benar Butuh

News | Senin, 22 Juni 2026 | 15:30 WIB

Akademisi UI Soroti Penangkapan Dokter Tifa, Sebut Ada Sinyal Intimidasi ke Rektor

Akademisi UI Soroti Penangkapan Dokter Tifa, Sebut Ada Sinyal Intimidasi ke Rektor

News | Senin, 22 Juni 2026 | 15:25 WIB

Megawati, Sinta Wahid, hingga Romo Magnis Berkumpul di Menteng, Ada Apa?

Megawati, Sinta Wahid, hingga Romo Magnis Berkumpul di Menteng, Ada Apa?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 15:07 WIB

Viral Ajudan Danrem Lari Tanpa BIB di Jogja Marathon, Korem 072 Sebut Nomor Diduga Terlepas

Viral Ajudan Danrem Lari Tanpa BIB di Jogja Marathon, Korem 072 Sebut Nomor Diduga Terlepas

News | Senin, 22 Juni 2026 | 14:58 WIB

Biar Tak Bolak-balik, Banggar DPR Langsung Getok Persetujuan Pagu Anggaran 7 Kemenko untuk 2027

Biar Tak Bolak-balik, Banggar DPR Langsung Getok Persetujuan Pagu Anggaran 7 Kemenko untuk 2027

News | Senin, 22 Juni 2026 | 14:58 WIB

Respon Cepat Aduan, Kemnaker Pastikan Aturan Outsourcing 2026 Bakal Direvisi

Respon Cepat Aduan, Kemnaker Pastikan Aturan Outsourcing 2026 Bakal Direvisi

News | Senin, 22 Juni 2026 | 14:36 WIB