Pakar: Status Yerusalem Sebatas Pengakuan AS-Israel

Ririn Indriani

Sabtu, 09 Desember 2017 | 11:56 WIB
Pakar: Status Yerusalem Sebatas Pengakuan AS-Israel
Pemandangan di kota tua Yerusalem, dengan kubah emas Masjid Al-Aqsa yang sangat mencolok (Shutterstock).

Suara.com - Pakar Ilmu Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Nur Rachmat Yuliantoro berpendapat perubahan status Kota Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel hanya sebatas diakui oleh Amerika Serikat dengan Israel.

Banyak negara, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), bahkan Departemen Luar Negeri dan Departemen Pertahanan AS yang telah memperingatkan Presiden Trump soal perubahan status tersebut, tetapi ia tidak mendengarkan, kata Rachmat saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (9/12/2017).

Israel mengklaim secara sepihak bahwa Yerusalem Barat adalah ibu kota mereka, sementara Yerusalem Timur adalah bagian kota yang diinginkan oleh negara Palestina sebagai ibu kota.

Ia menjelaskan, kota tersebut sesungguhnya secara efektif dikuasai oleh Israel meskipun dunia menghendaki Yerusalem di bawah pengawasan bersama masyarakat internasional.

Namun dengan pengakuan AS ini maka seluruh Yerusalem dianggap sebagai ibu kota Israel dan hal ini mementahkan proses perdamaian dan usulan "dua negara" yang selama ini diusahakan.

"Tapi dengan sikap Trump tersebut, dari sini mungkin hanya Israel dan AS yang percaya bahwa Yerusalem, dan bukannya Tel Aviv, adalah ibu kota Israel," kata Rachmat.

Menyikapi hal tersebut, sejumlah negara besar seperti Cina, Rusia, Iran, dan Turki pada Rabu (6/12/2017) mengecam rencana Amerika Serikat untuk memindahkan kantor kedutaan mereka ke Yerusalem.

Pengakuan Trump terhadap klaim sepihak Israel atas status Yerusalem merupakan pembalikan arah kebijakan lama AS yang sebelumnya selalu menyatakan bahwa status kota tua itu harus diputuskan melalui perundingan dengan Palestina, yang menuntut Yerusalem Timur sebagai ibu kota masa depan mereka.

Sementara itu, Pemerintah Indonesia meminta Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) segera bersidang untuk membahas keputusan AS, yang secara sepihak mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

"Pemerintah Indonesia meminta PBB untuk segera bersidang serta menyikapi pengakuan sepihak Amerika Serikat," kata Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Kamis (7/12/2017).

Didampingi sejumlah Menteri Kabinet Kerja dan Staf Khusus Presiden, ia menyatakan bahwa dalam beberapa hari ini Pemerintah Indonesia telah berkomunikasi dengan negara-negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk mendiskusikan kejadian tersebut. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Palestina dan Muslim Sedunia Gelar "Hari Kemarahan"

Palestina dan Muslim Sedunia Gelar "Hari Kemarahan"

News | Sabtu, 09 Desember 2017 | 00:07 WIB

Aksi Tolak Deklarasi Trump

Aksi Tolak Deklarasi Trump

Foto | Jum'at, 08 Desember 2017 | 18:42 WIB

Apa Ibu Kota Israel? Jawaban Bocah-Bocah Palestina Mengejutkan

Apa Ibu Kota Israel? Jawaban Bocah-Bocah Palestina Mengejutkan

News | Jum'at, 08 Desember 2017 | 15:59 WIB

Terkini

Petani Bulukumba Optimistis Bisa Panen Padi 3 Kali Setahun

Petani Bulukumba Optimistis Bisa Panen Padi 3 Kali Setahun

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 09:00 WIB

Wali Kota Pekanbaru Ingatkan Juru Parkir: Jangan Sampai Motor Minta Rp2 Ribu

Wali Kota Pekanbaru Ingatkan Juru Parkir: Jangan Sampai Motor Minta Rp2 Ribu

Riau | Rabu, 30 September 2026 | 08:59 WIB

KPK Dalami Dugaan Uang Hasil Setoran Imigrasi Mengalir ke Calon Promotor S3 Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Uang Hasil Setoran Imigrasi Mengalir ke Calon Promotor S3 Silmy Karim

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:55 WIB

Dibuntuti dari Bank, Uang Rp 1,3 Miliar di Mobil WNA Dirampok di Cikampek

Dibuntuti dari Bank, Uang Rp 1,3 Miliar di Mobil WNA Dirampok di Cikampek

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:50 WIB

BEI Resmi Cabut 4 Kriteria 'Menjebak' di Papan Pemantauan Khusus, Apa Saja?

BEI Resmi Cabut 4 Kriteria 'Menjebak' di Papan Pemantauan Khusus, Apa Saja?

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 08:46 WIB

Siap Tempuh Jalur Banding, Manchester City Lawan Vonis FFP Premier League

Siap Tempuh Jalur Banding, Manchester City Lawan Vonis FFP Premier League

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 08:44 WIB

KAWAT Indonesia Anggap Penetapan Tersangka Masinis KA Argo Bromo Prematur

KAWAT Indonesia Anggap Penetapan Tersangka Masinis KA Argo Bromo Prematur

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:41 WIB

Apakah Sepatu Lari Cocok untuk Gym? Ini Kata Pakar

Apakah Sepatu Lari Cocok untuk Gym? Ini Kata Pakar

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 08:25 WIB

Sosok Noor Korompot Stafsus Menteri Hukum yang Bicara Konspirasi Timnas Indonesia

Sosok Noor Korompot Stafsus Menteri Hukum yang Bicara Konspirasi Timnas Indonesia

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:23 WIB

Kayu Terus Tergerus, Hutan Kehilangan Penyimpanan Karbon Alami

Kayu Terus Tergerus, Hutan Kehilangan Penyimpanan Karbon Alami

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 08:20 WIB

×