Tercatat Puluhan Rumah Rusak Akibat Gempa Tasikmalaya

Dythia Novianty | Suara.com

Sabtu, 16 Desember 2017 | 21:04 WIB
Tercatat Puluhan Rumah Rusak Akibat Gempa Tasikmalaya
Pascagempa bumi di Desa Sumelap, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (16/12). [Antara]

Suara.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menyatakan puluhan rumah penduduk rusak akibat gempa bumi berkekuatan 6.9 skala Richter di Barat Daya Tasikmalaya, Jumat (15/12) malam.

"Kerusakan rumah bervariatif ada yang sampai rumah ambruk," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani kepada wartawan, Sabtu (16/12/2017).

Ia mengatakan, BPBD Ciamis masih terus melakukan pendataan secara intensif untuk mendapatkan data kerusakan secara akurat.

BPBD, lanjut dia, baru menyampaikan angka perkiraan puluhan rumah rusak, sedangkan rumah rusak berat yakni ambruk baru tercatat sebanyak 40 rumah di Dusun Ciparakan, Kecamatan Pamarican.

"Jumlah tersebut hanya untuk rumah rusak berat saja, belum lagi rumah yang mengalami rusak sedang dan rusak ringan," ujar Ani.

Ia menyampaikan, gempa bumi di Tasikmalaya itu menimbulkan kerusakan di sejumlah kecamatan di Kabupaten Ciamis seperti Cikoneng, Sadananya, Cidolog, Banjarsari, Rancah, Ciamis, Banjaranyar, Cijeungjing, Cimaragas dan dan Sukadana.

Sedangkan daerah yang paling parah, kata dia, di Kecamatan Pamarican yang menjadi daerah cukup besar terdampak bencana gempa bumi tersebut.

"Saat ini kami pusatkan di Kecamatan Pamarican karena memang yang paling banyak terdampak," katanya.

Ia menyampaikan, tingkat kerusakan rumah akibat gempa berbeda-beda mulai dari retak-retak pada bagian dinding rumah, atap ambruk, dinding jebol, bahkan sampai ambruk seluruh bangunannya.

Sedangkan korban jiwa, kata dia, tercatat empat orang luka-luka dan satu orang meninggal dunia akibat tertimpa material bangunan rumah yang ditempatinya.

"Satu orang meninggal dunia setelah tertimpa tembok," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pascagempa Bumi Tasikmalaya

Pascagempa Bumi Tasikmalaya

Foto | Sabtu, 16 Desember 2017 | 13:53 WIB

Gempa Tasikmalaya, Kusnadi Meninggal saat Zikir

Gempa Tasikmalaya, Kusnadi Meninggal saat Zikir

News | Sabtu, 16 Desember 2017 | 13:46 WIB

Puluhan Rumah di Banyumas Rusak Akibat Gempa Bumi

Puluhan Rumah di Banyumas Rusak Akibat Gempa Bumi

News | Sabtu, 16 Desember 2017 | 10:03 WIB

Dua Tewas dan Ratusan Rumah Rusak Akibat Gempa 6,9 SR

Dua Tewas dan Ratusan Rumah Rusak Akibat Gempa 6,9 SR

News | Sabtu, 16 Desember 2017 | 08:30 WIB

Gempa Susulan Guncang Sukabumi, Warga Panik

Gempa Susulan Guncang Sukabumi, Warga Panik

News | Sabtu, 16 Desember 2017 | 08:20 WIB

Ini Penjelasan BMKG Soal Gempa di Selatan Pulau Jawa

Ini Penjelasan BMKG Soal Gempa di Selatan Pulau Jawa

News | Sabtu, 16 Desember 2017 | 06:50 WIB

Terkini

Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra

Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:23 WIB

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:05 WIB

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:00 WIB

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:39 WIB

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:23 WIB

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:07 WIB

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:03 WIB