Tunjuk Cagub NTT, Megawati Ungkap Alasan Punya Mimpi Ini

Pebriansyah Ariefana, Dian Rosmala

Minggu, 17 Desember 2017 | 16:19 WIB
Tunjuk Cagub NTT, Megawati Ungkap Alasan Punya Mimpi Ini
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat mengumumkan nama pasangan cagub-cawagub yang diusung PDIP untuk Pilkada 2018 di empat daerah di DPP PDIP, Jakarta, Minggu (17/12).[Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - PDI Perjuangan usung Bupati Ngada Marianus Sae sebagai Calon Gubernur untuk Provinsi Nusa Tenggara Timur periode 2018-2023.

Keputusan tersebut diumumkan oleh Ketua Umum Partai Berlogo Banteng Megawati Soekarnoputri di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Minggu (17/12/2017).

Menurut Megawati, NTT sangat unik. Selain panas dan kering, NTT juga berbatasan dengan Australia dan Timor Leste. Ketika jadi Presiden, Megawati berangan-angan agar NTT mendapat pengembangan sektor pertanian dan kelautan. Hasilnya bisa diekspor ke Australia, melalui Darwing.

"Pak Jokowi menjabarkan mimpi saya ini sehingga di NTT sekarang dibangun 7 Waduk Besar dan juga infrastruktur jalan, pelabuhan dan pembangkit listrik," kata Megawati.

Megawati mengaku sempat pusing mengurus NTT. Sebab masyarakat NTT cenderung keras, dan kokoh pada prinsip, tetapi punya loyalitas yang tinggi.

Sebelum memilih Marianus sebagai Calon Gubernur NTT, Megawati juga menugaskan Mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat ke NTT untuk bertemu dengan para tokoh masyarakat dan para kader PDIP di NTT.

"Lalu saya mendapat masukan untuk cari yang berprestasi. Cari pemimpin yang punya prestasi dan bisa dibuktikan secara kongkret di lapangan. Setelah saya menimbang, memikirkan yang terbaik, maka dengan bulat saya putuskan, bahwa calon gubernur provinsi NTT adalah Saudara Marianus Sae," ujar Megawati.

Sedangkan Calon Wakil Gubernur NTT yaitu Emilia J. Nomleni, Ketua DPC Perjuangan Kabupaten Timor Tengah Selatan, dan anggota DPRD Provinsi NTT Periode 2009-2014,

Menurut Megawati, saat hendak menetapkan calon Wakil Gubernur, dia teringat pengalaman ayahnya, Soekarno dalam bukunya tentang SARINAH, seorang perempuan bersahaja. Dalam buku tersebut, Bung Karno menegaskan bahwa perempuan adalah sumber peradaban.

baca juga

Dari buku tersebut ia berfikir bahwa untuk kemajuan NTT, kepemimpinan perempuan sangat penting. Dari tangan perempuan lah mengalir hal-hal yang humanis, welas asih, rasa cinta dan dedikasi.

"Maka saya mencari sosok kader perempuan yang sederhana dan bersahaja. Sosok kader yang tumbuh dari bawah, dan sanggup merasakan dengan seluruh Panca indera. Bahkan indera keenamnya, terhadap bagaimana memajukan masyarakat NTT ini," tutur Megawati.

"Oleh karena alasan itu saya tetapkan sebagai calon wakil gubernur saudari Marinus," kata Megawati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PDIP Usung Kepala Korps Brimob Polri Sebagai Cagub Maluku

PDIP Usung Kepala Korps Brimob Polri Sebagai Cagub Maluku

News | Minggu, 17 Desember 2017 | 15:31 WIB

PDIP Calonkan Kembali Andi Rachman Jadi Gubernur Riau

PDIP Calonkan Kembali Andi Rachman Jadi Gubernur Riau

News | Minggu, 17 Desember 2017 | 15:19 WIB

Pilkada NTT, PDIP 'Dihantui' Label Pendukung Politik Dinasti

Pilkada NTT, PDIP 'Dihantui' Label Pendukung Politik Dinasti

News | Sabtu, 16 Desember 2017 | 19:58 WIB

Kota Mbay Dukung Swasembada Garam Nasional

Kota Mbay Dukung Swasembada Garam Nasional

Bisnis | Jum'at, 15 Desember 2017 | 12:29 WIB

Kota Soe di NTT Siap Jadi Kawasan Perkotaan

Kota Soe di NTT Siap Jadi Kawasan Perkotaan

Bisnis | Kamis, 14 Desember 2017 | 11:00 WIB

Terkini

Bye Sel Kulit Mati! 5 Lulur Mandi Beras Bikin Kulit Lembut dan Bercahaya

Bye Sel Kulit Mati! 5 Lulur Mandi Beras Bikin Kulit Lembut dan Bercahaya

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 15:00 WIB

Diduga Sopir Mengantuk, Truk Pekerja Aspal Terguling Hantam Rumah di Ngawi: 1 Tewas, 7 Terpental

Diduga Sopir Mengantuk, Truk Pekerja Aspal Terguling Hantam Rumah di Ngawi: 1 Tewas, 7 Terpental

Jatim | Sabtu, 19 September 2026 | 14:56 WIB

Bukan Cuma Kripto, Saham hingga Emas Kini Masuk Blockchain

Bukan Cuma Kripto, Saham hingga Emas Kini Masuk Blockchain

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 14:50 WIB

Bagaimana Cara Melaporkan WA Penipu Online? Ini Panduan Lengkapnya

Bagaimana Cara Melaporkan WA Penipu Online? Ini Panduan Lengkapnya

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 14:50 WIB

Umpan Lowongan Kerja: Pria di Tulang Bawang Cekoki Miras dan Cabuli Remaja Lekaki 15 Tahun

Umpan Lowongan Kerja: Pria di Tulang Bawang Cekoki Miras dan Cabuli Remaja Lekaki 15 Tahun

Lampung | Sabtu, 19 September 2026 | 14:47 WIB

Berapa Kapasitas Mesin Cuci untuk Mencuci Bedcover King Size?

Berapa Kapasitas Mesin Cuci untuk Mencuci Bedcover King Size?

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 14:43 WIB

Muhammadiyah Sentil Menkeu Baru, Jangan Biarkan Rupiah Jatuh Terus

Muhammadiyah Sentil Menkeu Baru, Jangan Biarkan Rupiah Jatuh Terus

Jogja | Sabtu, 19 September 2026 | 14:41 WIB

Mengapa Krim Malam Tidak Boleh Digunakan pada Siang Hari Meski di Dalam Ruangan?

Mengapa Krim Malam Tidak Boleh Digunakan pada Siang Hari Meski di Dalam Ruangan?

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 14:31 WIB

Polemik Royalti Musik, Pelaku Usaha Bingung, Pekerja Seni Menunggu Hak

Polemik Royalti Musik, Pelaku Usaha Bingung, Pekerja Seni Menunggu Hak

Jogja | Sabtu, 19 September 2026 | 14:31 WIB

Pasti Ada Jalan Keluar: Mengubah Cara Pandang dalam Menghadapi Masalah

Pasti Ada Jalan Keluar: Mengubah Cara Pandang dalam Menghadapi Masalah

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 14:30 WIB

×