Dubes AS: Jangan Sebut Tepi Barat 'Wilayah Pendudukan' Israel

Reza Gunadha | Suara.com

Rabu, 27 Desember 2017 | 12:59 WIB
Dubes AS: Jangan Sebut Tepi Barat 'Wilayah Pendudukan' Israel
Seorang anak Palestina sedang mengumpulkan mainan di rumahnya setelah penghancuran rumah oleh buldozer Israel, 24 Desember 2003 [AFP]

Suara.com - Amerika Serikat kembali membuat geger dan memanaskan konflik antara warga Palestina dengan militer serta rezim zionis yang berkuasa di Israel.

Kali ini, Duta Besar AS untuk Israel David Friedman meminta Departemen Luar Negeri AS berhenti menggunakan istilah “wilayah pendudukan/jajahan” sebagai predikat untuk Tepi Barat (West Bank).

“Saya meminta Deplu setop menggunakan istilah wilayah pendudukan dalam dokumen-dokumen resmi untuk menjelaskan situasi penguasaan Israel atas Tepi Barat,” tutur David yang kali pertama dipublikasikan oleh Israel Broadcasting Corporation, Selasa (26/12/2017).

Permintaan David yang dipublikasikan itu menuai kecaman. Pasalnya, jika tak lagi menggunakan istilah “wilayah pendudukan”, maka Tepi Barat turut diakui oleh AS sebagai bagian dari Israel, bukan tanah Palestina yang dijajah mereka.

Departemen Luar Negeri dikatakan menolak permintaan itu. Namun, Deplu  setuju untuk membahas isu ini segera karena adanya tekanan yang "luar biasa".

Sejauh ini belum ada keterangan lebih lanjut yang keluar dari AS maupun Israel tentang permasalahan ini.

David adalah kandidat duta besar AS yang kontroversial karena sikapnya yang mendukung pemukiman ilegal di wilayah pendudukan Tepi Barat.

Ia juga dikenal sebagai diplomat yang kerap mengumbar komentar menghina kelompok Yahudi liberal di Israel maupun seluruh dunia,

Label “Yahudi liberal” itu disematkan David kepada kaum Yahudi yang tak mau mendukung kebijakan penjajahan terhadap tanah Palestina.

Untuk diketahui, hukum internasional memandang wilayah Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, sebagai "wilayah pendudukan" dan menengarai seluruh pemukiman yang dibuat oleh penduduk Yahudi di sana sebagai tindakan ilegal.

Yerusalem tetap menjadi pusat konflik Timur Tengah, dengan rakyat Palestina tetap mengharap Yerusalem Timur dapat menjadi ibu kota negara merdeka Palestina kelak.

Sebelum pernyataan David, Presiden AS Donald Trump sudah lebih dulu membuat warga Palestina dan dunia marah. Itu setelah Trump mendeklarasikan pengakuan AS atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada 6 Desember.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Arab Saudi Tak Beri Visa Pecatur Israel Ikuti Turnamen di Riyadh

Arab Saudi Tak Beri Visa Pecatur Israel Ikuti Turnamen di Riyadh

News | Rabu, 27 Desember 2017 | 07:49 WIB

Ahmadiyah Indonesia: Yerusalem Harus Jadi Ibu Kota Setiap Agama

Ahmadiyah Indonesia: Yerusalem Harus Jadi Ibu Kota Setiap Agama

News | Selasa, 26 Desember 2017 | 18:59 WIB

Israel Bikin Undang-Undang agar Bisa Hukum Mati Warga Palestina

Israel Bikin Undang-Undang agar Bisa Hukum Mati Warga Palestina

News | Selasa, 26 Desember 2017 | 16:44 WIB

Dukung Palestina, Penyanyi Lorde Batalkan Konser di Israel

Dukung Palestina, Penyanyi Lorde Batalkan Konser di Israel

News | Selasa, 26 Desember 2017 | 15:56 WIB

Pesan Natal dari Betlehem: Yesus adalah Orang Palestina, Trump!

Pesan Natal dari Betlehem: Yesus adalah Orang Palestina, Trump!

News | Selasa, 26 Desember 2017 | 15:21 WIB

Terkini

Israel Porak-poranda Dibom Rudal Kiamat Iran, Negara Tetangga Ikut Repot Hingga Ratusan Orang Tewas

Israel Porak-poranda Dibom Rudal Kiamat Iran, Negara Tetangga Ikut Repot Hingga Ratusan Orang Tewas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:44 WIB

KPK Jadikan Yaqut Cholil Qoumas Tahanan Rumah, DPR: Ini Tidak Lazim

KPK Jadikan Yaqut Cholil Qoumas Tahanan Rumah, DPR: Ini Tidak Lazim

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:26 WIB

Spesifikasi Pesawat Tempur F-35, Jet Siluman Amerika Serikat Keok Ditembak Iran

Spesifikasi Pesawat Tempur F-35, Jet Siluman Amerika Serikat Keok Ditembak Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:17 WIB

Bisakah Limbah Sawit Jadi Solusi Ekonomi Hijau, Guru Besar IPB Bilang Begini

Bisakah Limbah Sawit Jadi Solusi Ekonomi Hijau, Guru Besar IPB Bilang Begini

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:16 WIB

Gus Yaqut 'Mendadak' Jadi Tahanan Rumah, Legislator PKB Minta Penjelasan Transparan

Gus Yaqut 'Mendadak' Jadi Tahanan Rumah, Legislator PKB Minta Penjelasan Transparan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:16 WIB

Isi Curhat Benjamin Netanyahu Kena Mental Diserang Drone Iran

Isi Curhat Benjamin Netanyahu Kena Mental Diserang Drone Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:00 WIB

Israel Lumpuh, Iran Sulap 2 Wilayah Zionis Ini Jadi Kota Hantu

Israel Lumpuh, Iran Sulap 2 Wilayah Zionis Ini Jadi Kota Hantu

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:44 WIB

Perang Iran Picu Krisis Energi Global, Bisakah Energi Terbarukan Jadi Jalan Keluar?

Perang Iran Picu Krisis Energi Global, Bisakah Energi Terbarukan Jadi Jalan Keluar?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:44 WIB

Rudal Kiamat Iran Punya Jarak Tempuh 'Aceh-Papua' Bikin Ketar-ketir AS dan Inggris

Rudal Kiamat Iran Punya Jarak Tempuh 'Aceh-Papua' Bikin Ketar-ketir AS dan Inggris

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:27 WIB

Mojtaba Khamenei Menghilang, 2 Intelijen Paling Ditakuti Dunia Ketar-ketir Sendiri

Mojtaba Khamenei Menghilang, 2 Intelijen Paling Ditakuti Dunia Ketar-ketir Sendiri

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:15 WIB